Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Membuang Tumpukan Kardus Jadi Cara Ampuh Mengusir Kecoak dari Rumah

Kompas.com, 8 November 2023, 18:37 WIB
Dinno Baskoro,
Wisnubrata

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Kehadiran kecoak di rumah bisa menjadi satu hal yang mengganggu kenyamanan.

Selain potensi penyakit yang mudah menyebar, kecoak juga dianggap sebagai hama yang menjijikkan.

Untuk mengusirnya dari rumah, rupanya tidak cukup jika hanya rajin mengepel lantai atau membasminya dengan cairan pembasmi serangga.

Ada cara terbaik mengusir kecoak di rumah adalah dengan membuang tumpukan kotak kardus yang mungkin menjadi tempatnya bersarang.

Baca juga: 5 Fakta Baking Soda untuk Membasmi Kecoak, Benarkah Efektif? 

Membuang kardus jadi cara ampuh usir kecoak di rumah

Dilansir dari laman House Digest, ada beberapa alasan yang membuat tumpukan kardus di rumah perlu dibuang untuk mengurangi populasi kecoak yang ada di rumah kita.

  • Tempat ideal bagi kecoak untuk bersarang

Kecoak suka mencari tempat bersarang yang hangat dan lembap, sedangkan kardus kosong adalah tempat yang mereka sukai.

Kardus menawarkan kondisi ideal bagi kecoak untuk bersembunyi, kemudian berkembang biak.

Mereka seringkali tidak terlihat karena dapat bersembunyi di sela-sela atau di balik penutup kardus.

Lantaran menjadi tempat persembunyian yang bagus bagi kecoak, membuang tumpukan kardus ini dapat menjadi cara efektif mencegah kecoak bersarang di rumah.

Baca juga: Fakta-fakta Menarik Kecoak, Bisa Hidup Tanpa Makan Sebulan (Bagian 2) 

Ilustrasi kecoakHouse Digest Ilustrasi kecoak

  • "Pintu masuk" bagi kecoak

Pada kondisi tertentu, kardus dapat menjadi "pintu masuk" kecoak ke dalam rumah kita.

Ini karena kardus biasanya disimpan di dalam kontainer truk selama berjam-jam atau di gudang penyimpanan pabrik sampai akhirnya barang itu laku terjual dan dikirim ke rumah kita.

Kondisi lingkungan kontainer truk, atau pabrik yang gelap dan lembap biasanya menjadi tempat ideal bagi kecoak untuk bersarang.

Mungkin kita tidak menyadari kalau kecoak itu termasuk serangga yang pintar bersembunyi.

Sampai pada gilirannya, mereka datang, masuk ke rumah dan membuat sarang yang baru di rumah kita saat barang yang kita beli tiba di rumah.

Beberapa area di rumah pun kerap menjadi tempat favoritnya, seperti di lemari, di bawah wastafel, pipa-pipa di rumah, dapur hingga pemanggang roti untuk mencari sisa makanan.

Hal terbaik yang bisa dilakukan untuk mencegah sekaligus mengusirnya dari rumah kita adalah membuang semua tumpukkan kardus yang tidak terpakai.

Setelah barang yang kita beli itu sampai dan kita pindahkan, segera bongkar atau buang kotak kartonnya.

Kemudian jika memang kardusnya akan digunakan kembali, simpan kardus itu dalam kantong plastik yang tertutup rapat untuk mencegah kecoak bersarang di kardus atau gudang di rumah.

Baca juga: 5 Jenis Kecoak Terbesar di Dunia, Ada yang Selebar Telapak Tangan 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Intip Foto Prewedding Justin Hubner dan Jennifer Copper, Anggun dengan Busana Adat Jawa
Intip Foto Prewedding Justin Hubner dan Jennifer Copper, Anggun dengan Busana Adat Jawa
Fashion
Bercanda Boleh, Ini Batas Aman Prank Saat April Fools Menurut Psikolog
Bercanda Boleh, Ini Batas Aman Prank Saat April Fools Menurut Psikolog
Wellness
Jangan Asal Ikut Tren, Operasi Plastik Harus Perhatikan Harmoni Wajah
Jangan Asal Ikut Tren, Operasi Plastik Harus Perhatikan Harmoni Wajah
Beauty & Grooming
Kenapa Orang Suka Membuat Prank Saat April Fools? Ini Penjelasan Psikolog
Kenapa Orang Suka Membuat Prank Saat April Fools? Ini Penjelasan Psikolog
Wellness
Hubungan Rawan Konflik, 2 Shio Ini Tidak Cocok dengan Shio Babi
Hubungan Rawan Konflik, 2 Shio Ini Tidak Cocok dengan Shio Babi
Relationship
120 Ucapan Ulang Tahun Islami untuk Perempuan, Penuh Doa dan Menyentuh Hati
120 Ucapan Ulang Tahun Islami untuk Perempuan, Penuh Doa dan Menyentuh Hati
Wellness
7 Rahasia Tampil Trendi untuk Perempuan Usia 60 Tahun
7 Rahasia Tampil Trendi untuk Perempuan Usia 60 Tahun
Fashion
Anak Tantrum saat Gadget Diambil? Ini Cara Mengatasinya Menurut Psikolog
Anak Tantrum saat Gadget Diambil? Ini Cara Mengatasinya Menurut Psikolog
Wellness
Kematian Ibu Melahirkan Tinggi di Jember, 10 Meninggal di Awal 2026
Kematian Ibu Melahirkan Tinggi di Jember, 10 Meninggal di Awal 2026
Wellness
Tradisi April Fools di Berbagai Negara, dari Tempel Ikan hingga Kirim Misi Palsu
Tradisi April Fools di Berbagai Negara, dari Tempel Ikan hingga Kirim Misi Palsu
Wellness
Apa Itu April Fools? Tradisi Iseng 1 April yang Punya Sejarah dan Cerita Unik
Apa Itu April Fools? Tradisi Iseng 1 April yang Punya Sejarah dan Cerita Unik
Wellness
4 Tips Memilih Kalung Sesuai Bentuk Leher Busana agar Elegan
4 Tips Memilih Kalung Sesuai Bentuk Leher Busana agar Elegan
Fashion
Kebanyakan Produk Perawatan Berprotein Bisa Merusak Rambut
Kebanyakan Produk Perawatan Berprotein Bisa Merusak Rambut
Beauty & Grooming
Shio Monyet Paling Cocok dengan 3 Shio Ini, Siapa Saja?
Shio Monyet Paling Cocok dengan 3 Shio Ini, Siapa Saja?
Relationship
Caption LDR Singkat Aesthetic yang Bikin Jarak Terasa Dekat
Caption LDR Singkat Aesthetic yang Bikin Jarak Terasa Dekat
Wellness
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau