KOMPAS.com - Arne Slot mengaku pasrah dan menunggu keputusan manajemen Liverpool terkait posisinya jika tidak mampu meloloskan tim ke Liga Champions musim 2026-2027.
Arne Slot kini tengah berada di ujung tanduk, menyusul posisi Liverpool yang mulai tercecer dari perburuan posisi menuju zona Liga Champions di klasemen Liga Inggris.
Kekalahan dari Brighton dalam laga pekan ke-31 Liga Inggris pada hari Sabtu (21/3/2026) WIB membuat Liverpool dengan 49 poin kini terpaut lima poin dari Aston Villa di peringkat keempat dan enam poin dari Manchester United yang duduk di posisi ketiga.
The Reds juga bisa tersalip oleh Chelsea (48 poin), Brentford (46), atau Everton (46) yang duduk di belakang mereka di klasemen.
Sebelumnya, tekanan terus menghampiri Arne Slot usai hasil buruk yang didapat Liverpool di Liga Inggris.
Namun, posisi Arne Slot hingga kini masih terus jadi pertanyaan, meskipun Liverpool belakangan juga terus bekerja bersama pelatih Belanda tersebut untuk menentukan siapa yang akan didatangkan di bursa transfer musim panas 2026.
Baca juga: Mohamed Salah Akan Tinggalkan Liverpool, Al Ittihad Dikabarkan Siap Tampung
Pelatih Liverpool Arne Slot (kanan), menyapa bek Virgil van Dijk (kiri), di akhir pertandingan Liga Inggris antara Liverpool dan Leeds United di Anfield, Liverpool, barat laut Inggris, pada 1 Januari 2026.Meskipun Liverpool tampil buruk di kompetisi musim 2025-2026, Slot sebelumnya telah memberikan satu trofi Liga Inggris pada musim 2024-2025 selepas menggantikan Juergen Klopp.
Xabi Alonso jadi sosok pelatih yang kabarnya akan ditunjuk oleh Liverpool jika memecat Arne Slot di akhir musim 2025-2026.
Seperti dilansir dari Mirror, Slot mengungkap bahwa dirinya pasrah menunggu keputusan manajemen Liverpool.
"Itu pertanyaan sulit karena saya tidak menentukan masa depan saya. Satu-satunya hal yang saya tahu adalah hal itu pernah terjadi sebelumnya dan baru-baru ini, dan itu tidak memengaruhi masa depan manajer tersebut," ujar Slot.
"Tapi itu tentu saja tidak menjamin apa pun. Secara umum, para manajer, terutama di klub ini atau mungkin di tempat lain, bukan hanya tentang hasil," imbuh Slot.
Baca juga: Tiga Rekor yang Sulit Dipecahkan Mohamed Salah di Liverpool
Lebih lanjut, eks pelatih Feyenoord Rotterdam ini mengungkap bahwa dirinya hanya fokus mengembangkan tim dan pemain untuk mendapatkan hasil terbaik.
Slot juga berujar bahwa dirinya bekerja dengan mengutamakan pengembangan tim dan tidak menimbang bahwa lolos ke Liga Champions bukanlah tujuan utama Liverpool.
Menurut Slot, Liverpool bukanlah klub yang bisa memecat pelatih hanya karena gagal mencapai target lolos ke Liga Champions.
Sebagai catatan, Liverpool terakhir kali tidak berkompetisi di Liga Champions pada musim 2023-2024 usai hanya berada di peringkat kelima klasemen Liga Inggris pada musim 2022-2023.
"Untuk beberapa klub, mereka juga memperhatikan kemajuan yang dicapai para pemain, kemajuan yang dicapai tim, dan terkadang mempertimbangkan keadaan yang ada," ujar Slot.
Baca juga: Agen Ungkap Pilihan Karier Mohamed Salah Usai Tinggalkan Liverpool
"Tidak semua klub seperti itu, tetapi saya rasa saya bekerja di klub yang memang memperhatikan hal-hal tersebut, seperti yang telah terbukti di masa lalu ketika klub tidak lolos ke Liga Champions," ungkap Slot menambahkan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang