Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Buku Tak Pernah Mati: Generasi Muda Kembali Jatuh Cinta pada Membaca

Kompas.com, 22 Oktober 2025, 15:48 WIB
Davina Keisha Salsabila,
Ayunda Pininta Kasih

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Di tengah derasnya arus digitalisasi, minat baca masyarakat Indonesia menunjukkan tanda-tanda peningkatan.

Fenomena ini tampak dari antusiasme masyarakat di berbagai kegiatan literasi, salah satunya melalui gelaran “Semesta Buku Karawang Raya” yang berlangsung di Gramedia World Karawang, Galuh Mas, pada 16–26 Oktober 2025.

Ratusan pengunjung dari berbagai kalangan datang memenuhi area pameran sejak hari pertama.

Mereka tak hanya membeli buku, tetapi juga mengikuti lomba literasi dan kegiatan Petualangan Literasi yang melibatkan pelajar untuk mengenal dunia bacaan melalui pengalaman langsung.

“Semesta Buku ini kami hadirkan untuk meningkatkan literasi dan juga menumbuhkan kecintaan membaca dari berbagai kalangan usia, mulai dari anak-anak, pelajar, hingga orang dewasa,” ujar Farid Aziz, Store Manager Gramedia World Karawang Galuh Mas, dilansir dari press release, Rabu (22/10/2025).

Kegiatan seperti ini menjadi bukti bahwa minat membaca dan menulis belum padam, justru mulai tumbuh kembali di tengah gempuran konten digital.

Baca juga: Festival Kata 2025: Literasi sebagai Kekuatan untuk Pahami Diri, Sesama dan Dunia

Indeks Literasi Nasional Naik, Generasi Muda Jadi Penggerak

Data Perpustakaan Nasional RI (Perpusnas) tahun 2024 mencatat, indeks literasi masyarakat Indonesia mencapai 66,61, naik dari 64,48 pada tahun sebelumnya.

Peningkatan ini menunjukkan adanya pergeseran positif dalam kebiasaan membaca dan mengakses informasi.

Sementara itu, laporan UNESCO menempatkan Indonesia di posisi yang lebih baik dibandingkan beberapa tahun lalu dalam hal tingkat literasi global, menandakan kemajuan pada akses dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya membaca.

Kenaikan indeks literasi ini tak lepas dari maraknya kegiatan literasi publik yang digagas berbagai pihak, mulai dari pemerintah, komunitas, hingga pelaku industri buku seperti Gramedia.

Literasi bukan hanya menjadi kemampuan membaca, tetapi kemampuan memahami informasi dan menggunakannya untuk meningkatkan kualitas hidup.

Baca juga: HUT ke-30 Kompas.com, Mendikdasmen: Menginspirasi Perkuat Tradisi Literasi

Membaca Kini Jadi Aktivitas Sosial

Di berbagai daerah, festival buku dan kegiatan literasi kini tak lagi sekadar tempat bertransaksi, tetapi menjadi ruang sosial dan edukatif.

Acara Semesta Buku Karawang Raya misalnya, menghadirkan kegiatan Petualangan Literasi, sebuah wisata belanja edukatif bagi anak-anak sekolah untuk menjelajahi dunia buku sambil belajar mengenali jenis-jenis bacaan.

Selain itu, berbagai lomba seperti Cipta Puisi, Baca Puisi, dan Poster Literasi menjadi wadah ekspresi bagi pelajar dan masyarakat umum untuk menyalurkan ide serta kreativitas.

Fenomena ini mencerminkan bahwa literasi kini berkembang menjadi pengalaman kolektif yang mempertemukan pembaca dari berbagai latar belakang dalam satu ruang interaksi yang positif.

Baca juga: Tingkatkan Minat Baca Anak, Gramedia Salurkan Buku Hasil Donasi Pelanggan

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau