Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Meriahkan HUT ke-26, Pemkot Depok Gelar Kontes Ikan Cupang dan Gerakan Pangan Murah

Kompas.com, 2 Mei 2025, 21:09 WIB
Mohamad Bintang Pamungkas

Penulis

DEPOK, KOMPAS.com - Dalam rangka memperingati HUT ke-26 Kota Depok, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Depok akan menggelar Kontes Ikan Cupang Piala Wali Kota Depok, dan Gerakan Pangan Murah (GPM).

Dilansir dari situs resmi Pemkot Depok, kontes Ikan Cupang Piala Wali Kota Depok terbuka untuk umum dan digelar secara gratis.

Kontes ini akan berlangsung selama dua hari, pada 5–6 Mei 2025, bertempat di Balai Riset Budidaya Ikan Hias, Kecamatan Pancoran Mas, Depok.

Pendaftaran peserta dibuka langsung di lokasi dan akan ditutup pada Selasa, (6/5/2025) pukul 11.00 WIB.

Baca juga: Rute Rekayasa Lalu Lintas CFD Jalan Margonda Depok

Lima kategori utama akan dilombakan, yakni Serit, Halfmoon, Plakat, Giant Open, dan Baby Open, masing-masing dengan sub kategori berdasarkan jenis, ukuran, dan corak ikan.

Penjurian kontes akan dilakukan terbuka dan mengacu pada Standar Nasional Indonesia (SNI).

“Kami ingin memberikan pengalaman kompetisi yang adil dan transparan. Peserta bisa menyaksikan langsung proses penjurian,” ujar M. Nur Hidayat, Kepala Bidang Perikanan DKP3 Kota Depok, Kamis (1/5/2025).

Hadiah yang diperebutkan mencapai total Rp 5.725.000, termasuk trofi dan penghargaan khusus seperti Grand Champion (GC), Best of Show (BOS) Baby, dan Juara Umum.

Penjurian dilakukan oleh dua juri profesional, Husain dan Angga, yang ditunjuk untuk menjamin objektivitas dan kualitas penilaian.

Baca juga: UMKM Dilarang Jualan di Bahu Jalan Margonda Saat CFD, Pemkot Depok Sediakan Area Khusus

Panitia menetapkan sejumlah ketentuan teknis, di antaranya:

  • Ikan yang sakit, cacat, atau tidak sesuai kategori akan didiskualifikasi.
  • Air harus jernih dan tidak berwarna, dan tidak diperbolehkan menggunakan aerator tambahan.
  • Penjurian, pengumuman pemenang, dan pengambilan ikan hanya dilakukan setelah proses penjurian selesai.
  • Semua keputusan juri bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat.

Selain kontes cupang, kegiatan juga diramaikan dengan pameran produk pertanian dan perikanan yang melibatkan ratusan pelajar pada hari pertama.

Acara ini menjadi wadah edukasi bagi generasi muda tentang potensi sektor pangan dan perikanan.

Baca juga: Ini Waktu dan Jalur Car Free Day Depok di Jalan Margonda Mulai Mei 2025

Sementara itu, di hari kedua, warga Depok dapat mengikuti Gerakan Pangan Murah (GPM) hasil kerja sama dengan Badan Pangan Nasional.

GPM menyediakan bahan pangan pokok dengan harga terjangkau sebagai upaya menstabilkan harga dan mendukung daya beli masyarakat.

“Jadi, pada hari pertama ada pameran dan edukasi untuk pelajar, sementara hari kedua diisi dengan kontes cupang dan Gerakan Pangan Murah,” tutup Nur Hidayat.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Tumpukan Sampah di Pasar Kopro Dibersihkan, Pengangkutan Kembali Normal
Tumpukan Sampah di Pasar Kopro Dibersihkan, Pengangkutan Kembali Normal
Megapolitan
Di Balik Maraknya Jasa Antre, Ada Waktu Berharga yang Ingin Dijaga
Di Balik Maraknya Jasa Antre, Ada Waktu Berharga yang Ingin Dijaga
Megapolitan
Isu Harga BBM Naik Bikin Warga Panik, SPBU Jagakarsa Sempat Kehabisan Stok
Isu Harga BBM Naik Bikin Warga Panik, SPBU Jagakarsa Sempat Kehabisan Stok
Megapolitan
WFH ASN Beda Hari, Kemendagri Minta Pemkot Bekasi Ikuti Kebijakan Pusat Setiap Jumat
WFH ASN Beda Hari, Kemendagri Minta Pemkot Bekasi Ikuti Kebijakan Pusat Setiap Jumat
Megapolitan
Pemkot Tangsel Sebut Kebijakan WFH ASN Bisa Hemat BBM dan Biaya Operasional
Pemkot Tangsel Sebut Kebijakan WFH ASN Bisa Hemat BBM dan Biaya Operasional
Megapolitan
Bengkel di Pamulang Ludes Terbakar, Diduga akibat Korsleting
Bengkel di Pamulang Ludes Terbakar, Diduga akibat Korsleting
Megapolitan
Nenek Diduga Curi TV di Ruko Kampung Melayu, Terekam CCTV
Nenek Diduga Curi TV di Ruko Kampung Melayu, Terekam CCTV
Megapolitan
Menengok Hunian Baru Warga yang Direlokasi dari Lahan Makam di Jakbar, Tak Lagi Becek-becekan
Menengok Hunian Baru Warga yang Direlokasi dari Lahan Makam di Jakbar, Tak Lagi Becek-becekan
Megapolitan
Polisi Hentikan Penyelidikan Kasus Andrie Yunus, Berkas Dilimpahkan ke Puspom TNI
Polisi Hentikan Penyelidikan Kasus Andrie Yunus, Berkas Dilimpahkan ke Puspom TNI
Megapolitan
Jasa Joki Antre Kian Diminati, Solusi Praktis atau Cermin Buruknya Layanan Publik?
Jasa Joki Antre Kian Diminati, Solusi Praktis atau Cermin Buruknya Layanan Publik?
Megapolitan
Sopir Pikap Diduga Diperas di Lampu Merah Penjaringan, Pelaku Diburu
Sopir Pikap Diduga Diperas di Lampu Merah Penjaringan, Pelaku Diburu
Megapolitan
Kasus Kreator Konten Mengaku Diperkosa di Jaksel: Dilaporkan Balik, Proses Berjalan
Kasus Kreator Konten Mengaku Diperkosa di Jaksel: Dilaporkan Balik, Proses Berjalan
Megapolitan
Polisi Kantongi Identitas Pelaku Kasus Alfin yang Terkubur 3 Meter di Cikeas
Polisi Kantongi Identitas Pelaku Kasus Alfin yang Terkubur 3 Meter di Cikeas
Megapolitan
Pelayanan Publik di Tangsel Dipastikan Tetap Normal meski ASN WFH Tiap Jumat
Pelayanan Publik di Tangsel Dipastikan Tetap Normal meski ASN WFH Tiap Jumat
Megapolitan
Selokan dan Kali di Ancol Berbau Mirip Kotoran Manusia, DLH Ungkap Sumbernya
Selokan dan Kali di Ancol Berbau Mirip Kotoran Manusia, DLH Ungkap Sumbernya
Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau
Meriahkan HUT ke-26, Pemkot Depok Gelar Kontes Ikan Cupang dan Gerakan Pangan Murah
Akses penuh arsip ini tersedia di aplikasi KOMPAS.com atau dengan Membership KOMPAS.com Plus.
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Unduh KOMPAS.com App untuk berita terkini, akurat, dan terpercaya setiap saat