KOMPAS.com - Mohamed Salah kini dispekulasikan untuk kembali ke AS Roma usai memutuskan hengkang dari Liverpool pada bursa transfer musim panas 2026.
Masa depan Mohamed Salah usai hengkang dari Liverpool sampai sekarang belum diketahui pasti. Kini, muncul spekulasi soal kembalinya sang pemain ke AS Roma.
Pasalnya, Roma yang saat ini dilatih oleh Gian Piero Gasperini punya cukup ruang fiskal untuk mewujudkan reuni dengan Mohamed Salah.
Salah sebelumnya sempat menjadi andalan AS Roma saat dipinjamkan dari Chelsea pada musim 2015-2016 dan menjadi pemain permanen semusim berikutnya.
Dalam dua musim membela Giallorossi, Salah mampu mengemas 29 gol dari total 65 penampilan di Liga Italia.
Baca juga: Kata Cesc Fabregas Usai Kemenangan Como atas AS Roma
Penyerang Liverpool Mohamed Salah (kiri) dan Curtis Jones merayakan gol pada laga Liga Inggris antara Wolverhampton Wanderers dan Liverpool di stadion Molineux di Wolverhampton, Inggris tengah pada 3 Maret 2026.Catatan manis inilah yang kemudian membuat Liverpool tertarik dan memboyongnya dari AS Roma dengan harga 36,5 juta poundsterling (sekitar 821 miliar rupiah) pada 2017.
Kini, dilansir dari Goal, muncul usulan untuk Roma kembali memboyong Mohamed Salah ke Stadion Olimpico usai sang pemain memutuskan hengkang dari Liverpool.
Kehadiran Salah kabarnya telah menjadi mimpi fans AS Roma yang menginginkan kembalinya sang pahlawan masa lalu.
Selain itu, Salah juga dikabarkan mempertimbangkan AS Roma sebagai klub selanjutnya, jika dirinya masih ingin beredar di sepak bola Eropa.
Mohamed Salah juga dikabarkan masuk dalam susunan taktik yang dimainkan oleh pelatih AS Roma, Gian Piero Gasperini.
Baca juga: Man United Tantang Barcelona dalam Perburuan Bek AS Roma Evan Ndicka
Gasperini kini dihadapkan pada kenyataan bahwa tim hanya memiliki satu pemain sayap yang diandalkan, yaitu Matias Soule.
Sementara, Roma juga kabarnya akan ditinggalkan oleh Paulo Dybala di bursa transfer musim panas 2026.
Kehilangan Dybala akan mendorong Roma untuk mengejar sang pengganti. Nama Mo Salah pun disebut pas untuk menambah daya ledak di lini depan tim arahan Gasperini musim depan.
Selain itu, Mohamed Salah juga dikenal sebagai pemain kreatif dan memiliki pemikiran taktik yang mirip dengan Gasperini.
Namun demikian, AS Roma punya masalah finansial jika ingin memboyong Mohamed Salah.
Baca juga: Donyell Malen Jimat Baru AS Roma, Bikin Nostalgia dengan Batistuta
Roma yang masih dimiliki oleh Friedkin memiliki kebijakan finansial untuk menetapkan batas gaji di angka 4 juta euro per musim (sekitar 90 miliar rupiah).
Batas gaji tersebut sangat jauh dari gaji Salah bersama Liverpool yang mencapai 20 juta euro per musim (sekitar 450 miliar rupiah).
Dengan kata lain, ide untuk mendapatkan Mohamed Salah terhitung di luar kemampuan AS Roma dan akan memberikan masalah finansial baru.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang