Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bakal Direhabilitasi, Begini Fasilitas Hunian ASN Kemen PU di Aceh Tamiang

Kompas.com, 26 Februari 2026, 05:00 WIB
Suhaiela Bahfein,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyiapkan hunian Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, sebagai fasilitas pendukung percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur pascabencana.

Hunian tersebut dibangun dengan konsep modular dan dilengkapi berbagai fasilitas penunjang operasional di lapangan.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan, hunian itu disiapkan untuk mendukung jajaran Kementerian PU yang bertugas dalam penanganan kebencanaan dan percepatan pembangunan infrastruktur.

Baca juga: TOD dan Hunian Vertikal Perkuat Peran Bekasi dalam Peta Ekonomi Jabodetabek

“Kami menggunakan sistem modular baja yang sudah biasa kita pakai selama ini dimana-mana, dan sudah terbukti secara kualitas serta tahan lama,” ujar Dody saat meninjau hunian ASN di Aceh Tamiang dan Kota Langsa, Rabu (25/2/2026).

Konstruksi hunian dilaksanakan melalui Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Aceh di bawah Direktorat Jenderal Prasarana Strategis Kementerian PU.

Dalam peninjauan tersebut, Dody didampingi Kasatgas Percepatan Penanganan Darurat, Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera Arie Setiadi Moerwanto serta Sekretaris Direktorat Jenderal Prasarana Strategis Essy Asiah.

Fasilitas hunian ASN Kementerian PU di Aceh Tamiang, Aceh.Dok. Kementerian PU Fasilitas hunian ASN Kementerian PU di Aceh Tamiang, Aceh.

Hunian ASN di Aceh Tamiang memiliki kapasitas 84 orang, sementara hunian di Kota Langsa menampung 36 orang.

Fasilitas Hunian ASN Kementerian PU

Fasilitas yang tersedia meliputi bangunan dormitory dan office yang dilengkapi ruang tidur, ruang kerja, ruang rapat, pantry, sanitasi, musholla, serta fasilitas pendukung lainnya.

Menurut Dody, penyediaan hunian tersebut merupakan bagian dari penguatan dukungan logistik agar personel yang bertugas dapat bekerja secara optimal.

Fasilitas hunian ASN Kementerian PU di Aceh Tamiang, Aceh.Dok. Kementerian PU Fasilitas hunian ASN Kementerian PU di Aceh Tamiang, Aceh.

“Kami ingin memastikan seluruh jajaran yang bertugas, terutama di bidang penanganan kebencanaan, dapat bekerja maksimal. Dukungan fasilitas ini penting agar koordinasi dan respons di lapangan semakin efektif,” kata dia.

Hunian dibangun di lokasi strategis untuk mendukung mobilitas personel dalam menjalankan tugas pengawasan dan percepatan pembangunan infrastruktur, khususnya di wilayah Aceh dan sekitarnya.

Baca juga: Mau Cari Hunian Slow Living? Ini 5 Kabupaten Paling Sepi di Jateng

Melalui penyediaan fasilitas operasional tersebut, Kementerian PU menargetkan upaya percepatan pembangunan serta penanganan pascabencana dapat berjalan lebih efektif, terkoordinasi, dan berkelanjutan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau