BAKAUHENI, KOMPAS.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mewaspadai kepadatan kendaraan arus balik Lebaran di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, pada akhir pekan ini.
Listyo menyebut, berdasarkan data dari PT ASDP Indonesia Ferry, masih ada 51 persen pemudik yang belum balik ke Pulau Bali pada periode arus balik Lebaran 2026.
"Yang perlu kita perhatikan tadi di wilayah Ketapang yang kemungkinan akan terjadi peningkatan arus balik karena masih ada kurang lebih 51 persen yang belum kembali," ujar Listyo kepada wartawan di Pelabuhan Bakauheni, Sabtu (28/3/2026).
Baca juga: Macet Ketapang-Gilimanuk Tembus 50 Km, Gapasdap Ungkap Fakta Separuh Kapal Justru Menganggur
Menurutnya, penanganan peningkatan arus balik di lintas penyeberangan Ketapang-Gilimanuk harus dipersiapkan oleh semua pihak.
Termasuk, memberlakukan sejumlah seknario, seperti menambah jumlah kapal di lintasan penyeberangan yang manjadi salah satu penyeberangan tersibuk tersebut.
"Ini menjadi PR kami dan kita semua. Nanti secara khusus Pak Menhub juga akan menyampaikan untuk betul-betul menjadi perhatian kita," kata Listyo.
Baca juga: Arus Balik Sempat Melonjak 26 Persen, Truk Logistik Ditahan Masuk Pelabuhan Ketapang Jatim
Sementara itu, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menambahkan, beberapa langkah telah dipersiapkan, di antaranya menyiapkan buffer zone, delaying system, pemberlakuan skema operasi kapal tiba bongkar berangkat (TBB).
"Kemudian menyiapkan kapal-kapal tambahan, sehingga diharapkan jumlah tersebut bisa kami urai dalam waktu dua hari ini," kata Dudy.
Ia berharap, angkutan penyeberangan termasuk di Bakauheni-Merak dan Ketapang-Gilimanuk dapat berjalan dengan baik lancar.
"Juga membuat masyarakat menjadi nyaman sehingga dapat sampai ke tempat masing-masing dengan selamat," ucap Dudy.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang