Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kuman di Komputer Lebih Banyak daripada Toilet, Ini Cara Membersihkannya

Kompas.com, 7 Agustus 2020, 10:07 WIB
Resa Eka Ayu Sartika

Penulis

KOMPAS.com - Pernahkah Anda membayangkan berapa banyak bakteri dan kuman yang ada di toilet? Mungkin Anda akan berpikir sangat banyak.

Tapi, pernahkah terlintas dalam pikiran Anda benda apa yang memiliki kuman berkali-kali lipat dari toilet?

Salah satu benda yang memiliki kuman lebih banyak adalah keyboard komputer atau laptop Anda.

Baca juga: Cara Bersihkan Ponsel Agar Tak Jadi Media Penyebaran Virus

Hal ini telah dibuktikan oleh berbagai penelitian dunia.

Melansir dari The Independent, sebuah penelitian di Australia menemukan bahwa keyboard komputer atau laptop memiliki jumlah bakteri 400 kali lebih banyak dari yang ditemukan di toilet.

Sebuah rumah sakit di Chicago juga menemukan bahwa keyboard komputer bisa menahan bakteri Staphylococcus yang resisten terhadap obat-obatan seperti MRSA hingga 24 jam.

Tak hanya itu, rumah sakit lain di Belanda juga melakukan pengujian terhadap 100 keyboard. Hasilnya, 95 keyboard dinyatakan positif mengandung bakteri Streptoccocus, Staphylococcus, dan patogen lain.

Hal ini menjadikan keyboard sebagai benda paling kotor di unit perawatan intensif rumah sakit.

Penelitian lain yang dilakukan oleh CBT Nuggets menemukan bahwa keyboard bahkan 20.000 kali lebih kotor dibanding dudukan toilet.

Merangkum dari Huffington Post, kabar buruk lainnya adalah ponsel dan mouse Anda juga tak kalah kotornya dibanding dudukan toilet.

Bahkan kedua benda tersebut memiliki 9.000 kali lebih banyak kuman dibanding dudukan toilet.

Alasan

Mempertimbangkan seberapa sering kita menggunakan komputer atau laptop di zaman serba digital ini, bisa dimengerti bahwa kotoran selalu menempel pada keyboard dan mouse serta ponsel.

Baca juga: Awas, Kamar Mandi Bisa Jadi Sarang Bakteri Jika Jarang Dibersihkan

Kita sering mengetik sesuatu segera setelah dari luar tanpa cuci tangan.

Kita juga sering makan di dekat komputer atau mengetik sambil mengerjakan sesuatu yang berhubungan dengan hal-hal lengket.

Tak jarang kita bersin, batuk, atau berbicara di depan komputer. Inilah yang menyebabkan keyboard komputer atau laptop menjadi penuh dengan kuman.

Jadwal Pembersihan

Melihat begitu banyak jumlah kuman dan bakteri yang menempel pada keyboard tentu menuntut pembersihan.

Dirangkum dari Science Alert, sebagian besar ahli mikrobiologi setuju bahwa setiap orang harus membersihkan komputer dan keyboard setidaknya seminggu sekali.

Para dokter dan perawat dari National Center for Health Research (NCHR) menyarankan, keyboard rumah sakit harus dibersihkan dengan desinfektan lebih sering.

Mereka menyarankan pembersihan sehari sekali. Pihak NCHR juga menyarankan untuk mencuci tangan sebelum dan sesudah menggunakan komputer bersama.

Namun, jika Anda adalah satu-satunya pengguna komputer atau laptop, mungkin kuman atau bakterinya tidak cukup membahayakan Anda.

Itu karena bakteri mungkin hanya berasal dari tangan dan ujung jari Anda.

Meski begitu, sering mencuci tangan dan membersihkan meja kerja disarankan oleh para ahli.

Baca juga: 10 Bakteri yang Bisa Kontaminasi Kulit Telur dan Cara Mengatasinya

Cara membersihkan

Membersihkan benda elektronik seperti komputer atau laptop terkadang membuat banyak orang bingung bagaimana cara yang tepat.

Ternyata, caranya cukup sederhana seperti berikut.

  • Matikan komputer atau laptop Anda.
  • Mulailah dengan membersihkan remah-remah makanan atau kotoran yang terlihat dengan semprotan udara sebelum menyekanya dengan lap.
  • Gunakan larutan air dan alkohol.
  • Gunakan kain mikro-fiber yang diberi larutan tadi untuk menggosok bagian keyboard.
  • Anda juga bisa menggunakan cotton buds yang dicelupkan pada alkohol untuk membersihkan sela-sela antara tombol.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau