Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Plus Minus Mudik Malam atau Pagi, Mana yang Lebih Aman?

Kompas.com, 19 Maret 2026, 04:02 WIB
Muhammad Fathan Radityasani,
Agung Kurniawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Puncak arus mudik Lebaran 2026 sudah berlangsung sejak kemarin dan hari ini. Kalau mau pergi pakai mobil pribadi, pemudik punya keleluasaan untuk memilih waktu berangkat, bisa pagi atau malam.

Training Director The Real Driving Center Marcell Kurniawan menjelaskan, baik berangkat pagi maupun malam memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Hal ini perlu disesuaikan dengan kondisi fisik dan kesiapan pengemudi.

“Kalau pagi, plusnya lebih segar karena telah istirahat (tidur). Minusnya lebih ramai dan kemungkinan macet lebih tinggi,” kata Marcell kepada Kompas.com belum lama ini.

Baca juga: Rest Area Jadi Andalan, Pertamina Lubricants Buka Posko Mudik

Sejumlah kendaraan melintas di Gerbang Tol Cikampek Utama menuju arah timur meningkat signifikan menjelang puncak arus mudik Lebaran 2026. Rabu (18/3/2026).Dok: Humas Jasa Marga. Sejumlah kendaraan melintas di Gerbang Tol Cikampek Utama menuju arah timur meningkat signifikan menjelang puncak arus mudik Lebaran 2026. Rabu (18/3/2026).

Kondisi lalu lintas yang padat berpotensi membuat perjalanan lebih lama.

Sebaliknya, perjalanan malam hari menawarkan kondisi jalan yang lebih lengang. Risiko kemacetan cenderung lebih kecil dibandingkan pagi atau siang hari.

“Kalau malam, plusnya lebih sepi dan minim macet. Minusnya, kemungkinan alami microsleep tinggi,” ujar Marcell.

Baca juga: Penjualan Wuling Diklaim Naik 20 Persen, Efek IIMS dan Momen Lebaran

Microsleep merupakan kondisi tertidur singkat yang bisa terjadi tanpa disadari. Selain itu, berangkat malam hari melawan jam biologis manusia yang seharusnya istirahat.

Karena itu, pemudik disarankan menyesuaikan waktu keberangkatan dengan kondisi tubuh. Jika memilih malam, pastikan sudah cukup istirahat dan berhenti secara berkala.

Sementara jika berangkat pagi, antisipasi kepadatan dengan mengatur waktu lebih awal. Perencanaan perjalanan menjadi kunci agar mudik tetap aman dan nyaman.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau