Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
KILAS

5 Kesalahan Umum Saat Treatment Jerawat yang Justru Memperparah Kondisi Kulit

Kompas.com, 12 Maret 2026, 12:26 WIB
Aditya Mulyawan

Penulis

KOMPAS.com — Jerawat sering dianggap sebagai masalah kulit yang sederhana. Padahal, bagi banyak orang, kemunculannya dapat memengaruhi kenyamanan bahkan rasa percaya diri dalam beraktivitas sehari-hari.

Masalah kulit itu bisa dialami siapa saja, baik remaja maupun orang dewasa. Banyak orang kemudian mencoba berbagai cara untuk mengatasinya, mulai dari penggunaan skincare hingga melakukan treatment di klinik kecantikan.

Namun, tidak semua metode perawatan memberikan hasil yang diharapkan. Dalam beberapa kasus, treatment yang kurang tepat justru dapat memperburuk kondisi kulit dan membuat jerawat semakin sulit ditangani.

5 kesalahan umum saat treatment jerawat

Menurut Direktur Eva Mulia Clinic, dr Eddy Widjaja, penting bagi masyarakat untuk memahami bahwa setiap kondisi kulit memiliki karakteristik yang berbeda.

“Setiap kulit memiliki karakteristik berbeda. Treatment yang sama bisa aman untuk satu orang tetapi berisiko bagi orang lain,” ujar dr Eddy Widjaja dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Rabu (11/3/2026).

Oleh karena itu, memahami kesalahan yang sering terjadi saat melakukan treatment jerawat menjadi langkah penting agar perawatan kulit berjerawat dapat dilakukan dengan lebih tepat.

1. Menggunakan treatment tanpa memahami kondisi kulit

Salah satu kesalahan paling umum adalah memilih treatment hanya berdasarkan tren atau rekomendasi orang lain.

Padahal, kondisi kulit setiap orang tidak selalu sama. Jenis jerawat, tingkat peradangan, hingga sensitivitas kulit bisa berbeda-beda.

Tanpa pemahaman tersebut, penggunaan treatment tertentu bisa menyebabkan iritasi, kemerahan, atau bahkan memicu munculnya jerawat baru.

2. Terlalu sering mencoba berbagai metode perawatan

Banyak orang berharap jerawat bisa hilang dalam waktu singkat. Hal ini membuat sebagian orang mencoba berbagai jenis perawatan secara bergantian dalam waktu yang sangat dekat.

Padahal, kulit membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan treatment yang dilakukan. Jika terlalu sering mengganti metode perawatan, kondisi kulit bisa menjadi lebih sensitif dan tidak stabil. Jerawat justru bisa meradang, alih-alih membaik.

3. Mengabaikan perawatan lanjutan

Kesalahan berikutnya adalah menghentikan perawatan ketika jerawat mulai berkurang. Padahal, proses pemulihan kulit tidak hanya berhenti pada fase menghilangkan jerawat. Perawatan lanjutan tetap diperlukan untuk menenangkan kulit, mengurangi kemerahan, hingga mengatasi bekas jerawat.

“Perawatan jerawat bukan hanya soal menghilangkan jerawat, tetapi juga menjaga kesehatan kulit jangka panjang,” jelas dr Eddy.

Jika tahap perawatan lanjutan diabaikan, bekas jerawat dan masalah kulit lainnya dapat muncul dan membutuhkan waktu lebih lama untuk diperbaiki.

4. Tidak melakukan konsultasi terlebih dahulu

Melakukan treatment tanpa konsultasi dengan tenaga profesional juga menjadi kesalahan yang cukup sering terjadi.

Halaman:
Baca tentang


Terkini Lainnya
3 Bagian Tubuh Paling Kotor yang Sering Terlewat Saat Mandi, Apa Saja?
3 Bagian Tubuh Paling Kotor yang Sering Terlewat Saat Mandi, Apa Saja?
Beauty & Grooming
Intip Foto Prewedding Justin Hubner dan Jennifer Copper, Anggun dengan Busana Adat Jawa
Intip Foto Prewedding Justin Hubner dan Jennifer Copper, Anggun dengan Busana Adat Jawa
Fashion
Bercanda Boleh, Ini Batas Aman Prank Saat April Fools Menurut Psikolog
Bercanda Boleh, Ini Batas Aman Prank Saat April Fools Menurut Psikolog
Wellness
Jangan Asal Ikut Tren, Operasi Plastik Harus Perhatikan Harmoni Wajah
Jangan Asal Ikut Tren, Operasi Plastik Harus Perhatikan Harmoni Wajah
Beauty & Grooming
Kenapa Orang Suka Membuat Prank Saat April Fools? Ini Penjelasan Psikolog
Kenapa Orang Suka Membuat Prank Saat April Fools? Ini Penjelasan Psikolog
Wellness
Hubungan Rawan Konflik, 2 Shio Ini Tidak Cocok dengan Shio Babi
Hubungan Rawan Konflik, 2 Shio Ini Tidak Cocok dengan Shio Babi
Relationship
120 Ucapan Ulang Tahun Islami untuk Perempuan, Penuh Doa dan Menyentuh Hati
120 Ucapan Ulang Tahun Islami untuk Perempuan, Penuh Doa dan Menyentuh Hati
Wellness
7 Rahasia Tampil Trendi untuk Perempuan Usia 60 Tahun
7 Rahasia Tampil Trendi untuk Perempuan Usia 60 Tahun
Fashion
Anak Tantrum saat Gadget Diambil? Ini Cara Mengatasinya Menurut Psikolog
Anak Tantrum saat Gadget Diambil? Ini Cara Mengatasinya Menurut Psikolog
Wellness
Kematian Ibu Melahirkan Tinggi di Jember, 10 Meninggal di Awal 2026
Kematian Ibu Melahirkan Tinggi di Jember, 10 Meninggal di Awal 2026
Wellness
Tradisi April Fools di Berbagai Negara, dari Tempel Ikan hingga Kirim Misi Palsu
Tradisi April Fools di Berbagai Negara, dari Tempel Ikan hingga Kirim Misi Palsu
Wellness
Apa Itu April Fools? Tradisi Iseng 1 April yang Punya Sejarah dan Cerita Unik
Apa Itu April Fools? Tradisi Iseng 1 April yang Punya Sejarah dan Cerita Unik
Wellness
4 Tips Memilih Kalung Sesuai Bentuk Leher Busana agar Elegan
4 Tips Memilih Kalung Sesuai Bentuk Leher Busana agar Elegan
Fashion
Kebanyakan Produk Perawatan Berprotein Bisa Merusak Rambut
Kebanyakan Produk Perawatan Berprotein Bisa Merusak Rambut
Beauty & Grooming
Shio Monyet Paling Cocok dengan 3 Shio Ini, Siapa Saja?
Shio Monyet Paling Cocok dengan 3 Shio Ini, Siapa Saja?
Relationship
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau