Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sosok Daud Joseph, Dirut Pos Indonesia yang Lulusan SMA Tarnus dan UI

Kompas.com, 26 Maret 2026, 08:22 WIB
Dian Sophya Jelank Ramadaniy,
Mahar Prastiwi

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Usai mengundurkan diri dari Direktur Operasional dan Keselamatan PT Transportasi Jakarta (Transjakarta), kini Daud Joseph ditunjuk sebagai Direktur Utama PT Pos Indonesia.

Keputusan tersebut tertuang dalam Keputusan Para Pemegang Saham PT Pos Indonesia Nomor 168 Tahun 2026 / SK.065/DI-DAM/DO/2026 tanggal 11 Maret 2026.

Selama menjabat sebagai Direktur Transjakarta dalam tiga tahun terakhir, Daud berperan penting dalam memperkuat sistem operasional layanan transportasi publik di Jakarta.

Ia menginisiasi berbagai kebijakan seperti peningkatan standar keselamatan, penguatan tata kelola operasional, hingga pengembangan layanan transportasi yang semakin terintegrasi bagi pelanggan.

Baca juga: Latar Belakang Pendidikan Didit Hediprasetyo, Putra Tunggal Presiden Prabowo Subianto

Dirut Transjakarta Welfizon Yuza mengapresiasi penuh dedikasi Daud selama menjadi bagian dari jajaran direksi Transjakarta.

“Manajemen dan seluruh insan Transjakarta menyampaikan terima kasih atas pengabdian dan kontribusi Bapak Daud Joseph selama menjalankan tugasnya di Transjakarta, khususnya dalam memperkuat aspek operasional dan keselamatan layanan,” ujar Welfizon mengutip laman Transjakarta, Rabu (25/3/2026).

Profil Daud Joseph

Diketahui, Daud Joseph merupakan seorang lulusan SMA Taruna Nusantara pada 1997. Kemudian, ia melanjutkan jenjang pendidikannya di Teknik Metalurgi Universitas Indonesia. Pendidikan tersebut ditempuh pada 1997-2001.

Pada 2019, ia menjalani pendidikan magister di Thunderbird School pf Global Management, Arizona, Amerika Serikat. Ia berhasil menyandang gelar Magister Manajemen pada 2021.

Sebelum menjadi Dirut Pos Indonesia, ia telah lama berkiprah di dunia transportasi dan logistik.

Daud mengawali karier sebagai National Workshop Operation Head PT Astra International pada Januari 2002 hingga Oktober 2009.

Setelah itu, ia didapuk sebagai Senior Manager of Transportation di Sinarmas Agribusiness and Food sejak November 2009 hingga Juni 2014.

Baca juga: Riwayat Pendidikan Michael Bambang Hartono, Bos Besar Djarum dan BCA yang Tutup Usia

Direktur Operasi dan Keselamatan PT Transjakarta Daud Joseph saat ditemui di Halte CSW 2, Jakarta, Rabu (23/8/2023).KOMPAS.com/Isna Rifka Sri Rahayu Direktur Operasi dan Keselamatan PT Transjakarta Daud Joseph saat ditemui di Halte CSW 2, Jakarta, Rabu (23/8/2023).

Perjalanan kariernya berlanjut di PT Triputra Agro Persada Group. Ia menduduki jabatan Kepala Divisi Transportasi, Pemeliharaan Fasilitas, dan Infrastruktur pada Juli 2014 hingga Februari 2016.

Pada Maret 2016, ia mulai berkarier di Transjakarta. Jabatan pertama yang dipegangnya adalah Direktur Operasional hingga Juli 2019.

Setelah itu, ia sempat menjadi Presiden Komisaris PT Steady Safe Tbk pada Agustus 2021 hingga April 2023.

Ia kembali ke Transjakarta dan menjadi Direktur Operasional dan Keselamatan pada April 2023 hingga Maret 2026.

Selama menjabat, ia mengelola operasional 234 rute di Jakarta, mengoperasikan 4.395 bus, serta memimpin ribuan karyawan untuk melayani jutaan penumpang setiap harinya.

Baca juga: Pendidikan Syamsul Auliya Rachman yang Kena OTT KPK, Alumnus IPDN dan Doktor

Kemudian pada Maret 2026, ia ditunjuk sebagai Direktur Utama PT Pos Indonesia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau