BENGKULU, KOMPAS.com - Hari Raya Idul Fitri ketiga atau H+2 Lebaran, objek wisata Pantai Panjang, Kota Bengkulu, disesaki pengunjung dari luar daerah pada Senin (23/3/2026).
Padatnya pengunjung membuat Polisi melakukan rekayasa lalu lintas satu arah atau one way di jalan menuju Pantai Panjang.
Pantai Panjang umumnya dikunjungi masyarakat luar Kota Bengkulu dan luar Provinsi Bengkulu.
Tidak ada acara khusus yang digelar di lokasi. Masyarakat memanfaatkan libur Lebaran mengunjungi pantai sekedar untuk makan bersama dan bercengkrama dengan keluarga
"Kami sengaja membawa keluarga besar dari Kabupaten Lebong ke Pantai Panjang. Makan dan menikmati suasana pantai bersama keluarga merupakan momen berharga saat lebaran ini," kata Randi, pengunjung asal Kabupaten Lebong, di Pantai Panjang, Senin.
Baca juga: Libur Lebaran, Rumah Pengasingan Bung Karno di Bengkulu Disesaki Pelancong
Pantauan Kompas.com di lokasi, kebanyakan pengunjung Pantai Panjang berasal dari Sumatera Selatan, Jambi, dan Jakarta.
Meskipun pengunjung pantai membludak hingga ribuan orang, petugas pengamanan dan Kepolisian mengingatkan pengunjung tidak mandi dan berenang di sepanjang pantai.
"Tidak diperkenankan mandi, banyak imbauan dan peringatan," ujar Randi.
Selain dipadati pengunjung, Pantai Panjang juga disesaki para penjual makanan, pakaian, dan lainnya.
Selain memadati Pantai Panjang, para wisatawan juga terlihat memadati rumah pengasingan Bung Karno, Rumah Ibu Negara Fatmawati, Benteng Marlborough, serta pusat kuliner dan kerajinan tangan.
Baca juga: Perantau Asal Bengkulu Langsung Nabung Usai Lebaran Agar Bisa Mudik Tiap Tahun
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang