Penulis
KOMPAS.com - Academy Awards akan menerapkan aturan baru mulai tahun 2026 yang mengharuskan anggota pemilih menonton semua film nominasi sebelum memberikan suara untuk menentukan pemenang.
Aturan ini diumumkan oleh Academy of Motion Picture Arts and Sciences untuk meningkatkan kualitas penilaian dalam proses voting Oscar.
Menurut laporan People (15/3/2026), kebijakan tersebut akan mulai berlaku pada Academy Awards ke-98 yang dijadwalkan berlangsung pada 2026.
Baca juga: Siapa yang Menentukan Pemenang Oscar? Ternyata Bukan Satu Juri
Selama bertahun-tahun, anggota Academy tidak selalu diwajibkan menonton seluruh film nominasi sebelum memberikan suara.
Namun mulai Oscar 2026, aturan tersebut berubah.
Menurut laporan First Post (15/3/2026), anggota Academy kini harus menonton semua film yang masuk nominasi dalam suatu kategori sebelum mereka dapat ikut voting pada putaran final.
Aturan ini dibuat agar keputusan pemenang benar-benar didasarkan pada penilaian terhadap semua karya yang bersaing.
Baca juga: Gaya Anne Hathaway dan Anna Wintour Saat Jadi Presenter Oscar 2026
Bong Joon Ho dengan Piala Oscar di 92nd Academy Awards EPA-EFE/DAVID SWANSON. Mulai 2026, anggota Academy wajib menonton semua film nominasi sebelum menentukan pemenang Oscar.Pemenang Oscar dipilih melalui voting oleh anggota Academy of Motion Picture Arts and Sciences, organisasi yang terdiri dari lebih dari 10.000 profesional industri film.
Anggotanya berasal dari berbagai bidang perfilman, mulai dari aktor, sutradara, penulis naskah, produser, hingga editor.
Menurut laporan USA Today (2/3/2025), pada tahap nominasi anggota Academy biasanya hanya dapat memilih kandidat dalam bidang profesinya masing-masing.
Namun pada tahap voting final, seluruh anggota pemilih dapat memberikan suara untuk semua kategori penghargaan.
Baca juga: Chris Evans dan Alba Baptista Tampil Elegan di Oscar 2026
Proses voting Oscar dilakukan secara online melalui sistem pemungutan suara rahasia.
Hasil voting tersebut kemudian dihitung oleh firma akuntansi PricewaterhouseCoopers (PwC) yang telah menangani penghitungan suara Oscar selama puluhan tahun.
Menurut laporan USA Today (2 Maret 2025), hanya dua mitra PwC yang mengetahui hasil pemenang sebelum pengumuman resmi dilakukan di panggung Oscar.
Baca juga: Harry Styles Tampil Berani di BRIT Awards 2026, Kenakan Chanel dan Sepatu Ballet
Aturan baru yang mewajibkan pemilih menonton semua film nominasi diharapkan dapat membuat proses penilaian lebih adil dan transparan.
Kebijakan ini juga dianggap sebagai langkah untuk memastikan bahwa setiap film yang masuk nominasi benar-benar dinilai secara menyeluruh oleh para pemilih.
Dengan sistem tersebut, Academy berharap keputusan akhir yang menentukan pemenang Oscar dapat mencerminkan penilaian yang lebih objektif terhadap karya-karya terbaik dalam industri film.
Baca juga: Lady Gaga Tampil Gotik dengan Gaun Bulu Hitam di Grammy Awards 2026
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang