Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jangan Asal, Ini Frekuensi Cuci Muka Tepat Sesuai Jenis Kulit

Kompas.com, 18 Maret 2026, 07:30 WIB
Nabilla Ramadhian,
Lusia Kus Anna

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Menjaga kebersihan kulit wajah adalah langkah penting untuk mempersiapkan kulit sebelum mengaplikasikan produk perawatan harian lainnya.

Mencuci muka pakai sabun juga penting untuk menyingkirkan kotoran dan minyak berlebih dari permukaan kulit, terlepas apakah kamu mengenakan makeup atau tidak. Selain itu, mencuci muka juga untuk memastikan seprai dan sarung bantal tetap bersih.

“Semua orang wajib mencuci muka. Tujuannya semata-mata untuk melancarkan proses pengelupasan dan regenerasi alami kulit," ujar dokter spesialis kulit Mona Gohara, MD, melansir Women's Health, Selasa (17/3/2026).

“Kulit kita selalu bersentuhan dengan berbagai hal yang berpotensi memicu iritasi. Kita benar-benar harus membersihkan semua itu agar kulit bisa beristirahat, beregenerasi, serta memperbarui sel-selnya,” tambah dokter spesialis kulit Angela Casey, MD.

Untuk mendapatkan hasil kulit yang tetap lembab dan bersih, ketahui seberapa sering harus mencuci muka dan pemilihan sabun yang tepat.

Baca juga: 3 Cara Pilih Pembersih Wajah Terbaik untuk Kulit Berjerawat

Seberapa sering harus mencuci muka?

Ilustrasi membersihkan wajah.Dok. Freepik/pvproductions Ilustrasi membersihkan wajah.

Frekuensi tergantung kondisi kulit

Aturan umumnya adalah membasuh wajah dua kali sehari, yakni pagi dan malam hari. Namun, Casey menyebut hal ini bervariasi bagi setiap individu.

Jika kulitmu berminyak dan berjerawat, frekuensi dua kali sehari mungkin diperlukan. Sebaliknya, Gohara menyatakan bahwa kulit kering cukup dibersihkan sekali sehari agar tidak mengalami iritasi akibat terlalu sering dibasuh.

Bagi kulit yang mulai menua dan rentan kering,  Casey mengatakan bahwa membasuh muka sekali sehari adalah opsi terbaik agar minyak penting tidak hilang.

Jika kamu mulai merasakan perubahan seperti menurunnya elastisitas atau berkurangnya produksi minyak, terutama saat pramenopause dan menopause, itu bisa menjadi sinyal untuk mulai membasuh wajah cukup sehari sekali. Jika harus memilih waktu, pilihlah malam hari.

“Malam hari adalah waktu ketika kulitmu melakukan regenerasi secara alami. Selain itu, sel-sel kulit juga mengelupas secara alami pada malam hari," tutur Gohara.

Baca juga: Kulit Kering Vs Kulit Dehidrasi, Apa Bedanya? Ini Penjelasan Dokter

Cuci muka setelah berolahraga, apakah wajib?

Ilustrasi olahraga. Dokter olahraga dr. Risky Dwi Rahayu menjelaskan bahwa olahraga saat puasa tetap aman dilakukan selama waktu latihan, intensitas, serta kebutuhan nutrisi diatur dengan tepat.Google Gemini AI Ilustrasi olahraga. Dokter olahraga dr. Risky Dwi Rahayu menjelaskan bahwa olahraga saat puasa tetap aman dilakukan selama waktu latihan, intensitas, serta kebutuhan nutrisi diatur dengan tepat.

Terkait frekuensi cuci muka setelah berolahraga, ini bergantung pada kulit dan seberapa banyak kamu berkeringat. Jika kulitmu rentan berjerawat, lalu mengenakan bando, atau sangat berkeringat saat olahraga, Gohara menyarankan untuk mencuci muka setelahnya.

"Kamu pastinya ingin menyingkirkan keringat beserta kuman-kuman yang mungkin menempel dari pusat kebugaran agar tidak bersarang di wajah,” kata dr. Casey.

Jangan cuma pakai air

Terkadang, ketika sudah sangat lelah, tidak jarang seseorang hanya mencuci muka dengan air biasa. Namun, Casey menuturkan, air tidak mampu melarutkan noda, minyak, dan makeup, layaknya sabun pembersih.

Halaman:


Terkini Lainnya
Intip Foto Prewedding Justin Hubner dan Jennifer Copper, Anggun dengan Busana Adat Jawa
Intip Foto Prewedding Justin Hubner dan Jennifer Copper, Anggun dengan Busana Adat Jawa
Fashion
Bercanda Boleh, Ini Batas Aman Prank Saat April Fools Menurut Psikolog
Bercanda Boleh, Ini Batas Aman Prank Saat April Fools Menurut Psikolog
Wellness
Jangan Asal Ikut Tren, Operasi Plastik Harus Perhatikan Harmoni Wajah
Jangan Asal Ikut Tren, Operasi Plastik Harus Perhatikan Harmoni Wajah
Beauty & Grooming
Kenapa Orang Suka Membuat Prank Saat April Fools? Ini Penjelasan Psikolog
Kenapa Orang Suka Membuat Prank Saat April Fools? Ini Penjelasan Psikolog
Wellness
Hubungan Rawan Konflik, 2 Shio Ini Tidak Cocok dengan Shio Babi
Hubungan Rawan Konflik, 2 Shio Ini Tidak Cocok dengan Shio Babi
Relationship
120 Ucapan Ulang Tahun Islami untuk Perempuan, Penuh Doa dan Menyentuh Hati
120 Ucapan Ulang Tahun Islami untuk Perempuan, Penuh Doa dan Menyentuh Hati
Wellness
7 Rahasia Tampil Trendi untuk Perempuan Usia 60 Tahun
7 Rahasia Tampil Trendi untuk Perempuan Usia 60 Tahun
Fashion
Anak Tantrum saat Gadget Diambil? Ini Cara Mengatasinya Menurut Psikolog
Anak Tantrum saat Gadget Diambil? Ini Cara Mengatasinya Menurut Psikolog
Wellness
Kematian Ibu Melahirkan Tinggi di Jember, 10 Meninggal di Awal 2026
Kematian Ibu Melahirkan Tinggi di Jember, 10 Meninggal di Awal 2026
Wellness
Tradisi April Fools di Berbagai Negara, dari Tempel Ikan hingga Kirim Misi Palsu
Tradisi April Fools di Berbagai Negara, dari Tempel Ikan hingga Kirim Misi Palsu
Wellness
Apa Itu April Fools? Tradisi Iseng 1 April yang Punya Sejarah dan Cerita Unik
Apa Itu April Fools? Tradisi Iseng 1 April yang Punya Sejarah dan Cerita Unik
Wellness
4 Tips Memilih Kalung Sesuai Bentuk Leher Busana agar Elegan
4 Tips Memilih Kalung Sesuai Bentuk Leher Busana agar Elegan
Fashion
Kebanyakan Produk Perawatan Berprotein Bisa Merusak Rambut
Kebanyakan Produk Perawatan Berprotein Bisa Merusak Rambut
Beauty & Grooming
Shio Monyet Paling Cocok dengan 3 Shio Ini, Siapa Saja?
Shio Monyet Paling Cocok dengan 3 Shio Ini, Siapa Saja?
Relationship
Caption LDR Singkat Aesthetic yang Bikin Jarak Terasa Dekat
Caption LDR Singkat Aesthetic yang Bikin Jarak Terasa Dekat
Wellness
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau