Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Statistik Penjualan Motor Listrik Honda: CUV e dan Icon e

Kompas.com, 9 Februari 2026, 16:21 WIB
Gilang Satria,
Azwar Ferdian

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com – Honda CUV e menjadi tulang punggung penjualan motor listrik Honda di Indonesia.

Direktur Marketing PT Astra Honda Motor (AHM) Octavianus Dwi Putro mengatakan, CUV e masih menjadi model dengan kontribusi paling signifikan pada tahun lalu, disusul oleh Honda Icon e.

Baca juga: Rekomendasi SUV untuk Bepergian yang Ada di IIMS 2026

Keterangan tentang kontribusi penjualan

Ilustrasi motor listrik Honda Icon e: dan CUV e: di diler Wahana HondaDok. Wahana Honda Ilustrasi motor listrik Honda Icon e: dan CUV e: di diler Wahana Honda

“Kalau untuk tahun lalu CUV e masih. Kemudian Icon e juga. CUV e lumayan signifikan kontribusinya, mungkin 60–70 persen," ujar Octa yang ditemui di Jakarta, di IIMS 2026.

Octa tak menampik penjualan motor listrik Honda meningkat karena adanya program diskon beberapa waktu lalu.

Namun selain itu, keunggulan produk tetap jadi daya tarik utama.

Baca juga: Jaecoo J5 EV Tampil dengan Dua Gaya Modifikasi di IIMS 2026

Seperti diketahui, pada pertengahan tahun lalu diler memberikan program diskon buat motor listrik.

Peluncuran Honda ICON e: dan CUV e: di Jawa BaratDok. DAM Peluncuran Honda ICON e: dan CUV e: di Jawa Barat

Kemudian di IIMS 2026 jajaran motor listrik Honda juga diskon sampai Rp 24 juta. "Ya, ada faktor itu juga, tapi balik lagi, CUV e itu kan bahkan saya pun sendiri lakukan test ride langsung. Secara jarak dan performa tidak ada isu,” katanya.

Meski demikian, Octa tidak merinci secara detail angka penjualan motor listrik Honda.

Ia juga enggan membeberkan data penjualan motor listrik Honda secara keseluruhan pada tahun lalu.

“Sudah double digit. Kayaknya pemainnya lebih banyak motor listrik mungkin total-total ada termasuk yang kecil-kecil di atas 30 pemain. Artinya kalau dibagi rata dengan market share yang dua digit itu lumayan,” kata dia.

Baca juga: Cek Modal MG S5 Bersaing di Segmen SUV Listrik

Sebagai gambaran pasar, Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) mencatat penjualan sepeda motor listrik sepanjang 2025 berada di kisaran 17.000 hingga 17.100 unit.

Icon e: diumumkan punya banderol rentang Rp 28 juta sampai Rp 32 juta. Adapun CUV e: harganya Rp 53 juta sampai Rp 61 juta. KOMPAS.com/DIO DANANJAYA Icon e: diumumkan punya banderol rentang Rp 28 juta sampai Rp 32 juta. Adapun CUV e: harganya Rp 53 juta sampai Rp 61 juta.

Baca juga: Five Stories. One Trust: Pengalaman Nyata Pengguna Honda

Dari data AISI tersebut, penjualan motor listrik Honda disebut menjadi yang paling dominan.

Tiga model andalan, yakni Honda Icon e, EM1 e, dan CUV e, menyumbang sekitar 95 persen dari total penjualan motor listrik nasional.

Dengan total pasar 17.000–17.100 unit, maka kontribusi 95 persen tersebut setara dengan sekitar 16.150 hingga 16.245 unit.

Namun demikian, Octa kembali menegaskan alasan AHM tidak merilis angka penjualan secara resmi. “Begini, bukan saya tidak mau (buka angka), karena sumber datanya nanti bisa berdebat dengan itu makanya saya lebih baik tidak ada rilis yang resmi disitu, sebaiknya saya tidak mengumumkan,” ujarnya.

“Beda dengan di asosiasi kita yang mengumumkan saya berani menyampaikan angka. Lebih ke sana ya. Mohon maaf susah ngomong kalau gitu,” kata Octa.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau