Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Catat, Ini Panduan Memilih Perhiasan di Tengah Kenaikan Harga Emas

Kompas.com, 11 Februari 2026, 10:14 WIB
ADW,
Aditya Mulyawan

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Harga emas Antam hari ini, Rabu (10/2/2026) pukul 09.00 WIB, kembali merangkak naik hingga menyentuh Rp 2.954.000 per gram.

Harga emas yang terus naik beberapa waktu terakhir itu membuat sebagian orang  ragu untuk membeli emas. Padahal, terdapat alternatif lain bagi yang ingin membeli emas di tengah gejolak harganya, yakni perhiasan emas.

Berdasarkan data Raja Emas Indonesia, Rabu, harga emas perhiasan 24 K per gram berada di angka Rp 2.620.000. Sementara itu, data Laku Emas menunjukkan harga emas perhiasan 24 K per gram di posisi Rp 2.490.000.

Emas yang diolah ke dalam bentuk perhiasan umumnya memiliki harga yang lebih rendah dari emas batangan. Hal ini karena perhiasan emas umumnya sudah tidak memiliki kadar emas murni alias sudah terdapat campuran logam di dalamnya.

Baca juga: Harga Emas Antam Hari Ini 11 Februari 2026: Masih di Rp 2,95 Juta per Gram, Cek Daftarnya

Meski begitu, perhiasan emas tetap patut dipertimbangkan karena tidak hanya memiliki fungsi lindung nilai, tetapi juga berfungsi sebagai penunjang gaya hidup dengan memiliki nilai estetika.

Perlu dicatat, harga perhiasan emas umumnya mengikuti harga bahan, tetapi tidak persis sama seperti emas batangan. Selain kadar emas yang berbeda, harga perhiasan juga dipengaruhi ongkos pembuatan, desain, serta komponen tambahan, seperti batu berharga atau berlian.

Dengan kata lain, dua perhiasan dengan berat sama bisa memiliki harga yang berbeda. Ini yang membuat pembeli perlu memahami satu hal dasar sebelum memilih, yakni kadar emas.

Kadar emas perhiasan yang cocok untuk sehari-hari

Di pasaran, perhiasan emas hadir dalam  berbagai kadar atau karat mulai dari 24 karat (K), 22K, hingga 18K. Perbedaan kadar ini menunjukkan persentase kandungan emas murni di dalam perhiasan tersebut.

Perhiasan emas 24K memiliki kandungan emas paling tinggi. Namun, karena sifatnya yang lebih lunak, emas 24K kurang ideal untuk pemakaian sehari-hari.

Sementara itu, emas 22K kerap dijadikan opsi bagi konsumen yang menginginkan perhiasan dengan kadar tinggi.

Ilustrasi perhiasan emas.Dok. Unsplash/Eric Fung Ilustrasi perhiasan emas.

Emas 22K mengandung sekitar 91,7 persen emas murni. Emas ini sedikit lebih padat dari kadar 24K, tetapi tetap mudah dibentuk sehingga cocok digunakan untuk perhiasan dengan desain rumit.

Baca juga: Kadar Emas Paling Ideal untuk Perhiasan, Bukan 24 Karat!

Untuk perhiasan yang dipakai secara rutin, kadar emas yang lebih rendah justru lebih praktis. Sebab, campuran logam lain di dalamnya membuat perhiasan lebih kuat dan tidak mudah berubah bentuk.

Salah satu kadar yang banyak dipilih adalah emas 18K dengan kandungan 75 persen emas murni dan sisanya terdiri dari logam campuran.

Dikutip dari laman thepalacejeweler.com, Sabtu (30/11/2024), perhiasan emas 18K punya karakter warna kuning hangat yang berkilau dengan daya tahan tinggi.

Emas 18K juga memiliki ruang lebih besar untuk variasi desain, mulai dari kalung berbentuk rantai kecil, gelang dengan ukiran atau desain tertentu, hingga cincin minimalis yang mudah dipadukan dengan berbagai gaya.

Halaman:
Baca tentang


Terkini Lainnya
3 Bagian Tubuh Paling Kotor yang Sering Terlewat Saat Mandi, Apa Saja?
3 Bagian Tubuh Paling Kotor yang Sering Terlewat Saat Mandi, Apa Saja?
Beauty & Grooming
Intip Foto Prewedding Justin Hubner dan Jennifer Copper, Anggun dengan Busana Adat Jawa
Intip Foto Prewedding Justin Hubner dan Jennifer Copper, Anggun dengan Busana Adat Jawa
Fashion
Bercanda Boleh, Ini Batas Aman Prank Saat April Fools Menurut Psikolog
Bercanda Boleh, Ini Batas Aman Prank Saat April Fools Menurut Psikolog
Wellness
Jangan Asal Ikut Tren, Operasi Plastik Harus Perhatikan Harmoni Wajah
Jangan Asal Ikut Tren, Operasi Plastik Harus Perhatikan Harmoni Wajah
Beauty & Grooming
Kenapa Orang Suka Membuat Prank Saat April Fools? Ini Penjelasan Psikolog
Kenapa Orang Suka Membuat Prank Saat April Fools? Ini Penjelasan Psikolog
Wellness
Hubungan Rawan Konflik, 2 Shio Ini Tidak Cocok dengan Shio Babi
Hubungan Rawan Konflik, 2 Shio Ini Tidak Cocok dengan Shio Babi
Relationship
120 Ucapan Ulang Tahun Islami untuk Perempuan, Penuh Doa dan Menyentuh Hati
120 Ucapan Ulang Tahun Islami untuk Perempuan, Penuh Doa dan Menyentuh Hati
Wellness
7 Rahasia Tampil Trendi untuk Perempuan Usia 60 Tahun
7 Rahasia Tampil Trendi untuk Perempuan Usia 60 Tahun
Fashion
Anak Tantrum saat Gadget Diambil? Ini Cara Mengatasinya Menurut Psikolog
Anak Tantrum saat Gadget Diambil? Ini Cara Mengatasinya Menurut Psikolog
Wellness
Kematian Ibu Melahirkan Tinggi di Jember, 10 Meninggal di Awal 2026
Kematian Ibu Melahirkan Tinggi di Jember, 10 Meninggal di Awal 2026
Wellness
Tradisi April Fools di Berbagai Negara, dari Tempel Ikan hingga Kirim Misi Palsu
Tradisi April Fools di Berbagai Negara, dari Tempel Ikan hingga Kirim Misi Palsu
Wellness
Apa Itu April Fools? Tradisi Iseng 1 April yang Punya Sejarah dan Cerita Unik
Apa Itu April Fools? Tradisi Iseng 1 April yang Punya Sejarah dan Cerita Unik
Wellness
4 Tips Memilih Kalung Sesuai Bentuk Leher Busana agar Elegan
4 Tips Memilih Kalung Sesuai Bentuk Leher Busana agar Elegan
Fashion
Kebanyakan Produk Perawatan Berprotein Bisa Merusak Rambut
Kebanyakan Produk Perawatan Berprotein Bisa Merusak Rambut
Beauty & Grooming
Shio Monyet Paling Cocok dengan 3 Shio Ini, Siapa Saja?
Shio Monyet Paling Cocok dengan 3 Shio Ini, Siapa Saja?
Relationship
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau