Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mengapa Mobil Karburator Butuh Oli Lebih Kental?

Kompas.com, 12 Mei 2016, 08:44 WIB
Ghulam Muhammad Nayazri

Penulis

Jakarta, KompasOtomotif – Pilihan oli pada kendaraan roda empat, tentu harus sesuai dengan jenis mesin dan usianya. Jika tidak, bisa jadi membuat fungsinya tidak bisa dirasakan sempurna, atau bahkan malah merusak mesin. Membaca Efektivitas Oli Mesin Mobil

Salah satu klasifikasi penggunaan oli yang sering didengar yaitu berdasarkan usia. Mobil lawas cenderung dianjurkan lebih kental, sedangkan model baru pilih yang encer. Ini karena desain mesin modern lebih compact, sehingga jarak antar bagian dalam mesin lebih rapat, berbeda dengan mesin lama.

Shofwatuzzaki, Shell Lubricant Technical Advisor Indonesia mengatakan, selain hal itu, alasan pemilihan jenis kekentalan oli, bisa juga berdasarkan sistem penyemprotan bahan bakar. Seperti mobil lama yang masih karburator dan mesin baru bersistem injeksi.

“Mobil yang menggunakan karburator, tentu sudah bisa dikatakan model lama, di mana penyemprotan bensin masih belum sesempurna injeksi. Karena itu, besar kemungkinan sisa bahan bakar yang tidak terbakar sempurna bisa bercampur ke oli,” ujar pria yang akrab disapa Zaki itu, Rabu (11/5/201).

Zaki melanjutkan, untuk karburator, bahan bakar yang di-supply masih berupa cairan dengan volume yang besar. Berbeda dengan injeksi, yang semburannya sudah sangat sedikit, dan bahkan hanya mengeluarkan uap saja ke dalam ruang bakar, jadi kemungkinan bensin bercampur oli sangat kecil.

“Kondisi supply bahan bakar seperti di karburator,  memiliki kemungkinan besar mengalami pembakaran tidak sempurna, dan membuat sisa bensin bercampur dengan oli. Ketika oli bercampur dengan bensin pada mesin karburator, kemampuan pelumas tidak langsung drop (jadi encer dan cepat kehilangan fungsi pelindung gesekan), namun masih memiliki kemampuan menjaga mesin. Ini berbeda dengan mesin bersistem injeksi,” ujar Zaki.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau