Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Alat Masak Berkualitas Bisa Dukung Kesehatan Keluarga

Kompas.com, 30 September 2025, 16:59 WIB
Rafa Aulia Febriani ,
Lusia Kus Anna

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Kualitas makanan yang kita asup tidak hanya ditentukan oleh segar tidaknya bahan, tapi juga wadah dan alat yang digunakan untuk mengolahnya.  Karena itu, investasi pada alat masak yang aman, tahan lama, dan teruji kualitasnya merupakan langkah penting dalam menjaga nutrisi sekaligus mencegah kontaminasi.

“Sehat itu bukan hanya apa yang dimakan, tapi juga cara mengolahnya,” ucap dr. Consistania. Ribuan, Sp.GK, di acara RAVELLE FIVE5TIVAL  di Jakarta, Minggu (28/9/2025).

Chief Executive Officer RAVELLE, merek perlengkapan dapur dan rumah, Wei Li, mengatakan,  peralatan dapur yang aman juga mendukung gaya hidup sehat. 

"Kalau sehat itu bagaimana cara masaknya yang bagus, nutrisi yang bagus, dan alat yang memang aman," katanya dalam perayaan ulang tahun kelima RAVELLE, 

Ia mengatakan bahwa peralatan rumah tangga seharusnya bukan sekadar alat, melainkan layaknya sahabat yang membantu keluarga menjaga kesehatan.

Baca juga: RAVELLE Hadirkan Produk Dapur dan Rumah yang Inovatif Serta Usung Gaya Hidup Sehat

"Kami percaya rumah sehat dan modern bisa dicapai kalau sarana memasak dan peralatan pendukungnya aman, praktis, dan efisien," tambahnya.

Tak hanya itu, Wei juga membagikan beberapa tips yang bisa diterapkan, mulai dari pemilihan alat, hingga penggunaannya. Simak selengkapnya.

1. Masak nasi sekali saji, jangan dipanaskan lama-lama

Wei Li menyarankan memasak nasi sesuai porsi saja agar bisa langsung habis sekali makan. Sebab, kebiasaan memanaskan nasi sepanjang hari tidak hanya mengurangi nutrisi, tapi juga meningkatkan kadar gula. 

"Banyak yang masih masak nasi dipanaskan 12 jam, 24 jam. 36 jam. Kami enggak support itu. Kami lebih prefer makan langsung, jadi fresh," jelasnya.

Baca juga: Dokter Gizi Sarankan Segera Pindah Nasi dari Rice Cooker usai Matang, Ini Alasannya

2. Perhatikan bahan peralatan masak

Selain cara memasak, ia juga menekankan pentingnya memilih peralatan yang aman. Misalnya, pada teflon yang sudah ada baretan, itu akan berbahaya pada kesehatan.

"Selama ini kalau yang murah pasti warnanya hitam, non-stick, yang orang Indonesia bilang teflon. Itu banyak yang enggak tau kalau baret dan tetap dipakai bisa bahaya," ungkapnya.

Oleh karena itu, penting memperhatikan kualitas material, terutama bagian yang bersentuhan langsung dengan makanan.

3. Manfaatkan teknologi untuk hemat waktu

Kesibukan yang padat bukan lagi alasan untuk menurunkan kualitas gizi pada makanan. 

"Kalau cepat biasanya yang dikompromikan kualitas dan nutrisinya. Kami membantu mempersingkat waktu memasak, tapi tetap aman dan sehat," ucapnya. 

Multi cooker dan presto listrik misalnya, dengan pengaturan waktu otomatis menjadi contoh praktis masak yang tetap efisien, tapi nutrisi tetap terjaga.

Baca juga: Masak Pakai Air Fryer atau Microwave Bisa Turunkan Gizi Makanan? Simak Jawaban Pakar

Halaman:


Terkini Lainnya
3 Bagian Tubuh Paling Kotor yang Sering Terlewat Saat Mandi, Apa Saja?
3 Bagian Tubuh Paling Kotor yang Sering Terlewat Saat Mandi, Apa Saja?
Beauty & Grooming
Intip Foto Prewedding Justin Hubner dan Jennifer Copper, Anggun dengan Busana Adat Jawa
Intip Foto Prewedding Justin Hubner dan Jennifer Copper, Anggun dengan Busana Adat Jawa
Fashion
Bercanda Boleh, Ini Batas Aman Prank Saat April Fools Menurut Psikolog
Bercanda Boleh, Ini Batas Aman Prank Saat April Fools Menurut Psikolog
Wellness
Jangan Asal Ikut Tren, Operasi Plastik Harus Perhatikan Harmoni Wajah
Jangan Asal Ikut Tren, Operasi Plastik Harus Perhatikan Harmoni Wajah
Beauty & Grooming
Kenapa Orang Suka Membuat Prank Saat April Fools? Ini Penjelasan Psikolog
Kenapa Orang Suka Membuat Prank Saat April Fools? Ini Penjelasan Psikolog
Wellness
Hubungan Rawan Konflik, 2 Shio Ini Tidak Cocok dengan Shio Babi
Hubungan Rawan Konflik, 2 Shio Ini Tidak Cocok dengan Shio Babi
Relationship
120 Ucapan Ulang Tahun Islami untuk Perempuan, Penuh Doa dan Menyentuh Hati
120 Ucapan Ulang Tahun Islami untuk Perempuan, Penuh Doa dan Menyentuh Hati
Wellness
7 Rahasia Tampil Trendi untuk Perempuan Usia 60 Tahun
7 Rahasia Tampil Trendi untuk Perempuan Usia 60 Tahun
Fashion
Anak Tantrum saat Gadget Diambil? Ini Cara Mengatasinya Menurut Psikolog
Anak Tantrum saat Gadget Diambil? Ini Cara Mengatasinya Menurut Psikolog
Wellness
Kematian Ibu Melahirkan Tinggi di Jember, 10 Meninggal di Awal 2026
Kematian Ibu Melahirkan Tinggi di Jember, 10 Meninggal di Awal 2026
Wellness
Tradisi April Fools di Berbagai Negara, dari Tempel Ikan hingga Kirim Misi Palsu
Tradisi April Fools di Berbagai Negara, dari Tempel Ikan hingga Kirim Misi Palsu
Wellness
Apa Itu April Fools? Tradisi Iseng 1 April yang Punya Sejarah dan Cerita Unik
Apa Itu April Fools? Tradisi Iseng 1 April yang Punya Sejarah dan Cerita Unik
Wellness
4 Tips Memilih Kalung Sesuai Bentuk Leher Busana agar Elegan
4 Tips Memilih Kalung Sesuai Bentuk Leher Busana agar Elegan
Fashion
Kebanyakan Produk Perawatan Berprotein Bisa Merusak Rambut
Kebanyakan Produk Perawatan Berprotein Bisa Merusak Rambut
Beauty & Grooming
Shio Monyet Paling Cocok dengan 3 Shio Ini, Siapa Saja?
Shio Monyet Paling Cocok dengan 3 Shio Ini, Siapa Saja?
Relationship
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau