KOMPAS.com - Menjaga kebersihan kulit wajah adalah langkah penting untuk mempersiapkan kulit sebelum mengaplikasikan produk perawatan harian lainnya.
Mencuci muka pakai sabun juga penting untuk menyingkirkan kotoran dan minyak berlebih dari permukaan kulit, terlepas apakah kamu mengenakan makeup atau tidak. Selain itu, mencuci muka juga untuk memastikan seprai dan sarung bantal tetap bersih.
“Semua orang wajib mencuci muka. Tujuannya semata-mata untuk melancarkan proses pengelupasan dan regenerasi alami kulit," ujar dokter spesialis kulit Mona Gohara, MD, melansir Women's Health, Selasa (17/3/2026).
“Kulit kita selalu bersentuhan dengan berbagai hal yang berpotensi memicu iritasi. Kita benar-benar harus membersihkan semua itu agar kulit bisa beristirahat, beregenerasi, serta memperbarui sel-selnya,” tambah dokter spesialis kulit Angela Casey, MD.
Untuk mendapatkan hasil kulit yang tetap lembab dan bersih, ketahui seberapa sering harus mencuci muka dan pemilihan sabun yang tepat.
Baca juga: 3 Cara Pilih Pembersih Wajah Terbaik untuk Kulit Berjerawat
Ilustrasi membersihkan wajah.Aturan umumnya adalah membasuh wajah dua kali sehari, yakni pagi dan malam hari. Namun, Casey menyebut hal ini bervariasi bagi setiap individu.
Jika kulitmu berminyak dan berjerawat, frekuensi dua kali sehari mungkin diperlukan. Sebaliknya, Gohara menyatakan bahwa kulit kering cukup dibersihkan sekali sehari agar tidak mengalami iritasi akibat terlalu sering dibasuh.
Bagi kulit yang mulai menua dan rentan kering, Casey mengatakan bahwa membasuh muka sekali sehari adalah opsi terbaik agar minyak penting tidak hilang.
Jika kamu mulai merasakan perubahan seperti menurunnya elastisitas atau berkurangnya produksi minyak, terutama saat pramenopause dan menopause, itu bisa menjadi sinyal untuk mulai membasuh wajah cukup sehari sekali. Jika harus memilih waktu, pilihlah malam hari.
“Malam hari adalah waktu ketika kulitmu melakukan regenerasi secara alami. Selain itu, sel-sel kulit juga mengelupas secara alami pada malam hari," tutur Gohara.
Baca juga: Kulit Kering Vs Kulit Dehidrasi, Apa Bedanya? Ini Penjelasan Dokter
Ilustrasi olahraga. Dokter olahraga dr. Risky Dwi Rahayu menjelaskan bahwa olahraga saat puasa tetap aman dilakukan selama waktu latihan, intensitas, serta kebutuhan nutrisi diatur dengan tepat.Terkait frekuensi cuci muka setelah berolahraga, ini bergantung pada kulit dan seberapa banyak kamu berkeringat. Jika kulitmu rentan berjerawat, lalu mengenakan bando, atau sangat berkeringat saat olahraga, Gohara menyarankan untuk mencuci muka setelahnya.
"Kamu pastinya ingin menyingkirkan keringat beserta kuman-kuman yang mungkin menempel dari pusat kebugaran agar tidak bersarang di wajah,” kata dr. Casey.
Terkadang, ketika sudah sangat lelah, tidak jarang seseorang hanya mencuci muka dengan air biasa. Namun, Casey menuturkan, air tidak mampu melarutkan noda, minyak, dan makeup, layaknya sabun pembersih.