Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Toyota Ubah Hilux Rangga Jadi Lebih Agresif, Mirip G63 Brabus

Kompas.com, 29 Maret 2026, 08:21 WIB
Aprida Mega Nanda,
Azwar Ferdian

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com – Toyota kembali menghadirkan kreasi unik dari pikap murahnya. Hilux Champ atau yang dikenal Toyota Rangga untuk pasar Indonesia, tampil dengan ubahan ekstrem bergaya Brabus.

Model ini menunjukkan bahwa kendaraan niaga sederhana pun bisa disulap menjadi lebih agresif dan bergaya.

Dikutip dari Carscoops, Minggu (29/3/2026), modifikasi ini diperkenalkan pada ajang Bangkok International Motor Show 2026.

Meski tak terlalu mendapat sorotan karena kalah pamor dari model baru seperti Land Cruiser FJ dan Hilux Travo, tampilan Hilux Champ satu ini justru mencuri perhatian lewat pendekatan desain yang berbeda.

Ubahan paling mencolok terlihat pada sektor eksterior. Mobil ini dibekali bumper baru, fender flare yang lebih lebar, serta grille dengan warna senada bodi putih. Kombinasi tersebut membuat tampilan pikap ini terlihat lebih kokoh dan agresif.

Baca juga: Jangan Asal Parkir, Ini Cara Aman Simpan Motor Saat Hujan Deras

Aksen hitam mengilap turut disematkan untuk memberikan kontras, termasuk pada bagian hood scoop dan lampu LED di atap. Gaya ini mengingatkan pada tampilan SUV performa tinggi seperti Mercedes-AMG G63 hasil garapan Brabus.

modifikasi Toyota Rangga Carscoops modifikasi Toyota Rangga

Bagian kaki-kaki juga mendapat ubahan signifikan. Pelek baja standar diganti dengan pelek multi-spoke dari Lenso yang dipadukan ban all-terrain. Selain itu, ground clearance ditingkatkan untuk menunjang kemampuan melibas berbagai medan.

Namun, peningkatan tinggi kendaraan membuat akses masuk menjadi lebih tinggi. Untuk itu, disematkan side step aluminium berwarna hitam serta pijakan belakang guna memudahkan akses ke kabin maupun bak.

Toyota belum mengungkap detail lengkap terkait modifikasi ini. Namun, adanya stiker pada bagian bak mengindikasikan keterlibatan rumah modifikasi asal Thailand, Azzy Autoparts.

Masuk ke bagian interior, ubahan juga terasa. Setir kini menggunakan model terbaru milik Hilux, dipadukan dengan tambahan layar infotainment. Selain itu, terdapat aksen merah pada dashboard serta penggunaan jok bucket dengan balutan kulit dan Alcantara.

modifikasi Toyota Rangga Carscoops modifikasi Toyota Rangga

Untuk dapur pacu, model ini diperkirakan masih mengandalkan mesin turbodiesel 2,4 liter standar yang menghasilkan tenaga 148 hp dan disalurkan ke roda belakang melalui transmisi otomatis enam percepatan.

Meski demikian, tidak menutup kemungkinan adanya pengembangan lebih lanjut, misalnya mengadopsi komponen dari versi balap berlabel GR.

Baca juga: Belum Menang di Balapan Utama MotoGP 2026, Ini Kata Bos Ducati

Secara dimensi, model ini diduga berbasis varian Super SWB yang merupakan versi paling ringkas, dengan panjang sekitar 4.520 mm.

Di Thailand, varian ini dipasarkan mulai 615.000 baht (sekitar Rp 317 juta), sementara varian termurahnya dibanderol 519.000 baht (sekitar Rp 268 juta).

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau