Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Simpan Kue Kering agar Tetap Renyah, Bisa Taruh Lemari Makan

Kompas.com, 16 Desember 2020, 21:39 WIB
Yuharrani Aisyah

Penulis

KOMPAS.com - Beragam kue kering biasanya akan memenuhi meja tamu dan lemari makan pada waktu Natal. Kamu harus menyimpan kue kering tersebut dengan tepat agar tetap renyah walau sudah dibuka.

Bahkan jika sisa kue kering masih sangat banyak, kamu bisa menyimpannya untuk stok bulan berikutnya. Kamu dapat mengikuti cara yang dijabarkan melalui situs Martha Stewart berikut.

Baca juga: Serba-serbi Makanan Natal

Simpan kue kering di suhu ruang

Sebagian besar makanan yang dibuat dengan cara dipanggang dapat awet pada suhu ruang berlaku juga untuk kue kering.

Namun, kamu harus simpan dalam wadah tertutup misalnya stoples kaca. Dengan begitu, kualitas kue kering ini akan terjaga sampai 5 hari.

Kalau sering dibuka, kualitas kue kering akan menurun setelah 3-5 hari tetapi masih aman dimakan sampai sekitar 1 bulan.

Baca juga: Resep Kue Kering Pakai Margarin, Bisa Coba Cheese Puff

Ilustrasi nastar, kue kering khas Lebaran di Indonesia. Nastar berisi selai nanas. SHUTTERSTOCK/KETUT MAHENDRI Ilustrasi nastar, kue kering khas Lebaran di Indonesia. Nastar berisi selai nanas.

Tingkat kelembaban udara sangat memengaruhi keawetan kue. Pisahkan kue bertekstur lembut seperti soft cookies dengan kue bertekstur kering dan padat.

Mengutip Better Homes & Garden, apabila dicampur maka kue lembut akan menjadi keras sedangkan kue kering akan menjadi lembab.

Sementara itu menurut Executive Pastry Chef Swissotel Jakarta PIK Avenue Budi Kuniawan yang dilansir dari Kompas.com, kamu dapat memasukkan silica gel untuk makanan ke dalam stoples berisi kue kering.

Baca juga: Cara Menyimpan Kue Kering Lebaran Agar Tidak Lapuk dan Tetap Enak

Silica gel untuk makanan membantu menjaga kelembaban kue kering dalam stoples. Apabila disimpan dengan tepat, kue kering dapat bertahan sampai 3 bulan.

Ilustrasi kue kering di dalam wadah unik.SHUTTERSTOCK/ANTONIODIAZ Ilustrasi kue kering di dalam wadah unik.

Bekukan kue kering dalam freezer

Kalau kamu berencana untuk menyimpan kue kering dalam waktu lama dan tidak mengonsumsinya secara berkala, langsung saja simpan dalam freezer.

Masukkan dulu kue kering ke dalam kantong kedap udara atau paling tidak kantong plastik zip lock. Pastikan udara di dalam kantong sudah keluar semua.

Apabila kue kering akan dikonsumsi secara berkala, bungkus satu per satu dalam plastik kecil lalu lapisi dengan aluminium foil.

Diamkan kue kering beku di atas meja sebelum memakannya.

Tidak disarankan untuk menyimpan kue kering di dalam kulkas, terutama jika kue dimakan secara berkala dalam waktu dekat.

Pasalnya, udara dingin dalam kulkas akan membuat tekstur kue menjadi sangat kering.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau