KOMPAS.com - Ketombe yang muncul secara tiba-tiba sering membuat banyak orang panik dan merasa ada yang salah dengan tubuhnya.
Padahal, dalam banyak kasus, ketombe bukanlah tanda penyakit serius. Menurut para dokter kulit, kondisi ini lebih sering berkaitan dengan kebiasaan perawatan rambut, lingkungan, hingga gaya hidup sehari-hari.
“Kulit kepala kita seperti kulit di bagian tubuh lain. Ia bereaksi terhadap perubahan kebersihan, hormon, stres, hingga lingkungan,” kata Jeannette Graf, MD, dokter kulit bersertifikat, disadur dari Allure, Selasa (13/1/2026).
Baca juga: Mengenal Penyebab Ketombe Rambut dan Tips Pilih Sampo
Berikut beberapa penyebab paling umum mengapa kulit kepala bisa tiba-tiba berketombe.
Jarang mencuci rambut dapat menyebabkan penumpukan minyak dan sel kulit mati di kulit kepala.
Dokter kulit bersertifikat di Texas, Heidi Prather, DO menjelaskan, jarang keramas bisa memicu penumpukan minyak.
“Tidak mencuci kulit kepala dapat menyebabkan penumpukan minyak dan pertumbuhan flora normal yang berlebihan. Flora tersebut termasuk ragi bernama Malassezia,” kata dia.
Menurut Deanne Mraz Robinson, MD, dokter kulit bersertifikat di Connecticut, jika jumlah ragi ini terlalu banyak, sel kulit akan bereproduksi lebih cepat sehingga memicu pengelupasan berlebih yang tampak sebagai ketombe.
Bahkan tanpa kelebihan ragi sekalipun, penumpukan sebum dan sel kulit mati tetap bisa menyebabkan ketombe.
Selain itu, mencuci rambut terlalu sering juga dapat memicu masalah. Hal ini justru bisa memunculkan ketombe di kulit kepala.
“Mencuci kulit kepala secara berlebihan bisa membuatnya memproduksi minyak lebih banyak sebagai bentuk kompensasi,” ujar Kseniya Kobets, MD, dokter kulit dan direktur dermatologi kosmetik di Montefiore.
Baca juga: Benarkah Penggunaan Dry Shampoo Bisa Bikin Rambut Berketombe?
Graf menambahkan, kebutuhan mencuci rambut berbeda pada tiap orang. Kuncinya adalah mengenali kebutuhan kulit kepala masing-masing.
“Mereka yang kulit kepalanya berminyak mungkin perlu keramas setiap dua hari, sedangkan yang kulit kepalanya kering bisa cukup seminggu sekali,” jelasnya.
Beberapa produk styling justru bisa memperparah ketombe. Para ahli juga tidak menyarankan untuk memakai kondisioner atau produk berbasis minyak langsung ke kulit kepala.
“Produk yang mengandung alkohol dapat menyebabkan kulit kepala kering, yang kemudian memicu produksi sebum berlebih dan akhirnya menimbulkan ketombe,” terang Robinson.