Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bank Danamon (BDMN) Siapkan Dividen 2025 Simak Jadwalnya

Kompas.com, 19 Februari 2026, 16:49 WIB
Debrinata Rizky,
Teuku Muhammad Valdy Arief

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com – PT Bank Danamon Indonesia Tbk. (BDMN) akan menetapkan besaran dividen tahun buku 2025 dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang dijadwalkan berlangsung pada 31 Maret 2026.

Keputusan final terkait pembagian dividen akan ditentukan melalui persetujuan pemegang saham dalam forum tersebut.

Wakil Direktur Utama Bank Danamon, Honggo Widjojo Kangmasto, mengatakan besaran dividen belum dapat dipastikan saat ini karena masih menunggu keputusan resmi dalam RUPST.

“Ini tentunya tidak bisa dijawab secara eksak karena tentunya kita menunggu hasil RUPS,” ujar Honggo dalam paparan kinerja keuangan secara virtual, Kamis (19/2/2026).

Baca juga: Laba Bersih Bank Danamon (BDMN) 2025 Tembus Rp 4 T, Tumbuh 14 Persen

Namun Honggo mengungkapkan perseroan selama beberapa tahun terakhir konsisten menerapkan kebijakan pembagian dividen sekitar 35 persen dari laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk.

Kebijakan ini menjadi acuan bagi investor dalam memperkirakan potensi dividen yang akan dibagikan tahun ini.

Sedangkan jika dilihat sepanjang tahun buku 2025, Bank Danamon mencatatkan laba bersih konsolidasian sebesar Rp 4 triliun, meningkat 14 persen secara tahunan (year-on-year/YoY).

Kinerja tersebut mencerminkan pertumbuhan bisnis yang solid, termasuk setelah penggabungan usaha antara Mandala Multifinance dan Adira Finance yang efektif sejak Oktober 2025.

Chief Financial Officer Danamon, Theresia Adriana, mengatakan pertumbuhan laba bersih tersebut didukung oleh peningkatan pendapatan operasional serta pengelolaan biaya yang efektif.

“Pada aspek profitabilitas, Danamon mencatatkan laba bersih tahun berjalan konsolidasian setelah pajak dan kepentingan minoritas sebesar Rp 4 triliun tumbuh 14 persen YoY dibandingkan dengan tahun sebelumnya,” kata Theresia.

Baca juga: Danamon–Adira Lanjutkan Promo KPM 1,70 Persen

Selain itu, laba operasional sebelum pencadangan atau pre-provision operating profit (PPOP) tercatat sebesar Rp 9,6 triliun, meningkat 4 persen secara tahunan. Kinerja ini mencerminkan pertumbuhan pendapatan operasional yang tetap terjaga di tengah dinamika ekonomi.

Theresia menambahkan, pertumbuhan laba bersih juga didorong oleh perbaikan biaya kredit atau cost of credit yang membaik 10 persen secara tahunan, seiring dengan kualitas aset yang tetap terjaga.

Sebagai gambaran, pada tahun buku 2024 Bank Danamon membagikan dividen tunai sebesar Rp 113,85 per saham, dengan total nilai sekitar Rp 1,1 triliun. Jumlah tersebut setara dengan 35 persen dari laba bersih perseroan yang mencapai Rp 3,2 triliun pada periode tersebut.

Dengan kinerja laba yang lebih tinggi pada 2025, potensi dividen yang akan dibagikan tahun ini menjadi perhatian investor. Namun, keputusan akhir tetap bergantung pada hasil RUPST yang akan digelar akhir Maret mendatang.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau