Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com, 2 Maret 2026, 16:16 WIB
Ella Triana,
Anggara Wikan Prasetya

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Pilihan lauk yang terjangkau, lezat dan mudah dibuat jatuh kepada olahan tempe.

Seperti olahan tempe bacem yang cocok untuk dijadikan stok lauk selama sahur dan berbuka puasa. 

Rasanya yang gurih manis, membuat olahan tempe bacem ini disukai semua orang dan cocok disajikan bersama nasi hangat.

Baca juga: Resep Tempe Mendoan Renyah Gurih, Sajikan dengan Sambal Favorit untuk Buka Puasa

Baca juga: Resep Tongseng Ayam Sederhana, Cara Membuatnya Cukup 3 Langkah

Namun kebanyakan orang kesulitan mempertahankan tempe bacem yang tahan lama untuk stok. 

Resep tempe bacem yang tahan lama

Artikel ini akan mengupas resep tempe bacem manis gurih, dan tips agar tempe bacem tahan lama untuk lauk sahur dan berbuka kamu.

Bahan:

  • 400 gram tempe, potong 4x3x1 cm
  • 3 lembar daun salam
  • 2 cm lengkuas, memarkan
  • 800 ml air kelapa
  • 75 gram gula merah, sisir halus
  • 3 sendok makan kecap manis
  • 1 sendok teh asam jawa dan 2 sdm air, larutkan
  • 1/2 sendok makan garam
  • 500 ml minyak, untuk menggoreng

Bumbu halus:

  • 8 butir bawang merah
  • 4 siung bawang putih
  • 2 sendok teh ketumbar

Baca juga: Resep Bubur Kacang Hijau Ala Warkop untuk Menu Sahur dan Buka Puasa

Baca juga: Resep Bakwan Jagung Crispy, Rahasia Garingnya Ada di Campuran Tepung

Cara membuat tempe bacem:

1. Rebus bumbu halus, tempe, daun salam, lengkuas, dan air kelapa sampai mendidih. Bubuhi gula merah dan kecap manis.
2. Masak sampai meresap di atas api kecil. Tambahkan air asam. Aduk rata.
3. Goreng tempe di dalam minyak yang sudah panaskan di atas api sedang asal kecokelatan.

Tips tempe bacem tahan lama:

Agar tempe bacem tahan lama, ikuti tips berikut ini:

Kamu bisa mengganti kecap manis dengan gula merah dan air kelapa. Hal ini dilakukan untuk membuat tempe bacem lebih coklat mengilat dan penggunaan air kelapa untuk menambah cita rasa.

Jangan lupa untuk tutup panci saat merebus baceman. Hal ini dilakukan untuk menghindari aroma baceman keluar dan membuat bumbu lebih meresap.

Penggunaan api juga berpengaruh pada hasil baceman. Usahakan menggunakan api kecil hingga dirasa bumbu lebih meresap.

Jika kamu ingin menyetok baceman untuk esok hari, maka rendam tahu dan tempe di dalam sisa air rebusan semalam. Masukkan ke dalam wadah tertutup dan masukkan kulkas sebelum digoreng.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Foodplace (@my.foodplace)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau