Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pilih Pembersih Wajah dengan pH Rendah, Ini Kata Dokter Kulit...

Kompas.com, 2 Agustus 2025, 15:00 WIB
Ria Apriani Kusumastuti

Penulis

Sumber Antara

KOMPAS.com – Dokter spesialis kulit dan kelamin dr. Hafiza Fikri Fadel, Sp.KK, FINSDV, PGC, menyarankan masyarakat untuk memilih pembersih wajah dengan pH rendah yang mendekati pH alami kulit.

Produk dengan tingkat keasaman rendah dinilai lebih ramah terhadap lapisan pelindung kulit dan cocok digunakan oleh pemilik kulit sensitif maupun kulit normal.

“Kalau asam, rendah pH. Jadi memang disarankan itu pembersih-pembersih wajah mendekati pH normal kulit,” ujar Hafiza, seperti diberitakan Antara, Jumat (1/8/2025).

Hafiza menjelaskan, kulit normal memiliki tingkat keasaman (pH) antara 4,5 sampai 5,5.

Produk pembersih dengan kisaran pH tersebut dapat membantu menjaga mantle acid, yaitu lapisan pelindung kulit yang berfungsi menjaga kelembaban dan mencegah infeksi.

Produk pembersih wajah yang rendah pH itu sifatnya melindungi kulit. Cocok untuk kulit yang sensitif, tapi juga bisa digunakan pada kulit normal, asalkan sesuai dengan kondisi kulit masing-masing,” jelas dokter lulusan Program Spesialis Kulit dan Kelamin Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia itu.

Baca juga: Paparan Blue Light Bisa Rusak DNA Kulit, Dokter: Sunscreen Wajib Digunakan

Waspadai tanda-tanda iritasi

Lebih lanjut, Hafiza mengimbau agar pengguna produk perawatan wajah memperhatikan reaksi kulit setelah pemakaian.

Jika muncul gejala seperti kemerahan, gatal, rasa perih, atau seperti terbakar, sebaiknya segera hentikan penggunaan dan konsultasikan dengan dokter.

“Kalau muncul reaksi seperti itu, bisa jadi kulit mengalami iritasi. Itu tanda bahwa produk tersebut tidak cocok atau tidak bisa dipakai bersamaan dengan produk lain,” katanya.

Ia menekankan bahwa iritasi kulit bisa terjadi akibat kombinasi bahan aktif yang kurang tepat ketika beberapa produk digunakan secara bersamaan. Selain itu, cara pemakaian yang keliru juga bisa memperparah kondisi kulit.

“Konsultasi dengan dokter penting untuk mengetahui kondisi kulit terkini dan menentukan perawatan yang tepat,” ujar Hafiza.

Dengan banyaknya produk perawatan kulit yang beredar, Hafiza menyarankan agar masyarakat tidak sembarangan mencoba-coba produk tanpa mengetahui kecocokan kandungan dan cara pakai yang benar.

Pemahaman dasar tentang pH dan interaksi antarproduk menjadi salah satu langkah awal dalam menjaga kesehatan kulit secara optimal.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau