Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Toyota Hilux BEV 2026 Hadir, Pikap Listrik dengan AWD

Kompas.com, 1 April 2026, 08:42 WIB
Donny Dwisatryo Priyantoro,
Agung Kurniawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Toyota bersiap menghadirkan elektrifikasi pada salah satu model terlarisnya di Australia. Toyota Hilux versi listrik atau HiLux BEV dijadwalkan meluncur pada pertengahan 2026.

Dikutip dari Drive.com.au, Selasa (31/3/2026), model ini dibanderol sekitar 17.000 dolar Australia lebih mahal dibanding versi diesel. Rentangnya berada pada 74.990 dolar Australia (Rp 874 jutaan) hingga 82.990 dolar Australia (Rp 967 jutaan).

Baca juga: Chery Rilis Pikap Listrik Pertama: Siap Tantang Hilux EV

Mobil listrik ini diklaim memiliki jarak tempuh antara 245 Km hingga 315 Km berdasarkan pengujian NEDC, atau sekitar 240 Km menurut standar WLTP yang lebih ketat.

Toyota Hilux BEVDok. Drive.com.au Toyota Hilux BEV

HiLux BEV akan ditawarkan dalam varian kabin ganda SR dan SR5. Untuk tipe SR, konsumen bisa memilih konfigurasi sasis kabin atau bak pikap, menyesuaikan kebutuhan penggunaan.

Toyota Australia menyebutkan bahwa model ini menyasar segmen fleet seperti industri pertambangan, konstruksi, hingga instansi pemerintah. Sementara itu, minat dari konsumen individu maupun usaha kecil diprediksi tidak terlalu besar.

Baca juga: Toyota Hilux EV Meluncur, Jarak Tempuh 240 Km

Meski demikian, kendaraan ini tetap tersedia untuk publik melalui jaringan diler Toyota. Bahkan, pembeli perorangan yang menggunakan skema pembiayaan tertentu akan mendapatkan bonus home charging 7 kW.

Toyota Hilux BEVDok. Drive.com.au Toyota Hilux BEV

Toyota Australia menyebutkan target penjualan HiLux BEV pada 2026 diperkirakan hanya sekitar 500 unit. Angka ini setara dengan 1 persen dari total penjualan tahunan HiLux yang rata-rata mencapai 50.000 unit.

Dari sisi performa, HiLux listrik meninggalkan mesin turbo-diesel 2,8 liter yang sebelumnya menghasilkan tenaga 150 kW dan torsi hingga 500 Nm. Kini, mobil ini mengandalkan dua motor listrik, dengan total tenaga gabungan 144 kW dan torsi 468 Nm.

Sistem penggerak juga mengalami perubahan signifikan. HiLux BEV menggunakan transmisi otomatis satu percepatan dengan sistem shift-by-wire serta penggerak semua roda penuh waktu, menggantikan sistem 4WD konvensional.

Toyota Hilux BEVDok. Drive.com.au Toyota Hilux BEV

Untuk mendukung karakter kendaraan, sistem Multi-Terrain Select tetap dipertahankan, meski tanpa transfer case low range dan diferensial pengunci. Hal ini menandakan adanya penyesuaian karakter dari utilitarian ke arah efisiensi.

Dari sisi kemampuan, kapasitas penarik mengalami penurunan menjadi 2.000 kg, dari sebelumnya 3.500 kg pada versi diesel. Sementara daya angkut belum dirinci, namun diperkirakan juga lebih rendah.

HiLux BEV menjadi salah satu kendaraan listrik dengan jarak tempuh relatif pendek di pasar Australia. Namun, Toyota mengeklaim pengisian daya dari 10 persen hingga 80 persen hanya membutuhkan sekitar 30 menit menggunakan fast charging.

Toyota Hilux BEVDok. Drive.com.au Toyota Hilux BEV

Ubahan juga dilakukan pada sektor kaki-kaki, termasuk penguatan rangka, penggunaan strut depan MacPherson yang diperkuat, serta suspensi belakang De Dion baru untuk mengakomodasi motor listrik.

Secara tampilan, perbedaan terlihat pada gril depan tertutup, pelek aerodinamis 17 inci, serta emblem BEV. Pilihan warna eksterior pun dibatasi pada tiga opsi.

Toyota Hilux BEVDok. Drive.com.au Toyota Hilux BEV

Fitur yang ditawarkan cukup beragam, mulai dari kluster instrumen digital hingga inverter 1.500 watt untuk kebutuhan perangkat elektronik. Varian SR5 hadir lebih lengkap dengan tambahan fitur kenyamanan dan keselamatan.

Kehadiran HiLux BEV menunjukkan langkah awal Toyota dalam mengadaptasi kendaraan komersial ke era elektrifikasi. Meski masih terbatas dari sisi jarak tempuh dan utilitas, model ini menjadi sinyal arah pengembangan pikap listrik ke depan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau