Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Psikolog Ungkap 6 Alasan Anak Perempuan Tertua Dianggap Pasangan Ideal

Kompas.com, 17 Januari 2026, 13:15 WIB
Devi Pattricia,
Bestari Kumala Dewi

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Anak perempuan tertua sering kali tumbuh dengan peran yang lebih besar dibanding saudara-saudaranya. 

Sejak kecil, mereka terbiasa memikul tanggung jawab, menjadi penengah konflik, sekaligus sosok yang diandalkan keluarga. 

Fenomena ini dikenal sebagai eldest daughter syndrome, istilah populer yang menggambarkan bagaimana tekanan menjadi anak pertama membentuk karakter, emosi, dan cara mereka berelasi dengan orang lain.

Baca juga: 4 Karakter Anak Perempuan Pertama seperti Oh Ae Sun dalam When Life Gives You Tangerines

“Jalan pintas budaya untuk menggambarkan tekanan anak perempuan tertua agar selalu unggul, kuat, dan terlihat mampu mengurus segalanya,” kata Psikoterapis dan konselor pasangan Benu Lahiry, LMFT, dikutip SELF Magazine, Sabtu (17/1/2026).

Menurutnya, tekanan tersebut memang melelahkan, tetapi juga melahirkan kualitas emosional yang membuat mereka menonjol sebagai pasangan dan sahabat.

6 alasan mengapa anak perempuan tertua dianggap pasangan yang ideal

Berikut 6 alasan mengapa anak perempuan tertua kerap dinilai sebagai sosok yang hangat, bisa diandalkan, dan penuh empati dalam hubungan.

1. Terbiasa bertanggung jawab dan bisa diandalkan

Sejak kecil, anak perempuan tertua sering diminta membantu mengurus adik, menjaga rumah, atau memastikan semuanya berjalan baik. 

Psikolog klinis Sabrina Romanoff, PsyD mengatakan, hal ini membentuk sifat konsisten mereka dalam menepati janji, menjaga komitmen, dan hadir ketika dibutuhkan.

“Mereka biasanya tumbuh menjadi pemimpin alami yang punya naluri merawat orang lain,” ujar dia.

Mereka tidak hanya mendengarkan, tetapi juga bertindak. Sebagai pasangan atau sahabat, kehadiran mereka memberi rasa aman karena orang tahu mereka tidak mudah menghilang saat situasi sulit.

2. Pandai mengelola konflik dan menjadi penengah

Menjadi anak tertua berarti terbiasa berada di antara dua dunia, sebagai teladan bagi orangtua dan sebagai kakak yang dekat dengan adik. Posisi ini mengajarkan mereka cara menyeimbangkan kepentingan banyak pihak.

Baca juga: 4 Manfaat Anak Perempuan Dekat dengan Ayahnya Menurut Psikolog

Menurut Lahiry, pengalaman ini membentuk kemampuan anak perempuan tertua dalam mengelola konflik. 

“Mereka belajar memahami sudut pandang yang berbeda tanpa langsung menghakimi,” jelasnya.

Dalam hubungan, keterampilan ini membuat mereka mampu meredakan pertengkaran, menjaga komunikasi tetap sehat, dan tidak mudah terpancing emosi.

3. Memiliki kecerdasan emosional yang tinggi

Anak perempuan tertua dikenal peka membaca situasi. Mereka cepat menyadari perubahan suasana hati orang terdekat, bahkan sebelum diungkapkan secara verbal.

Halaman:

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya
3 Bagian Tubuh Paling Kotor yang Sering Terlewat Saat Mandi, Apa Saja?
3 Bagian Tubuh Paling Kotor yang Sering Terlewat Saat Mandi, Apa Saja?
Beauty & Grooming
Intip Foto Prewedding Justin Hubner dan Jennifer Copper, Anggun dengan Busana Adat Jawa
Intip Foto Prewedding Justin Hubner dan Jennifer Copper, Anggun dengan Busana Adat Jawa
Fashion
Bercanda Boleh, Ini Batas Aman Prank Saat April Fools Menurut Psikolog
Bercanda Boleh, Ini Batas Aman Prank Saat April Fools Menurut Psikolog
Wellness
Jangan Asal Ikut Tren, Operasi Plastik Harus Perhatikan Harmoni Wajah
Jangan Asal Ikut Tren, Operasi Plastik Harus Perhatikan Harmoni Wajah
Beauty & Grooming
Kenapa Orang Suka Membuat Prank Saat April Fools? Ini Penjelasan Psikolog
Kenapa Orang Suka Membuat Prank Saat April Fools? Ini Penjelasan Psikolog
Wellness
Hubungan Rawan Konflik, 2 Shio Ini Tidak Cocok dengan Shio Babi
Hubungan Rawan Konflik, 2 Shio Ini Tidak Cocok dengan Shio Babi
Relationship
120 Ucapan Ulang Tahun Islami untuk Perempuan, Penuh Doa dan Menyentuh Hati
120 Ucapan Ulang Tahun Islami untuk Perempuan, Penuh Doa dan Menyentuh Hati
Wellness
7 Rahasia Tampil Trendi untuk Perempuan Usia 60 Tahun
7 Rahasia Tampil Trendi untuk Perempuan Usia 60 Tahun
Fashion
Anak Tantrum saat Gadget Diambil? Ini Cara Mengatasinya Menurut Psikolog
Anak Tantrum saat Gadget Diambil? Ini Cara Mengatasinya Menurut Psikolog
Wellness
Kematian Ibu Melahirkan Tinggi di Jember, 10 Meninggal di Awal 2026
Kematian Ibu Melahirkan Tinggi di Jember, 10 Meninggal di Awal 2026
Wellness
Tradisi April Fools di Berbagai Negara, dari Tempel Ikan hingga Kirim Misi Palsu
Tradisi April Fools di Berbagai Negara, dari Tempel Ikan hingga Kirim Misi Palsu
Wellness
Apa Itu April Fools? Tradisi Iseng 1 April yang Punya Sejarah dan Cerita Unik
Apa Itu April Fools? Tradisi Iseng 1 April yang Punya Sejarah dan Cerita Unik
Wellness
4 Tips Memilih Kalung Sesuai Bentuk Leher Busana agar Elegan
4 Tips Memilih Kalung Sesuai Bentuk Leher Busana agar Elegan
Fashion
Kebanyakan Produk Perawatan Berprotein Bisa Merusak Rambut
Kebanyakan Produk Perawatan Berprotein Bisa Merusak Rambut
Beauty & Grooming
Shio Monyet Paling Cocok dengan 3 Shio Ini, Siapa Saja?
Shio Monyet Paling Cocok dengan 3 Shio Ini, Siapa Saja?
Relationship
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau