Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

IFEX 2026 Jadi Pintu Ekspor Furnitur Indonesia, Libatkan 500 Eksibitor

Kompas.com, 7 Maret 2026, 20:33 WIB
Kiki Safitri,
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) menggelar pameran furnitur Indonesia International Furniture Expo (IFEX) yang berlangsung pada 5–8 Maret tahun ini di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City.

Ajang ini memberikan kesempatan bagi para pelaku usaha untuk melakukan interaksi langsung dengan pembeli internasional, distributor, project owner, hingga sourcing agent dari berbagai negara.

“Beberapa program yang digelar sepanjang IFEX seperti business matching, hosted buyer, seminar, serta forum jejaring profesional memungkinkan terciptanya koneksi yang lebih terarah dan peluang transaksi yang konkret,” kata Ketua Umum Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI), Abdul Sobur dalam keterangan resmi, Sabtu (7/3/2026).

Baca juga: Industri Furnitur Indonesia Targetkan Ekspor Rp 101 Triliun dalam 5 Tahun

Pameran furnitur kayu IFEX 2026.Kompas.com/Elma Pinkan Yulianti Pameran furnitur kayu IFEX 2026.

Abdul mengatakan, IFEX tidak hanya menghadirkan ribuan produk unggulan dari sekitar 500 eksibitor, tetapi juga menyediakan ruang kolaborasi yang mempertemukan produsen, desainer, asosiasi, dan pembeli internasional secara langsung.

Dalam hal ini, Designer Showcase menjadi elemen penting yang memperkuat positioning IFEX sebagai pameran yang memberikan nilai tambah, di mana inovasi desain berjalan beriringan dengan potensi transaksi bisnis.

“IFEX juga sebagai mengintegrasikan desain, industri, dan pasar global dalam satu ekosistem bisnis yang utuh,” ujar Abdul.

Ajang ini turut menggandeng beberapa asosiasi, di antaranya Himpunan Desain Interior Indonesia (HDII), Aliansi Desainer Produk Industri Indonesia (ADPII), MadeCon, dan Good Design Indonesia.

Baca juga: HIMKI: Indonesia Bidik Pasar AS untuk Pasar Furnitur hingga Tekstil

Dalam skala yang lebih luas, IFEX berperan sebagai ruang strategis bagi pelaku bisnis Indonesia untuk memperkenalkan kualitas material, kekuatan craftsmanship, dan keunggulan desain ke pasar internasional.

Pameran furnitur dan mebel IFEX. Dyandra Pameran furnitur dan mebel IFEX.

“Dengan menggabungkan kekuatan produksi dan inovasi desain melalui Designer Showcase, IFEX 2026 diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekspor sekaligus sebagai pintu gerbang Indonesia menuju rantai pasok furnitur global,” lanjut dia.

Presiden Direktur Dyandra Promosindo, Daswar Marpaung menegaskan bahwa IFEX tidak hanya hadir sebagai pameran dagang, tetapi menjadi simbol ketahanan dan adaptasi industri furnitur Indonesia.

“Dengan kekayaan material alami, keunggulan craftsmanship yang diwariskan lintas generasi, serta komitmen pada produksi berkelanjutan, kami percaya industri furnitur Indonesia memiliki fondasi yang kuat untuk terus tumbuh dan bersaing di tingkat global,” ujar Daswar.

Baca juga: Trump Tunda Penerapan Tarif Impor Produk Furnitur Kayu, Kenapa?

Dalam pembukaan penyelenggaraan IFEX 2026, Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, secara langsung meninjau sejumlah booth peserta pameran.

Dukungan pemerintah terhadap penguatan ekosistem desain dinilai penting untuk mendorong transformasi industri menuju model yang lebih berbasis kreativitas (creative-driven industry), sehingga produk furnitur Indonesia tidak hanya unggul dari sisi kualitas produksi, tetapi juga memiliki identitas desain yang kuat dan relevan dengan kebutuhan pasar global.

Kesempatan ini juga turut memberikan apresiasi kepada perajin-perajin muda melalui, The 4th HIMKI Design Awards dibagi menjadi tiga kategori yaitu, Indonesian Signature Living Furniture, Indonesian Signature Dining Furniture, Indonesian Signature Home Decor, dan Youth Designer Awards.

Penghargaan terhadap karya desain ini tidak hanya bentuk dan estetika desain produk tetapi juga menilai aspek fungsi, nilai budaya, material yang digunakan serta potensi daya saing produk tersebut di pasar global.

Baca juga: Purbaya Siapkan Kredit Rp 2 T Buat Industri Tekstil hingga Furnitur

Adapun pemenang untuk Living Furniture adalah Icon Swivel Lounge Chair Outdoor (Indospace) dan Ocean Sideboard (PT Tarra Green Eurasia).

Pemenang kategori Dining Furniture adalah Zen Dining (PT Ast Indonesia) dan Genta Dining Chair (Razzaq Berkah Mulia). Pemenang untuk Home Decor adalah Arunika Rafflesia Baske (PT Multiyasa Abadi Sentosa) dan Sub Table Lamp (Studiohiji).

Untuk Youth Designer Awards para pemenangnya adalah Yasmine Khalida Putri dengan desain Chairkuru dan Gabriel Anandityo Wicaksono dengan desain Vernakular Tray. Keduanya berasal dari Institut Teknologi Bandung (ITB).

“Kami berharap ke depan akan semakin banyak desainer muda yang berkompetisi di ajang ini dan berkontribusi dalam memperkaya desain furnitur Indonesia yang berdaya saing global dengan tetap mengedepankan nilai fungsi dan estetika,” tegas Abdul.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Efek Berganda Industri Hulu Migas bagi Masyarakat, Mulai dari Pajak hingga Dana Bagi Hasil
Efek Berganda Industri Hulu Migas bagi Masyarakat, Mulai dari Pajak hingga Dana Bagi Hasil
Ekbis
Update Harga iPhone 16, iPhone 17, dan 17 Pro Max Per 1 April 2026
Update Harga iPhone 16, iPhone 17, dan 17 Pro Max Per 1 April 2026
Ekbis
Kemenaker Imbau WFH, Sektor Kesehatan hingga Keuangan Tetap WFO
Kemenaker Imbau WFH, Sektor Kesehatan hingga Keuangan Tetap WFO
Ekbis
Purbaya: Kalau Kepepet, Pemerintah Punya SAL Rp 420 Triliun untuk Jaga APBN
Purbaya: Kalau Kepepet, Pemerintah Punya SAL Rp 420 Triliun untuk Jaga APBN
Ekbis
Harga Avtur Naik hingga 80 Persen, Tarif Tiket Pesawat Terancam Melonjak
Harga Avtur Naik hingga 80 Persen, Tarif Tiket Pesawat Terancam Melonjak
Ekbis
Tarif Listrik Triwulan II-2026 Tidak Naik, PLN Pastikan Layanan Tetap Optimal
Tarif Listrik Triwulan II-2026 Tidak Naik, PLN Pastikan Layanan Tetap Optimal
Energi
Berbalik dari Rugi ke Untung, Laba Bersih Phapros (PEHA) Melonjak 109 Persen di 2025
Berbalik dari Rugi ke Untung, Laba Bersih Phapros (PEHA) Melonjak 109 Persen di 2025
Ekbis
BBM Tak Naik, Purbaya Tambah Anggaran Subsidi BBM  hingga Rp 100 Triliun
BBM Tak Naik, Purbaya Tambah Anggaran Subsidi BBM hingga Rp 100 Triliun
Keuangan
IHSG Ditutup Menguat 1,93 Persen, Sentimen Geopolitik Timur Tengah Meredah?
IHSG Ditutup Menguat 1,93 Persen, Sentimen Geopolitik Timur Tengah Meredah?
Ekbis
Harga BBM Tak Naik, Purbaya: Pertamina Tanggung Sementara
Harga BBM Tak Naik, Purbaya: Pertamina Tanggung Sementara
Keuangan
Bengkel Siaga CNG Layani Kendaraan BBG di Jalur Mudik, Hadir 24 Jam
Bengkel Siaga CNG Layani Kendaraan BBG di Jalur Mudik, Hadir 24 Jam
Energi
Harga Plastik Melonjak Imbas Konflik Timur Tengah, Pedagang Tertekan
Harga Plastik Melonjak Imbas Konflik Timur Tengah, Pedagang Tertekan
Industri
 KKP Percepat Pembangunan Tambak Udang Terintegrasi di Waingapu
KKP Percepat Pembangunan Tambak Udang Terintegrasi di Waingapu
Ekbis
KA Ciremai Terdampak Longsor di Maswati–Sasaksaat, Seluruh Penumpang Selamat
KA Ciremai Terdampak Longsor di Maswati–Sasaksaat, Seluruh Penumpang Selamat
Ekbis
Cara Cek Sertifikat Tanah Online, Praktis Langsung dari HP
Cara Cek Sertifikat Tanah Online, Praktis Langsung dari HP
Ekbis
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau