Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

"Menggegek Kaki Lewat Siko", Curhat Datuok Ahyar ke Kapolri Saat Peresmian Jembatan di Kampar

Kompas.com, 18 Maret 2026, 20:38 WIB
Idon Tanjung,
Diamanty Meiliana

Tim Redaksi

PEKANBARU, KOMPAS.com - Ada momen menarik saat Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meresmikan jembatan merah putih presisi, di Desa Gobah, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Riau, Selasa (17/3/2026).

Pada momen peresmian jembatan itu, sejumlah warga mendapat kesempatan bertemu dan bersalaman dengan Kapolri.

Salah seorang warga, Datuok Ahyar bahkan sempat curhat kepada Kapolri.

Pria berusia sekitar 70 tahun, ini awalnya mengungkapkan perasaan senangnya kepada Kapolri, karena sudah merenovasi jembatan untuk perlintasan umat.

"Alhamdulillah, sekarang jembatan sudah kokoh dan bagus. Terimakasih, Pak Kapolri sudah datang ke kampung kami," ucap Ahyar.

Kondisi Jembatan sebelum Diperbaiki

Sebelum diperbaiki tim Polda Riau dan Polres Kampar, jembatan penghubung antar dusun ini kondisinya rusak parah.

Lantai yang terbuat dari kayu sudah banyak yang bolong. Pangkal dan ujung jembatan juga semak.

Baca juga: Jembatan Baru di Kampar Diresmikan Kapolri, Warga Tak Perlu Lagi Putar 3 Km

Tak banyak warga yang berani melintas.

Anak-anak yang pergi sekolah rela berputar 3 kilometer untuk menghindari risiko jatuh.

Datuok Ahyar sebagai seorang guru ngaji, harus setiap malam melintasi jembatan itu.

"Susah kami melintas mau ke masjid dan keperluan lainnya, Pak Kapolri. Ada rasa takut roboh juga. Gemetar kaki saat melintas. Kalau bahasa kami Ughang Kampar; Menggegek kaki lewat siko potang, Pak (gemetar kaki lewat di sini kemarin, Pak)," kata Ahyar dengan bahasa Melayu Kampar.

Ahyar kini merasa senang, karena jembatan kondisinya sudah jauh lebih baik usai diperbaiki.

Dia tidak kesulitan lagi untuk pergi ke masjid, dan anak-anak sekolah tidak perlu putar jauh.

"Sekarang jembatan dibuat lebih kokoh dengan rangka besi dan baja. Sehingga, lebih aman untuk dilalui dan lebih kuat. Kami sangat bersyukur dan berterima kasih. Semoga jadi amal jariyah," tambah Ahyar.

Baca juga: Nanas Moris, Modal Kecil UMKM Kampar Menggerakkan Ekonomi

Untuk diketahui, Kapolri Jenderal Listyo Sigit meresmikan 27 jembatan yang dibangun Polda Riau dan jajaran.

Dari target 110 jembatan, sebanyak 83 jembatan masih dalam proses pengerjaan.

Kapolri meresmikan jembatan yang ada di Desa Gobah, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar.

Pada kesempatan itu, Kapolri didampingi Titiek Soeharto, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Kapolda Riau, Irjen Herry Heryawan, Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, hingga Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Maaf-maafan, Bupati dan Wabup Lebak Berdamai Usai Ribut Saat Halalbihalal
Maaf-maafan, Bupati dan Wabup Lebak Berdamai Usai Ribut Saat Halalbihalal
Regional
ASN Jateng Mau WFH? Siap-siap Lokasi Rumah Dipantau Ketat lewat 'Tagging'
ASN Jateng Mau WFH? Siap-siap Lokasi Rumah Dipantau Ketat lewat "Tagging"
Regional
Kericuhan Pecah di Mimika, Hujan Panah Warnai Proses Kremasi Korban Pembunuhan
Kericuhan Pecah di Mimika, Hujan Panah Warnai Proses Kremasi Korban Pembunuhan
Regional
Sanksi WFH ASN Kaltim: Tak Absen TPP Dipotong 1 Persen per Hari, Tak Lapor 2 Persen
Sanksi WFH ASN Kaltim: Tak Absen TPP Dipotong 1 Persen per Hari, Tak Lapor 2 Persen
Regional
Masih Ada Parkir Liar di Indomaret Banyumas? Laporkan ke Nomor Ini
Masih Ada Parkir Liar di Indomaret Banyumas? Laporkan ke Nomor Ini
Regional
Natalius Pigai, Penguatan HAM, dan Masa Depan Indonesia...
Natalius Pigai, Penguatan HAM, dan Masa Depan Indonesia...
Regional
Soal WFH Tiap Jumat, Bupati Ende: Kita Sudah Mulai Sejak Awal Tahun
Soal WFH Tiap Jumat, Bupati Ende: Kita Sudah Mulai Sejak Awal Tahun
Regional
Sekolah Ini Bikin Orang Tua Tak Bisa Dibohongi Absensi Anak lewat Aplikasi 'Si Apik'
Sekolah Ini Bikin Orang Tua Tak Bisa Dibohongi Absensi Anak lewat Aplikasi "Si Apik"
Regional
Soal Kebijakan WFH, Wali Kota Ambon: Kita Sudah Lakukan, Tinggal Disesuaikan Saja
Soal Kebijakan WFH, Wali Kota Ambon: Kita Sudah Lakukan, Tinggal Disesuaikan Saja
Regional
Dua Nelayan di Indramayu Hilang Misterius Saat Melaut, Tim SAR Dikerahkan Pencarian
Dua Nelayan di Indramayu Hilang Misterius Saat Melaut, Tim SAR Dikerahkan Pencarian
Regional
302 Dapur MBG di NTB Ditutup Sementara Lantaran Tak Penuhi Standar SLHS dan IPAL
302 Dapur MBG di NTB Ditutup Sementara Lantaran Tak Penuhi Standar SLHS dan IPAL
Regional
Seluruh Indomaret di Banyumas Bebas Parkir Mulai 1 April
Seluruh Indomaret di Banyumas Bebas Parkir Mulai 1 April
Regional
Kisah Ahmad Zaki, Guru di Bojonegoro Lari 4 Km ke Sekolah Pakai Seragam Dinas
Kisah Ahmad Zaki, Guru di Bojonegoro Lari 4 Km ke Sekolah Pakai Seragam Dinas
Regional
Karhutla Riau Belum Padam, 2,45 Juta Liter Air Dijatuhkan ke Titik Api
Karhutla Riau Belum Padam, 2,45 Juta Liter Air Dijatuhkan ke Titik Api
Regional
Komisi II DPR Sebut WFH ASN Jadi Strategi Tekan Impor BBM dan Hemat APBN
Komisi II DPR Sebut WFH ASN Jadi Strategi Tekan Impor BBM dan Hemat APBN
Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau
"Menggegek Kaki Lewat Siko", Curhat Datuok Ahyar ke Kapolri Saat Peresmian Jembatan di Kampar
Akses penuh arsip ini tersedia di aplikasi KOMPAS.com atau dengan Membership KOMPAS.com Plus.
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Unduh KOMPAS.com App untuk berita terkini, akurat, dan terpercaya setiap saat