Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Daftar Rumah Murah di Kabupaten Tangerang, Mulai Rp 95 Juta Saja

Kompas.com, 23 Maret 2026, 20:00 WIB
Tim Kompas.com,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Memiliki rumah di wilayah penyangga Jakarta seperti Kabupaten Tangerang, Banten, kini terasa seperti mengejar bayangan.

Namun, di tengah meroketnya harga tanah, data terbaru dari Sistem Informasi Kumpulan Pengembang (Sikumbang) justru mengungkap "anomali" deretan rumah tapak masih tersedia dengan harga mulai dari Rp 95 juta.

Angka ini tentu tidak akan bertahan lama. Dengan tingkat keterisian unit yang rata-rata sudah menembus 95 persen, Anda kini sedang berpacu dengan waktu sebelum opsi-opsi terakhir ini hilang dari pasar.

Berikut adalah 5 hunian subsidi paling kompetitif di Kabupaten Tangerang:

1. Pesona Saga Residence

Inilah penawaran paling mengejutkan dalam daftar ini. Di saat rumah tipe 36 biasanya sudah menyentuh angka ratusan juta, proyek di Balaraja ini masih mematok harga di bawah Rp 100 juta.

Ini adalah unit langka bagi Anda yang memprioritaskan luas bangunan di atas segalanya.

  • Harga: Rp 95.000.000
  • Status: Kritis! Tersisa 5 unit dari 308 unit.
  • Spesifikasi: Tipe 36/60 (Rumah Tapak).

2. Puri Adiyasa Residence

Solear kini menjadi kawasan yang kian dilirik karena pengembangan infrastruktur di Tangerang Barat.

Dengan harga Rp 120 juta, unit ini menawarkan keseimbangan antara nilai investasi dan kenyamanan hunian pertama.

  • Harga: Rp 120.000.000
  • Status: Tersisa 9 unit dari 521 unit.
  • Spesifikasi: Tipe 29/60.

3. Griya Sukatani

Rajeg merupakan titik favorit bagi para komuter yang bekerja di Tangerang maupun Jakarta.

Menemukan rumah subsidi di kawasan padat ini adalah keberuntungan, meskipun Anda hanya memiliki tiga kesempatan terakhir.

  • Harga: Rp 134.000.000
  • Status: Sangat Terbatas! Sisa 3 unit.
  • Spesifikasi: Tipe 30/60.

4. Royal Permata Balaraja

Balaraja tetap konsisten menjadi pusat pertumbuhan Kabupaten Tangerang. Royal Permata menawarkan spesifikasi standar rumah subsidi yang mumpuni dengan serapan pasar yang sangat stabil.

  • Harga: Rp 134.000.000
  • Status: Tersisa 14 unit dari 392 unit.
  • Spesifikasi: Tipe 30/60.

5. Puri Kosambi

Bagi Anda yang mencari hunian di wilayah pesisir Tangerang yang sedang berkembang, proyek ini menyisakan satu unit penutup. Ini adalah definisi sesungguhnya dari istilah "siapa cepat, dia dapat".

  • Harga: Rp 141.000.000
  • Status: Terakhir! Sisa 1 unit saja.
  • Spesifikasi: Tipe 30/60.

Mengapa Anda Harus Bergerak Sekarang?

Fenomena "stok kritis" di atas menunjukkan bahwa rumah tapak dengan harga di bawah Rp 150 juta di Kabupaten Tangerang sudah di ambang kepunahan.

Tren pembangunan kini cenderung bergeser ke wilayah yang lebih jauh atau beralih ke hunian vertikal.

Menunda keputusan pada Maret 2026 ini bukan hanya soal kehilangan unit, tapi juga risiko menghadapi kenaikan harga subsidi yang dipicu oleh biaya material.

Transparansi melalui Sikumbang adalah kunci untuk memverifikasi ketersediaan secara real-time sebelum unit-unit ini benar-benar menjadi sejarah.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau