Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tes Bantingan Honda Step WGN: Tol Merak- MBZ

Kompas.com, 10 Maret 2026, 03:22 WIB
Dio Dananjaya,
Agung Kurniawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com – Perjalanan Tim Merapah Trans Jawa 2026 menggunakan Honda Step WGN e:HEV di jalur padat pemudik memberikan gambaran menarik soal kenyamanan sebuah MPV keluarga.

Setelah bermalam di Cilegon, Banten, mobil ini kembali diajak melanjutkan perjalanan melalui Jalan Tol Tangerang–Merak.

Jalur utama yang menghubungkan Pulau Jawa dengan akses penyeberangan menuju Sumatra, atau sebaliknya.

Baca juga: Rest Area Jalan Tol Paling Luas se-Indonesia, Simak Fasilitasnya

Honda Step WGN e:HEV saat Merapah Trans Jawa 2026KOMPAS.com/DIO DANANJAYA Honda Step WGN e:HEV saat Merapah Trans Jawa 2026

Kondisi jalan di ruas tol tersebut ternyata sedang kurang bersahabat. Di beberapa titik, pengendara harus berhadapan dengan permukaan jalan yang rusak bahkan lubang berukuran cukup besar.

Kerusakan ini memaksa pengemudi sering melakukan manuver zig-zag untuk menghindar. Situasi tersebut tentu berisiko, terlebih karena jalur ini juga ramai dilintasi kendaraan besar seperti truk dan bus.

Kerusakan jalan bahkan bisa ditemui sejak kawasan Merak hingga arah Tangerang. Tidak hanya di lajur kiri, lubang juga muncul di lajur kanan yang seharusnya menjadi jalur untuk mendahului.

Baca juga: Insiden Mobil Listrik BYD Seal Terbakar, Ini Penyebabnya

Tim Merapah Trans Jawa 2026 saat menyambangi Pelabuhan Merak dengan Honda Step WGN e:HEVKOMPAS.com/DIO DANANJAYA Tim Merapah Trans Jawa 2026 saat menyambangi Pelabuhan Merak dengan Honda Step WGN e:HEV

Kondisi ini membuat sebagian kendaraan berat terpaksa berpindah lajur, karena lajur kiri sudah terlalu rusak.

Namun, di tengah kondisi jalan yang kurang ideal itu, kenyamanan kabin Step WGN e:HEV masih terasa terjaga.

Ketika mobil tidak sengaja melindas lubang, bantingan dari kombinasi suspensi MacPherson Strut di depan dan Torsion Beam di belakang tetap terasa lembut.

Baca juga: Jaecoo Siapkan SUV 7-Seater untuk Pasar Indonesia

Ruas tol Tangerang-Merak masih dalam perbaikan jalan jelang mudik Lebaran 2026KOMPAS.com/DIO DANANJAYA Ruas tol Tangerang-Merak masih dalam perbaikan jalan jelang mudik Lebaran 2026

Guncangan yang biasanya membuat perut terasa diaduk atau memicu sakit pinggang dapat diredam dengan cukup baik.

Hal tersebut membuat MPV berkonsep high roof ini masih terasa nyaman digunakan untuk perjalanan jauh, bahkan ketika harus melewati jalan tol yang kondisinya tidak sempurna.

Ujian berikutnya datang saat mobil memasuki Tol Layang MBZ. Jalur layang ini sering dijadikan patokan untuk menilai kualitas suspensi mobil, karena memiliki banyak sambungan jembatan yang bisa memicu getaran atau guncangan pada kendaraan.

Baca juga: Harga Mobil Listrik Naik Maret 2026: Melonjak Sampai Rp 60 Juta

Honda Step WGNFoto: KOMPAS.com/Adityo Wisnu Honda Step WGN

Di sini, Step WGN e:HEV kembali menunjukkan karakter suspensinya yang tenang. Mobil masih terasa stabil saat melindas sambungan jalan, bahkan ketika melaju hingga kecepatan sekitar 100 kpj.

Bagi penumpang belakang, potensi rasa mual atau tidak nyaman juga terasa minim. Hal ini cukup penting, mengingat mobil keluarga seperti ini biasanya digunakan untuk perjalanan jauh bersama seluruh anggota keluarga.

Dengan banderol Rp 637,8 juta per Maret 2026, kenyamanan yang ditawarkan terasa sepadan. Bahkan bisa dibilang, mobil ini jadi salah satu MPV Honda dengan artikulasi sokbreker paling nyaman.

Baca juga: LSUV Bekas di Bawah Rp 150 Juta, Banyak Pilihan Layak Pakai

Tim Merapah Trans Jawa 2026 menyambangi Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC) pada Senin (9/3/2026).KOMPAS.com/DIO DANANJAYA Tim Merapah Trans Jawa 2026 menyambangi Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC) pada Senin (9/3/2026).

Mulai jalan rusak di Tol Tangerang–Merak hingga sambungan beton di Tol Layang MBZ, Honda Step WGN e:HEV mampu menjaga kualitas bantingan tetap halus dan stabil sepanjang perjalanan.

Sebagai informasi, program ini bisa bergulir berkat dukungan dari berbagai pihak, mulai dari Asosiasi Tol Indonesia, PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Honda Prospect Motor, ASTRA Infra, PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk, hingga Waskita Toll Road.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau