JAKARTA, KOMPAS.com - Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) menggelar pameran furnitur Indonesia International Furniture Expo (IFEX) yang berlangsung pada 5–8 Maret tahun ini di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City.
Ajang ini memberikan kesempatan bagi para pelaku usaha untuk melakukan interaksi langsung dengan pembeli internasional, distributor, project owner, hingga sourcing agent dari berbagai negara.
“Beberapa program yang digelar sepanjang IFEX seperti business matching, hosted buyer, seminar, serta forum jejaring profesional memungkinkan terciptanya koneksi yang lebih terarah dan peluang transaksi yang konkret,” kata Ketua Umum Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI), Abdul Sobur dalam keterangan resmi, Sabtu (7/3/2026).
Baca juga: Industri Furnitur Indonesia Targetkan Ekspor Rp 101 Triliun dalam 5 Tahun
Pameran furnitur kayu IFEX 2026.Abdul mengatakan, IFEX tidak hanya menghadirkan ribuan produk unggulan dari sekitar 500 eksibitor, tetapi juga menyediakan ruang kolaborasi yang mempertemukan produsen, desainer, asosiasi, dan pembeli internasional secara langsung.
Dalam hal ini, Designer Showcase menjadi elemen penting yang memperkuat positioning IFEX sebagai pameran yang memberikan nilai tambah, di mana inovasi desain berjalan beriringan dengan potensi transaksi bisnis.
“IFEX juga sebagai mengintegrasikan desain, industri, dan pasar global dalam satu ekosistem bisnis yang utuh,” ujar Abdul.
Ajang ini turut menggandeng beberapa asosiasi, di antaranya Himpunan Desain Interior Indonesia (HDII), Aliansi Desainer Produk Industri Indonesia (ADPII), MadeCon, dan Good Design Indonesia.
Baca juga: HIMKI: Indonesia Bidik Pasar AS untuk Pasar Furnitur hingga Tekstil
Dalam skala yang lebih luas, IFEX berperan sebagai ruang strategis bagi pelaku bisnis Indonesia untuk memperkenalkan kualitas material, kekuatan craftsmanship, dan keunggulan desain ke pasar internasional.
Pameran furnitur dan mebel IFEX. “Dengan menggabungkan kekuatan produksi dan inovasi desain melalui Designer Showcase, IFEX 2026 diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekspor sekaligus sebagai pintu gerbang Indonesia menuju rantai pasok furnitur global,” lanjut dia.
Presiden Direktur Dyandra Promosindo, Daswar Marpaung menegaskan bahwa IFEX tidak hanya hadir sebagai pameran dagang, tetapi menjadi simbol ketahanan dan adaptasi industri furnitur Indonesia.
“Dengan kekayaan material alami, keunggulan craftsmanship yang diwariskan lintas generasi, serta komitmen pada produksi berkelanjutan, kami percaya industri furnitur Indonesia memiliki fondasi yang kuat untuk terus tumbuh dan bersaing di tingkat global,” ujar Daswar.
Baca juga: Trump Tunda Penerapan Tarif Impor Produk Furnitur Kayu, Kenapa?
Dalam pembukaan penyelenggaraan IFEX 2026, Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, secara langsung meninjau sejumlah booth peserta pameran.
Dukungan pemerintah terhadap penguatan ekosistem desain dinilai penting untuk mendorong transformasi industri menuju model yang lebih berbasis kreativitas (creative-driven industry), sehingga produk furnitur Indonesia tidak hanya unggul dari sisi kualitas produksi, tetapi juga memiliki identitas desain yang kuat dan relevan dengan kebutuhan pasar global.
Kesempatan ini juga turut memberikan apresiasi kepada perajin-perajin muda melalui, The 4th HIMKI Design Awards dibagi menjadi tiga kategori yaitu, Indonesian Signature Living Furniture, Indonesian Signature Dining Furniture, Indonesian Signature Home Decor, dan Youth Designer Awards.
Penghargaan terhadap karya desain ini tidak hanya bentuk dan estetika desain produk tetapi juga menilai aspek fungsi, nilai budaya, material yang digunakan serta potensi daya saing produk tersebut di pasar global.
Baca juga: Purbaya Siapkan Kredit Rp 2 T Buat Industri Tekstil hingga Furnitur
Adapun pemenang untuk Living Furniture adalah Icon Swivel Lounge Chair Outdoor (Indospace) dan Ocean Sideboard (PT Tarra Green Eurasia).
Pemenang kategori Dining Furniture adalah Zen Dining (PT Ast Indonesia) dan Genta Dining Chair (Razzaq Berkah Mulia). Pemenang untuk Home Decor adalah Arunika Rafflesia Baske (PT Multiyasa Abadi Sentosa) dan Sub Table Lamp (Studiohiji).
Untuk Youth Designer Awards para pemenangnya adalah Yasmine Khalida Putri dengan desain Chairkuru dan Gabriel Anandityo Wicaksono dengan desain Vernakular Tray. Keduanya berasal dari Institut Teknologi Bandung (ITB).
“Kami berharap ke depan akan semakin banyak desainer muda yang berkompetisi di ajang ini dan berkontribusi dalam memperkaya desain furnitur Indonesia yang berdaya saing global dengan tetap mengedepankan nilai fungsi dan estetika,” tegas Abdul.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang