Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Info Jadwal dan Lokasi CFD Depok Hari Ini

Kompas.com, 8 Maret 2026, 06:21 WIB
Dio Dananjaya,
Azwar Ferdian

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com – Pemerintah Kota Depok tetap menggelar Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau car free day (CFD) meski tengah berlangsung bulan Ramadan.

Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada Minggu (8/3/2026), bertepatan dengan hari ke-18 puasa, dan tetap menjadi ruang publik bagi masyarakat untuk berolahraga sekaligus beraktivitas di ruang terbuka.

Pelaksanaan CFD berlangsung di sepanjang Jalan Margonda Raya, tepatnya dari Simpang Juanda – Jalan Margonda Raya – Putaran Jalan Dahlia – Jalan Arif Rahman Hakim.

Baca juga: Cegah Silau Lampu Mobil Arah Berlawanan Saat Berkendara Malam Hari

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by gerakanmudaperubahan (@gerakanmudaperubahan)

Selama kegiatan berlangsung, ruas jalan tersebut ditutup sementara untuk kendaraan bermotor mulai pukul 06.00 hingga 09.00 WIB.

Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah, mengatakan bahwa penyelenggaraan CFD selama Ramadan merupakan bentuk upaya menjaga keseimbangan antara aktivitas ibadah dan roda ekonomi masyarakat.

“CFD tetap berjalan selama Ramadan. Pemerintah tidak boleh membatasi orang yang berjualan. Justru kita ingin ekonomi masyarakat tetap bergerak,” kata Chandra, dalam keterangannya belum lama ini.

Baca juga: Toyota Akui Sempat Diajak Bahas Pengadaan Pikap Oleh Agrinas

Car Free Day di Kota Depok berlangsung tiap Minggu di Jalan MargondaKOMPAS.com/DIO DANANJAYA Car Free Day di Kota Depok berlangsung tiap Minggu di Jalan Margonda

Ia menambahkan, pemerintah tidak memiliki kewenangan untuk membatasi masyarakat yang mencari nafkah, termasuk para pelaku UMKM dan pedagang yang biasanya memanfaatkan momen CFD untuk berjualan.

Namun demikian, Pemkot Depok tetap memberikan imbauan secara lisan kepada para pedagang agar menyesuaikan jenis dagangan dengan suasana Ramadan.

“Kita ingin Ramadan tetap khusyuk, tapi roda ekonomi juga tetap berjalan. Keduanya bisa berjalan berdampingan dengan saling menghormati,” ujarnya.

Baca juga: Insentif PPN Habis, Harga Xpeng Melonjak Hingga Rp 100 Juta

Suasana CFD Depok sepi di ruas Jalan Margonda Raya–Arief Rahman Hakim. Minggu (22/2/2026)KOMPAS.com/LIDIA PRATAMA FEBRIAN Suasana CFD Depok sepi di ruas Jalan Margonda Raya–Arief Rahman Hakim. Minggu (22/2/2026)

Dengan adanya penutupan jalan dari kendaraan bermotor, masyarakat dapat memanfaatkan area CFD untuk berbagai aktivitas sehat seperti berjalan kaki, bersepeda, jogging, hingga berolahraga bersama keluarga.

Untuk mendukung kelancaran kegiatan, Dinas Perhubungan Kota Depok juga menyiapkan rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan sekitar lokasi. Kendaraan roda dua dialihkan melalui Jalan Rawageni dan Jalan Dipo.

Sementara itu, kendaraan roda empat diarahkan melewati Jalan Siliwangi atau kawasan GDC sebagai akses menuju jalan tol.

Selain itu, petugas juga menyiapkan sejumlah rute alternatif bagi pengendara yang datang dari arah Sawangan, Citayam, Kartini, maupun kawasan Universitas Indonesia menuju Margonda dan Juanda, agar arus lalu lintas tetap lancar selama kegiatan CFD berlangsung.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau