Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Spekulasi Klub Baru Mo Salah Usai Hengkang dari Liverpool, Ada AS Roma

Kompas.com, 28 Maret 2026, 18:52 WIB
Henrikus Ezra Rahardi,
Sem Bagaskara

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Mohamed Salah kini dispekulasikan untuk kembali ke AS Roma usai memutuskan hengkang dari Liverpool pada bursa transfer musim panas 2026.

Masa depan Mohamed Salah usai hengkang dari Liverpool sampai sekarang belum diketahui pasti. Kini, muncul spekulasi soal kembalinya sang pemain ke AS Roma.

Pasalnya, Roma yang saat ini dilatih oleh Gian Piero Gasperini punya cukup ruang fiskal untuk mewujudkan reuni dengan Mohamed Salah.

Salah sebelumnya sempat menjadi andalan AS Roma saat dipinjamkan dari Chelsea pada musim 2015-2016 dan menjadi pemain permanen semusim berikutnya.

Dalam dua musim membela Giallorossi, Salah mampu mengemas 29 gol dari total 65 penampilan di Liga Italia.

Baca juga: Kata Cesc Fabregas Usai Kemenangan Como atas AS Roma

Penyerang Liverpool Mohamed Salah (kiri) dan Curtis Jones merayakan gol pada laga Liga Inggris antara Wolverhampton Wanderers dan Liverpool di stadion Molineux di Wolverhampton, Inggris tengah pada 3 Maret 2026.AFP/DARREN STAPLES Penyerang Liverpool Mohamed Salah (kiri) dan Curtis Jones merayakan gol pada laga Liga Inggris antara Wolverhampton Wanderers dan Liverpool di stadion Molineux di Wolverhampton, Inggris tengah pada 3 Maret 2026.

Catatan Manis Mohamed Salah Bikin AS Roma Tertarik

Catatan manis inilah yang kemudian membuat Liverpool tertarik dan memboyongnya dari AS Roma dengan harga 36,5 juta poundsterling (sekitar 821 miliar rupiah) pada 2017.

Kini, dilansir dari Goal, muncul usulan untuk Roma kembali memboyong Mohamed Salah ke Stadion Olimpico usai sang pemain memutuskan hengkang dari Liverpool.

Kehadiran Salah kabarnya telah menjadi mimpi fans AS Roma yang menginginkan kembalinya sang pahlawan masa lalu.

Selain itu, Salah juga dikabarkan mempertimbangkan AS Roma sebagai klub selanjutnya, jika dirinya masih ingin beredar di sepak bola Eropa.

Mohamed Salah juga dikabarkan masuk dalam susunan taktik yang dimainkan oleh pelatih AS Roma, Gian Piero Gasperini.

Baca juga: Man United Tantang Barcelona dalam Perburuan Bek AS Roma Evan Ndicka

AS Roma Bersiap Kehilangan Dybala

Gasperini kini dihadapkan pada kenyataan bahwa tim hanya memiliki satu pemain sayap yang diandalkan, yaitu Matias Soule.

Sementara, Roma juga kabarnya akan ditinggalkan oleh Paulo Dybala di bursa transfer musim panas 2026.

Kehilangan Dybala akan mendorong Roma untuk mengejar sang pengganti. Nama Mo Salah pun disebut pas untuk menambah daya ledak di lini depan tim arahan Gasperini musim depan.

Selain itu, Mohamed Salah juga dikenal sebagai pemain kreatif dan memiliki pemikiran taktik yang mirip dengan Gasperini.

Namun demikian, AS Roma punya masalah finansial jika ingin memboyong Mohamed Salah.

Baca juga: Donyell Malen Jimat Baru AS Roma, Bikin Nostalgia dengan Batistuta

Roma yang masih dimiliki oleh Friedkin memiliki kebijakan finansial untuk menetapkan batas gaji di angka 4 juta euro per musim (sekitar 90 miliar rupiah).

Batas gaji tersebut sangat jauh dari gaji Salah bersama Liverpool yang mencapai 20 juta euro per musim (sekitar 450 miliar rupiah).

Dengan kata lain, ide untuk mendapatkan Mohamed Salah terhitung di luar kemampuan AS Roma dan akan memberikan masalah finansial baru.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Badminton
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Timnas Indonesia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Badminton
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Timnas Indonesia
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Liga Inggris
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Liga Champions
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Internasional
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Internasional
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Timnas Indonesia
Jadwal Babak 16 Besar Piala Gubernur DKI Jakarta, ASIOP Tancap Gas
Jadwal Babak 16 Besar Piala Gubernur DKI Jakarta, ASIOP Tancap Gas
Liga Indonesia
Skor Irak Vs Bolivia 2-1, Persib Punya Wakil di Piala Dunia 2026
Skor Irak Vs Bolivia 2-1, Persib Punya Wakil di Piala Dunia 2026
Internasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau