Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ternyata, Masih Ada Rumah Rp 80 Juta di Kabupaten Bogor, Cek di Sini

Kompas.com, 24 Maret 2026, 19:00 WIB
Tim Kompas.com,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Mencari hunian di penyangga Jakarta seperti Kabupaten Bogor, Jawa Barat, kini terasa seperti berburu harta karun yang hampir habis.

Di tengah kepungan proyek properti bernilai miliaran, data terbaru dari Sistem Informasi Kumpulan Pengembang (Sikumbang) justru mengungkap deretan rumah tapak yang dibanderol mulai harga Rp 80 jutaan.

Namun, Anda harus bergerak sangat taktis. Stok di beberapa lokasi strategis sudah menyentuh angka kritis, bahkan ada yang hanya menyisakan satu unit pamungkas.

Berikut adalah 5 daftar hunian subsidi di Kabupaten Bogor yang sedang menjadi incaran utama:

1. Bukit Sakinah

Inilah opsi paling "mustahil" yang masih tersisa di pasar. Dengan harga setara mobil LCGC bekas, perumahan ini hampir habis terserap pasar.

Jika Anda mencari efisiensi biaya maksimal, lokasi ini adalah jawabannya sebelum benar-benar tertutup.

  • Harga: Rp 80.000.000
  • Status: Tersisa 5 unit dari total 448 unit.
  • Spesifikasi: Tipe 21/60.

2. Gardenia Cileungsi

Cileungsi terus berkembang menjadi kota mandiri baru dengan aksesibilitas yang kian matang.

Proyek Gardenia menawarkan tipe bangunan yang lebih luas dibandingkan rata-rata rumah subsidi lainnya, namun kesempatannya sudah di ujung tanduk.

  • Harga: Rp 139.000.000
  • Status: Terakhir! Sisa 1 unit saja.
  • Spesifikasi: Tipe 30/60.

3. Bumi Citeureup Asri Zarindah

Citeureup adalah zona panas bagi para pekerja karena kedekatannya dengan pusat manufaktur.

Menemukan rumah di bawah Rp 150 juta di sini hampir tidak mungkin, kecuali jika Anda berhasil mengamankan sisa unit di proyek milik PT Zarindah Properti Indonesia ini.

  • Harga: Rp 134.000.000
  • Status: Sangat Terbatas! Hanya sisa 2 unit.
  • Spesifikasi: Tipe 27/60.

4. Permata Puri Harmoni 2

Bagi Anda yang tidak ingin berebut unit terakhir, proyek di Cileungsi ini adalah pilihan paling logis.

Dengan kapasitas ribuan unit dan ketersediaan yang masih cukup memadai, pengembang memberikan slot bagi keluarga muda yang ingin segera memiliki aset tanpa drama "habis stok".

  • Harga: Rp 141.000.000
  • Status: Tersedia 142 unit dari total 1.006 unit.
  • Spesifikasi: Tipe 26/60 (Dilengkapi 2 Kamar Tidur).

5. Gardenia 2 Cileungsi

Sebagai suksesor proyek sebelumnya, Gardenia 2 hadir dengan harga yang lebih miring namun tetap mempertahankan standar kualitas rumah tapak yang fungsional bagi para komuter yang bekerja di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

  • Harga: Rp 130.000.000
  • Status: Tersedia 40 unit dari total 293 unit.
  • Spesifikasi: Tipe 23/60.

Mengapa Harus Sekarang?

Fenomena serapan unit yang mencapai lebih dari 95 persen di hampir semua lokasi di atas menunjukkan bahwa permintaan hunian murah di Bogor tidak pernah surut.

Angka Rp 80 juta hingga Rp140 juta adalah "harga anomali" yang sulit bertahan lama di tengah kenaikan biaya material bangunan tahun 2026.

Menunda keputusan di tengah stok yang hanya menyisakan hitungan jari berarti merelakan kesempatan memiliki rumah sendiri.

Gunakan transparansi data Sikumbang sebagai senjata Anda untuk memverifikasi ketersediaan secara real-time sebelum unit-unit pamungkas ini benar-benar hilang dari radar.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau