Penulis
KOMPAS.com - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menjelaskan alasan pemanggilan Dony Tri Pamungkas ke skuad Garuda untuk FIFA Series 2026.
Menjelang laga perdana dalam ajang FIFA Series 2026 melawan Saint Kitts-Nevis yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jumat (27/3/2026), sang pelatih tetap memberikan prioritas bagi talenta muda untuk menunjukkan tajinya di level internasional.
Langkah strategis ini terbukti dengan tetap bertahannya nama Dony Tri Pamungkas dan Mauro Zijlstra, meski jumlah skuad telah dipangkas signifikan dari 41 menjadi 23 pemain oleh John Herdman.
Dalam sesi konferensi pers, ia menjelaskan bahwa komposisi tim dirancang secara sistematis dengan membagi kategori usia pemain, guna menciptakan keseimbangan antara pilar senior berpengalaman dan tenaga muda potensial.
Baca juga: Timnas Indonesia vs St. Kitts & Nevis, Herdman Bicara Karakter Bangsa
"Saya pikir sangat penting untuk selalu memasukkan pemain muda ke dalam skuad. Saya selalu berusaha menciptakan keseimbangan di seluruh skuad," ujar John Herdman di ruang konferensi pers Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis (26/3/2026).
[Pengamatan mendalam dilakukan sebelum pelatih asal Inggris itu memutuskan membawa pemain ke skuad final.
Secara eksplisit, ia memberikan apresiasi tinggi terhadap pertumbuhan performa yang ditunjukkan oleh Dony Tri Pamungkas dalam beberapa waktu terakhir.
Herdman mengaku telah melakukan scouting langsung sebanyak empat kali untuk membedah kualitas sang pemain.
"Jadi, para pemain muda yang kami pilih, kami yakin mereka telah membuktikan diri layak mendapatkannya," tegas Herdman.
"Mereka... jika kamu cukup bagus, berarti kamu sudah cukup matang. Dan dari apa yang saya lihat, saya sudah empat kali menyaksikan Dony Tri bermain secara langsung."
Baca juga: Kata Herdman Soal Lini Belakang Timnas Indonesia dan Elkan Baggott
"Setiap kali saya belajar hal baru tentang dirinya dan penampilannya," lanjut pelatih berusia 50 tahun itu.
Pelatih Timnas Indonesia John Herdman memimpin latihan jelang laga FIFA Series 2026 di Stadion Madya, Kompleks GBK, Senayan, Jakarta, Selasa (24/3/2026). Latihan tersebut sebagai persiapan menjelang pertandingan melawan Timnas ST Kitts and Nevis pada FIFA Series 2026 yang berlangsung Jumat (27/3) di Stadion Utama Gelora Bung Karno. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/nym.Keterlibatan dalam menit bermain internasional dinilai sebagai katalisator penting bagi pemain muda untuk bertransformasi ke level yang lebih kompetitif.
"Dan dari apa yang saya lihat, saya rasa dia memiliki potensi yang besar. Potensi untuk naik ke level berikutnya. Jadi, sangat penting bagi saya sebagai pelatih kepala untuk membantunya dalam perjalanannya."
Mengenai pemain muda lainnya yang belum menembus skuad utama pada jendela internasional kali ini, seperti Victor Dethan hingga Rahmat Syawal, tim kepelatihan telah merancang program jangka panjang.
Baca juga: Suporter Antusias Sambut Kembalinya Elkan Baggott ke Timnas Indonesia
Mereka diproyeksikan masuk ke dalam skuad cadangan yang akan menjalani pemusatan latihan intensif pada Mei mendatang sebagai persiapan menuju Piala AFF.
"Jadi, itu hanya satu pemain yang saya lihat, tetapi para pemain di pinggiran, saya akan memiliki skuad cadangan yang akan berkumpul pada bulan Mei," jelasnya.
"Kami akan mengadakan latihan intensif untuk kelompok pemain U23 dan senior saat kami mulai memilih skuad untuk AFF Cup," tutup John Herdman.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang