Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

4 Cara Merawat Sepatu Kulit agar Tetap Awet dan Tidak Kusam

Kompas.com, 14 Maret 2026, 21:31 WIB
Aliyah Shifa Rifai,
Bestari Kumala Dewi

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Sepatu kulit menjadi salah satu jenis alas kaki yang cukup populer karena tampilannya yang klasik dan mudah dipadukan dengan berbagai gaya, mulai dari kasual hingga formal. 

Selain itu, sepatu berbahan kulit juga dikenal memiliki daya tahan yang baik jika dirawat dengan benar. Namun, tanpa perawatan yang sesuai, sepatu kulit bisa cepat terlihat kusam, kering, atau bahkan rusak.

Pemilik brand sepatu Andre Anthony, Andre, mengatakan bahwa setiap sepatu kulit memiliki karakteristik yang berbeda sehingga cara perawatannya juga bisa bervariasi.

Baca juga: Jangan Buang Silica Gel untuk Sepatu, Ini Manfaatnya

“Setiap sepatu punya jenis kulitnya masing-masing, jadi cara merawatnya juga beda-beda,” ujarnya saat ditemui dalam acara USS Yard Sale 2026 di Pondok Indah Mall 3, Jumat (13/3/2026).

Meskipun demikian, ada beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk menjaga kondisi sepatu kulit tetap baik dan tahan lama.

Cara Merawat Sepatu Kulit

1. Gunakan mink oil untuk menjaga kelembapan kulit

Andre mengatakan bahwa penggunaan mink oil dapat membantu merawat sepatu berbahan kulit, terutama untuk jenis pull up leather.

Mink oil merupakan minyak khusus yang biasa digunakan untuk merawat produk berbahan kulit agar tetap lembap dan tidak mudah kering.

Baca juga: 4 Cara Memilih Ukuran Sepatu yang Tepat, Perhatikan Lebar Kaki

Menurutnya, mink oil berfungsi menambah kelembapan pada permukaan kulit sepatu sehingga tampilannya tetap terjaga.

“Kalau untuk pull up leather biasanya pakai mink oil supaya kulitnya bisa rejuvenate,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa pada dasarnya kulit sepatu sudah memiliki minyak alami. Namun, seiring pemakaian, kelembapan tersebut bisa berkurang sehingga perlu ditambah dengan perawatan seperti mink oil.

Penggunaan mink oil dapat membantu menjaga kondisi kulit sepatu agar tetap lentur sekaligus memberikan tampilan yang lebih berkilau.

Baca juga: Sepatu dengan Pewarna Alami, Benarkah Lebih Aman untuk Kulit Sensitif?

2. Gunakan sepatu kulit secara rutin

Andre mengatakan sepatu kulit justru bisa terlihat lebih menarik ketika sering digunakan. Karena itu, sepatu kulit sebaiknya tidak hanya disimpan di lemari tanpa pernah dipakai.

Menurutnya, bekas lipatan atau perubahan warna yang muncul dari pemakaian justru menjadi karakter alami yang membuat sepatu terlihat lebih unik.

“Sepatu kulit semakin dipakai justru semakin bagus karena bekas-bekasnya itu yang bikin karakter,” ujarnya.

Ia menambahkan, kondisi ini berbeda dengan sepatu berbahan lain seperti sneakers yang terkadang terlihat kusam ketika terlalu sering dipakai.

Baca juga: Hindari Detergen Saat Membersihkan Sepatu Kulit Pewarna Alami

Halaman:


Terkini Lainnya
Intip Foto Prewedding Justin Hubner dan Jennifer Copper, Anggun dengan Busana Adat Jawa
Intip Foto Prewedding Justin Hubner dan Jennifer Copper, Anggun dengan Busana Adat Jawa
Fashion
Bercanda Boleh, Ini Batas Aman Prank Saat April Fools Menurut Psikolog
Bercanda Boleh, Ini Batas Aman Prank Saat April Fools Menurut Psikolog
Wellness
Jangan Asal Ikut Tren, Operasi Plastik Harus Perhatikan Harmoni Wajah
Jangan Asal Ikut Tren, Operasi Plastik Harus Perhatikan Harmoni Wajah
Beauty & Grooming
Kenapa Orang Suka Membuat Prank Saat April Fools? Ini Penjelasan Psikolog
Kenapa Orang Suka Membuat Prank Saat April Fools? Ini Penjelasan Psikolog
Wellness
Hubungan Rawan Konflik, 2 Shio Ini Tidak Cocok dengan Shio Babi
Hubungan Rawan Konflik, 2 Shio Ini Tidak Cocok dengan Shio Babi
Relationship
120 Ucapan Ulang Tahun Islami untuk Perempuan, Penuh Doa dan Menyentuh Hati
120 Ucapan Ulang Tahun Islami untuk Perempuan, Penuh Doa dan Menyentuh Hati
Wellness
7 Rahasia Tampil Trendi untuk Perempuan Usia 60 Tahun
7 Rahasia Tampil Trendi untuk Perempuan Usia 60 Tahun
Fashion
Anak Tantrum saat Gadget Diambil? Ini Cara Mengatasinya Menurut Psikolog
Anak Tantrum saat Gadget Diambil? Ini Cara Mengatasinya Menurut Psikolog
Wellness
Kematian Ibu Melahirkan Tinggi di Jember, 10 Meninggal di Awal 2026
Kematian Ibu Melahirkan Tinggi di Jember, 10 Meninggal di Awal 2026
Wellness
Tradisi April Fools di Berbagai Negara, dari Tempel Ikan hingga Kirim Misi Palsu
Tradisi April Fools di Berbagai Negara, dari Tempel Ikan hingga Kirim Misi Palsu
Wellness
Apa Itu April Fools? Tradisi Iseng 1 April yang Punya Sejarah dan Cerita Unik
Apa Itu April Fools? Tradisi Iseng 1 April yang Punya Sejarah dan Cerita Unik
Wellness
4 Tips Memilih Kalung Sesuai Bentuk Leher Busana agar Elegan
4 Tips Memilih Kalung Sesuai Bentuk Leher Busana agar Elegan
Fashion
Kebanyakan Produk Perawatan Berprotein Bisa Merusak Rambut
Kebanyakan Produk Perawatan Berprotein Bisa Merusak Rambut
Beauty & Grooming
Shio Monyet Paling Cocok dengan 3 Shio Ini, Siapa Saja?
Shio Monyet Paling Cocok dengan 3 Shio Ini, Siapa Saja?
Relationship
Caption LDR Singkat Aesthetic yang Bikin Jarak Terasa Dekat
Caption LDR Singkat Aesthetic yang Bikin Jarak Terasa Dekat
Wellness
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau