Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jika Liverpool Gagal ke Liga Champions, Ini Kata Slot Soal Masa Depannya

Kompas.com, 26 Maret 2026, 13:09 WIB
Henrikus Ezra Rahardi,
Firzie A. Idris

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Arne Slot mengaku pasrah dan menunggu keputusan manajemen Liverpool terkait posisinya jika tidak mampu meloloskan tim ke Liga Champions musim 2026-2027.

Arne Slot kini tengah berada di ujung tanduk, menyusul posisi Liverpool yang mulai tercecer dari perburuan posisi menuju zona Liga Champions di klasemen Liga Inggris.

Kekalahan dari Brighton dalam laga pekan ke-31 Liga Inggris pada hari Sabtu (21/3/2026) WIB membuat Liverpool dengan 49 poin kini terpaut lima poin dari Aston Villa di peringkat keempat dan enam poin dari Manchester United yang duduk di posisi ketiga.

The Reds juga bisa tersalip oleh Chelsea (48 poin), Brentford (46), atau Everton (46) yang duduk di belakang mereka di klasemen.

Sebelumnya, tekanan terus menghampiri Arne Slot usai hasil buruk yang didapat Liverpool di Liga Inggris.

Namun, posisi Arne Slot hingga kini masih terus jadi pertanyaan, meskipun Liverpool belakangan juga terus bekerja bersama pelatih Belanda tersebut untuk menentukan siapa yang akan didatangkan di bursa transfer musim panas 2026.

Baca juga: Mohamed Salah Akan Tinggalkan Liverpool, Al Ittihad Dikabarkan Siap Tampung

Pelatih Liverpool Arne Slot (kanan), menyapa bek Virgil van Dijk (kiri), di akhir pertandingan Liga Inggris antara Liverpool dan Leeds United di Anfield, Liverpool, barat laut Inggris, pada 1 Januari 2026.AFP/DARREN STAPLES Pelatih Liverpool Arne Slot (kanan), menyapa bek Virgil van Dijk (kiri), di akhir pertandingan Liga Inggris antara Liverpool dan Leeds United di Anfield, Liverpool, barat laut Inggris, pada 1 Januari 2026.

Slot Tidak Bisa Tentukan Masa Depan di Liverpool

Meskipun Liverpool tampil buruk di kompetisi musim 2025-2026, Slot sebelumnya telah memberikan satu trofi Liga Inggris pada musim 2024-2025 selepas menggantikan Juergen Klopp.

Xabi Alonso jadi sosok pelatih yang kabarnya akan ditunjuk oleh Liverpool jika memecat Arne Slot di akhir musim 2025-2026.

Seperti dilansir dari Mirror, Slot mengungkap bahwa dirinya pasrah menunggu keputusan manajemen Liverpool.

"Itu pertanyaan sulit karena saya tidak menentukan masa depan saya. Satu-satunya hal yang saya tahu adalah hal itu pernah terjadi sebelumnya dan baru-baru ini, dan itu tidak memengaruhi masa depan manajer tersebut," ujar Slot.

"Tapi itu tentu saja tidak menjamin apa pun. Secara umum, para manajer, terutama di klub ini atau mungkin di tempat lain, bukan hanya tentang hasil," imbuh Slot.

Baca juga: Tiga Rekor yang Sulit Dipecahkan Mohamed Salah di Liverpool

Fokus Arne Slot Kembangkan Liverpool

Lebih lanjut, eks pelatih Feyenoord Rotterdam ini mengungkap bahwa dirinya hanya fokus mengembangkan tim dan pemain untuk mendapatkan hasil terbaik.

Slot juga berujar bahwa dirinya bekerja dengan mengutamakan pengembangan tim dan tidak menimbang bahwa lolos ke Liga Champions bukanlah tujuan utama Liverpool.

Menurut Slot, Liverpool bukanlah klub yang bisa memecat pelatih hanya karena gagal mencapai target lolos ke Liga Champions.

Sebagai catatan, Liverpool terakhir kali tidak berkompetisi di Liga Champions pada musim 2023-2024 usai hanya berada di peringkat kelima klasemen Liga Inggris pada musim 2022-2023.

"Untuk beberapa klub, mereka juga memperhatikan kemajuan yang dicapai para pemain, kemajuan yang dicapai tim, dan terkadang mempertimbangkan keadaan yang ada," ujar Slot.

Baca juga: Agen Ungkap Pilihan Karier Mohamed Salah Usai Tinggalkan Liverpool

"Tidak semua klub seperti itu, tetapi saya rasa saya bekerja di klub yang memang memperhatikan hal-hal tersebut, seperti yang telah terbukti di masa lalu ketika klub tidak lolos ke Liga Champions," ungkap Slot menambahkan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Geber Persiapan BAC 2026, Sabar/Reza Latihan Bareng Pelatnas PBSI
Geber Persiapan BAC 2026, Sabar/Reza Latihan Bareng Pelatnas PBSI
Badminton
Fermin Lopez Pilih Beli Barang Ini Saat Terima Gaji Pertama di Barcelona
Fermin Lopez Pilih Beli Barang Ini Saat Terima Gaji Pertama di Barcelona
Liga Spanyol
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Badminton
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Timnas Indonesia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Badminton
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Timnas Indonesia
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Liga Inggris
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Liga Champions
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Internasional
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Internasional
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Timnas Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau