Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pesan Gubernur Sherly Tjoanda untuk Perempuan Muda, Fokus pada Skill

Kompas.com, 22 November 2025, 12:35 WIB
Aliyah Shifa Rifai,
Ni Nyoman Wira Widyanti

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com – Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda mengajak perempuan muda di Indonesia untuk fokus pada pengembangan skill (keterampilan) dan membangun mindset (pola pikir) yang terbuka sebagai bekal utama menghadapi masa depan.

Menurut Sherly, saat ini perempuan memiliki potensi besar untuk maju, asalkan berani berinvestasi pada kemampuan dan mentalitas yang benar. Saat ditanya apa pesannya untuk perempuan muda, Sherly langsung menekankan pentingnya peningkatan kualitas diri. 

Baca juga:

“Pesannya adalah upskilling (peningkatan keterampilan), upgrade (meningkatkan) diri, fokus kepada skill,” kata Sherly di Menara Kompas, Jakarta Selatan, Kamis (20/11/2025).

Sherly mengatakan, perempuan sering kali merasa tidak cukup mampu, padahal sebenarnya mereka memiliki banyak kelebihan yang bisa dikembangkan. 

Maka dari itu, ia menekankan pentingnya memusatkan energi pada kekuatan yang dimiliki. 

“Fokus kepada apa yang kita bisa, bukan apa yang kita tidak bisa,” tegas Sherly.

Bagi Sherly, dunia kerja dan dunia kepemimpinan hari ini banyak menawarkan peluang bagi perempuan. Akan tetapi, peluang tidak berarti apa-apa jika seseorang terlalu larut dalam tantangan.

“Fokus kepada kesempatan, bukan kepada tantangan,” katanya. 

Perempuan, lanjutnya, harus berani melihat apa yang bisa dicapai, bukan apa yang menghalangi langkah mereka.

Selain keterampilan, Sherly juga menyoroti pentingnya koneksi dan pembaruan cara berpikir.

“Dan investasi terhadap network (jaringan) dan terus me-renew mindset (memperbarui pola pikir). Untuk belajar selalu bisa,” ujarnya. 

Dalam pandangan Sherly, membangun hubungan yang sehat, bertemu lebih banyak orang, dan membuka diri terhadap pengalaman baru adalah cara untuk memperluas perspektif.

Baca juga: Cerita Sherly Tjoanda Bangkit dari Duka, Memilih Kuat demi Anak-anak

Hambatan perempuan menurut Gubernur Sherly Tjoanda

Mindset untuk berhasil masih tertahan

Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos berpose saat dirias sebelum menjadi bintang tamu di KompasTV, Palmerah, Jakarta, Kamis (20/11/2025).KOMPAS.com/RODERICK ADRIAN Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos berpose saat dirias sebelum menjadi bintang tamu di KompasTV, Palmerah, Jakarta, Kamis (20/11/2025).

Menurut Sherly, tantangan terbesar bagi perempuan sering kali justru datang dari diri mereka sendiri.

Menurutnya, masih banyak perempuan yang menahan langkah mereka karena menganggap kesuksesan bagi perempuan penuh kendala. 

“Mungkin kadang yang bikin perempuan itu agak tertahan mindset-nya bahwa menjadi berhasil sebagai perempuan itu banyak tantangannya,” ungkapnya.

Ia menyebut, pandangan ini sering kali menjadi beban yang membuat perempuan kurang percaya diri untuk mencoba hal-hal baru. 

“Kadang saya merasa bahwa yang menahan perempuan itu adalah mindset-nya (pola pikir) dia sendiri,” kata Sherly. 

Itulah sebabnya ia menekankan bahwa membangun pola pikir yang lebih luas dan terbuka sangat penting agar perempuan berani mengambil langkah yang lebih besar.

Baca juga: Pola Pikir Pengaruhi Cara Manusia Menghadapi Masalah, Ini Kata Psikolog

Halaman:

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya
Intip Foto Prewedding Justin Hubner dan Jennifer Copper, Anggun dengan Busana Adat Jawa
Intip Foto Prewedding Justin Hubner dan Jennifer Copper, Anggun dengan Busana Adat Jawa
Fashion
Bercanda Boleh, Ini Batas Aman Prank Saat April Fools Menurut Psikolog
Bercanda Boleh, Ini Batas Aman Prank Saat April Fools Menurut Psikolog
Wellness
Jangan Asal Ikut Tren, Operasi Plastik Harus Perhatikan Harmoni Wajah
Jangan Asal Ikut Tren, Operasi Plastik Harus Perhatikan Harmoni Wajah
Beauty & Grooming
Kenapa Orang Suka Membuat Prank Saat April Fools? Ini Penjelasan Psikolog
Kenapa Orang Suka Membuat Prank Saat April Fools? Ini Penjelasan Psikolog
Wellness
Hubungan Rawan Konflik, 2 Shio Ini Tidak Cocok dengan Shio Babi
Hubungan Rawan Konflik, 2 Shio Ini Tidak Cocok dengan Shio Babi
Relationship
120 Ucapan Ulang Tahun Islami untuk Perempuan, Penuh Doa dan Menyentuh Hati
120 Ucapan Ulang Tahun Islami untuk Perempuan, Penuh Doa dan Menyentuh Hati
Wellness
7 Rahasia Tampil Trendi untuk Perempuan Usia 60 Tahun
7 Rahasia Tampil Trendi untuk Perempuan Usia 60 Tahun
Fashion
Anak Tantrum saat Gadget Diambil? Ini Cara Mengatasinya Menurut Psikolog
Anak Tantrum saat Gadget Diambil? Ini Cara Mengatasinya Menurut Psikolog
Wellness
Kematian Ibu Melahirkan Tinggi di Jember, 10 Meninggal di Awal 2026
Kematian Ibu Melahirkan Tinggi di Jember, 10 Meninggal di Awal 2026
Wellness
Tradisi April Fools di Berbagai Negara, dari Tempel Ikan hingga Kirim Misi Palsu
Tradisi April Fools di Berbagai Negara, dari Tempel Ikan hingga Kirim Misi Palsu
Wellness
Apa Itu April Fools? Tradisi Iseng 1 April yang Punya Sejarah dan Cerita Unik
Apa Itu April Fools? Tradisi Iseng 1 April yang Punya Sejarah dan Cerita Unik
Wellness
4 Tips Memilih Kalung Sesuai Bentuk Leher Busana agar Elegan
4 Tips Memilih Kalung Sesuai Bentuk Leher Busana agar Elegan
Fashion
Kebanyakan Produk Perawatan Berprotein Bisa Merusak Rambut
Kebanyakan Produk Perawatan Berprotein Bisa Merusak Rambut
Beauty & Grooming
Shio Monyet Paling Cocok dengan 3 Shio Ini, Siapa Saja?
Shio Monyet Paling Cocok dengan 3 Shio Ini, Siapa Saja?
Relationship
Caption LDR Singkat Aesthetic yang Bikin Jarak Terasa Dekat
Caption LDR Singkat Aesthetic yang Bikin Jarak Terasa Dekat
Wellness
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau