Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Tips Pilih Sekolah Anak Berkebutuhan Khusus agar Tumbuh Kembang Optimal

Kompas.com, 18 Desember 2023, 20:15 WIB
Sania Mashabi,
Ayunda Pininta Kasih

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Anak dengan kebutuhan khusus seperti autisme memerlukan sekolah yang sesuai agar tumbuh kembangnya tetap optimal.

Namun, masih banyak orangtua yang masih sembarangan dalam memilih sekolah untuk anak autis. Anak autis sebenarnya bisa mengenyam pendidikan di sekolah inklusif atau Sekolah Luar Biasa (SLB).

Sekolah inklusif mengintegrasikan siswa berkebutuhan khusus ke dalam kelas reguler di mana anak kebutuhan khusus akan belajar bersama anak-anak normal.

Sementara SLB adalah sekolah khusus yang dirancang untuk anak-anak berkebutuhan khusus. Di sana, anak-anak dapat belajar dan berkembang dengan baik karena lingkungan sekolah dan kurikulumnya dirancang khusus sesuai kebutuhan anak-anak istimewa.

Baca juga: Orangtua Pahami Ini Sebelum Masukkan Anak Berkebutuhan Khusus ke Sekolah

Sebelum menentukan ingin menyekolahkan anak autis di sekolah inklusi atau SLB, sebaiknya simak beberapa tips berikut yang dikutip dari laman Yayasan Masyarakat Peduli Autis Indonesia:

1. Kenali potensi dan kondisi

Sebelum memilih sekolah, ada baiknya orangtua mengenai terlebih dahulu potensi dan kondisi anak. Apabila sudah mengetahui potensi dan kondisi maka akan lebih mudah orangtua memilih sekolah untuk anaknya.

2. Tentukan tujuan

Setelah mengetahui potensi dan kondisi anak, orang tua juga harus memiliki tujuan yang ingin dicapai dari menyekolahkan anak.

Tujuan sekolah untuk anak penyandang autisme biasanya terbagi menjadi tiga yakni membuat anak mengetahui sesuatu, bisa melakukan sesuatu, hingga memahami sesuatu.

3. Ajarkan delapan aspek kemandirian dasar

Sebelum membawa anak ke sekolah, ada baiknya para orangtua juga mengajarkan terlebih dahulu delapan aspek kemandirian pada anaknya. Sehingga, akan lebih mempermudah anak dalam proses belajar di sekolah.

Baca juga: Beasiswa S2-S3 Oxford 2024: Kuliah Gratis, Tunjangan Rp 368 Juta Per Tahun

4. Mencari sekolah yang menyenangkan

Anak penyandang autisme sebaiknya bersekolah dengan lingkungan yang nyaman dan tidak hanya mementingkan aspek akademis tetapi juga bisa membuat anak mengeksplorasi potensinya.

Potensi yang bisa digali antara lain seni, menulis, melukis, musik utama dan, masih banyak lagi.

5. Mencari sekolah yang kooperatif

Orangtua juga sebaiknya memilih sekolah yang kooperatif dan mudah bekerja sama dengan masing-masing orang tua agar mudah mengoptimalkan tumbuh kembang anak.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau