Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Trik Bikin Kering Kentang Renyah Tanpa Cuka atau Kapur Sirih

Kompas.com, 8 Januari 2026, 17:03 WIB
Alma Erin Mentari

Penulis

KOMPAS.com - Kering kentang kerap menjadi lauk favorit karena rasanya gurih dan tahan lama. Namun, banyak orang mengeluh hasil kering kentang buatan rumah cepat melempem atau saling menggumpal.

Tak sedikit pula yang mengandalkan cuka atau kapur sirih agar teksturnya renyah. Padahal, ada cara membuat kering kentang tetap kriuk tanpa tambahan bahan tersebut.

Dilansir dari buku Kering Kentang Lauk Praktis Tahan Lama terbitan PT Gramedia Pustaka Utama, artikel ini membahas trik bikin kering kentang renyah tanpa cuka atau kapur sirih, dengan bumbu sederhana yang hanya terdiri dari tiga bahan utama.

Trik Bikin Kering Kentang Renyah

Kunci kering kentang yang renyah dan tidak menggumpal terletak pada teknik mengolah kentang dan memastikan bumbu benar-benar kering sebelum dicampur.

Bahan:

  • 500 gram kentang, kupas dan iris tipis
  • Minyak goreng secukupnya
  • 3 lembar daun jeruk, iris tipis
  • 2 sdm air asam jawa

Bumbu halus (3 bahan utama):

  • 6 buah cabai merah besar
  • 4 siung bawang putih
  • ½ sdm garam
  • 2 sdm gula pasir

Baca juga: Resep Kering Kentang Teri Medan, Lauk Sahur Praktis dan Tahan Lama

Cara Membuat Kering Kentang

  1. Cuci bersih irisan kentang hingga getahnya hilang. Rendam sebentar dalam air dingin, lalu tiriskan sampai benar-benar kering.
  2. Goreng kentang dalam minyak panas dengan api sedang hingga kering dan renyah. Angkat, tiriskan, dan sisihkan.
  3. Tumis bumbu halus bersama daun jeruk menggunakan sedikit minyak bekas menggoreng hingga harum dan matang.
  4. Tambahkan air asam jawa, masak hingga bumbu mengental dan tampak kering.
  5. Masukkan kentang goreng, aduk cepat hingga seluruh kentang terbalut bumbu secara merata.
  6. Angkat dan dinginkan sebelum disimpan.

Tips Agar Kering Kentang Tetap Renyah Lama

  1. Iris kentang setipis mungkin supaya cepat kering saat digoreng.
  2. Pastikan kentang benar-benar kering sebelum masuk minyak agar tidak lembek.
  3. Goreng dengan api sedang supaya kentang matang merata tanpa cepat gosong.
  4. Masak bumbu sampai kering agar tidak membuat kentang lengket.
  5. Dinginkan sebelum disimpan dan gunakan wadah kedap udara agar kering kentang tetap kriuk berhari-hari.

Dengan trik ini, kering kentang tetap renyah meski tanpa cuka atau kapur sirih. Bumbunya sederhana, rasanya seimbang, dan cocok dijadikan stok lauk tahan lama di rumah.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Foodplace (@my.foodplace)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau