Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Efisien Menjual Motor Bekas

Kompas.com, 20 Januari 2025, 11:22 WIB
Muh. Ilham Nurul Karim,
Agung Kurniawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Menjual motor bekas sering kali menjadi solusi praktis bagi pemilik kendaraan yang ingin mengganti motor atau memenuhi kebutuhan finansial mendesak.

Namun, di tengah pilihan antara menjual langsung ke pembeli individu atau melalui diler resmi, banyak pemilik yang merasa bingung.

Menariknya, menjual motor bekas ke diler resmi ternyata menawarkan berbagai keuntungan yang tidak bisa diabaikan.

Baca juga: Suzuki Targetkan 8,5% Pangsa Pasar Mobil Indonesia pada 2025

Proses Penjualan yang Lebih Cepat dan Mudah

Menurut Ivan, pengelola Babay Motor, proses menjual motor bekas ke diler resmi jauh lebih cepat dan mudah dibandingkan dengan menjual langsung kepada pembeli individu.

"Kalau menjual motor bekas ke diler resmi, pemilik kendaraan enggak perlu repot mencari pembeli, menyiapkan dokumen, atau khawatir dengan keamanan pembayaran. Semuanya ditangani diler," ungkap Ivan dalam wawancaranya dengan Kompas.com pada Minggu (19/1/2025).

Ivan juga menyoroti bahwa diler resmi biasanya memberikan penawaran harga yang kompetitif, terutama untuk motor yang dalam kondisi baik. "Motor yang rutin diservis di bengkel resmi, tidak pernah mengalami kecelakaan, dan bebas dari modifikasi berlebihan akan mendapatkan nilai jual yang lebih tinggi," lanjutnya.

Baca juga: Motor Listrik Suzuki e-Access Meluncur, Jarak Tempuh 95 Km

Deretan motor bekas.ilhamkarim/kompas.com Deretan motor bekas.

Keamanan Transaksi yang Lebih Terjamin

Salah satu keunggulan lain yang ditawarkan oleh diler resmi adalah keamanan dalam transaksi.

Ivan menjelaskan bahwa menjual motor ke diler resmi dapat meminimalkan risiko penipuan, baik dalam bentuk pembayaran palsu maupun masalah dokumen. "Diler resmi memastikan pembayaran dilakukan dengan cara yang aman, sehingga pemilik kendaraan tidak perlu khawatir," jelas Ivan.

Layanan Pengurusan Dokumen yang Praktis

Baca juga: Diler Sebut Opsen Pajak Bikin Penerbitan STNK Lebih Lama

Selain keamanan, diler resmi biasanya juga menyediakan layanan pengurusan dokumen balik nama, yang membuat proses penjualan lebih nyaman bagi penjual. "Diler juga bisa mengurus balik nama STNK dan BPKB, sehingga motor yang dijual benar-benar bebas dari tanggung jawab pemilik lama," kata Ivan.

Menjual motor bekas ke diler resmi menawarkan berbagai keunggulan, mulai dari proses yang efisien hingga transaksi yang aman.

Dengan demikian, pemilik kendaraan yang mempertimbangkan untuk menjual motor bekasnya bisa mendapatkan keuntungan yang lebih besar dan pengalaman yang lebih nyaman.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau