Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Peningkatan Bonus Pacu Prestasi Tim Indonesia di SEA Games 2025

Kompas.com, 22 Desember 2025, 05:31 WIB
Pratama Yudha,
Sem Bagaskara

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Kontingen Indonesia telah kembali ke Tanah Air dengan catatan manis setelah mampu finis di urutan kedua klasemen akhir SEA Games 2025 Thailand.

Pada SEA Games 2025 ini, tim Indonesia berhasil mencatatkan prestasi gemilang dengan koleksi 91 emas, 112 perak, dan 130 perunggu.

Koleksi 91 emas di SEA Games 2025 menjadi yang terbanyak ketiga saat Indonesia tak bertindak sebagai tuan rumah.

Catatan terbaik ditorehkan pada SEA Games 1989 Kuala Lumpur dengan 102 emas. Kemudian SEA Games 1991 Manila dengan 92 emas.

Kendati demikian, pencapaian ini menjadi yang tersukses dalam 32 tahun terakhir lantaran melewati raihan 88 emas Indonesia di SEA Games 1993 Singapura.

Baca juga: Cerita Aldila Sutjiadi/Janice Tjen soal Insiden Lagu Indonesia Raya Mati di SEA Games 2025

Sukses ini tak lepas dari sokongan moril dan materiil dari Pemerintah Republik Indonesia.

Presiden Prabowo diketahui memberikan perhatian secara materiil dengan meningkatkan nominal bonus kepada peraih emas yang jumlahnya mencapai dua kali lipat dari edisi sebelumnya.

Perhatian tersebut sukses memantik semangat juang para atlet untuk mengumandangkan lagu Indonesia Raya dan mengibarkan Bendera Merah Putih di podium tertinggi.

Seperti diungkapkan Ketua Umum FFI (Federasi Futsal Indonesia), Michael Victor Sianipar. 

Ia tak memungkiri bonus miliaran bagi penyumbang emas melipatgandakan tekad timnas futsal sehingga berhasil meraih emas untuk pertama kalinya dalam gelaran SEA Games.

“Kami berterima kasih kepada Bapak Presiden yang berkomitmen mencurahkan perhatian kepada olahraga, bahkan juga memikirkan kesejahteraan para atlet," kata Michael dalam keterangan resmi Kemenpora, Minggu (21/12/2025).

"Terus terang hal ini menjadi penyemangat kami menghadirkan sejarah baru bagi futsal Indonesia dalam ajang SEA Games,” tutur dia.

Baca juga: Kierana Alexandra Bangga Bawa Bendera Indonesia di Acara Penutupan SEA Games 2025

Hal serupa juga dikatakan oleh manajer timnas renang Indonesia, Wisnu Wardhana, yang menyatakan para atlet bisa mengeluarkan kemampuan terbaiknya karena tak mengkhawatirkan soal masa depan.

“Kita punya para perenang muda potensial dan menjanjikan. Mereka semakin total menjalani profesinya, karena tidak ada lagi kekhawatiran akan masa depan dan kesejahteraan mereka," kata Wisnu yang juga menjabat Wakil Ketua Umum PB Akuatik Indonesia.

"Atensi Bapak Prabowo membuat mereka juga berambisi untuk mempersembahkan emas, dan kita sudah lihat buktinya tiga emas di SEA Games kali ini,” ungkapnya.

Kehadiran Menpora di Thailand

Apresiasi juga diberikan cabang-cabang olahraga (cabor) kepada Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Erick Thohir, yang tak hanya mengupayakan penambahan anggaran tetapi juga hadir langsung di Thailand guna menyaksikan dan menyemangati perjuangan atlet di lapangan. 

Baca juga: 91 Emas SEA Games 2025 Tuai Pujian, Indonesia Segera Bersiap Menuju Olimpiade

“Kehadiran Bapak Menpora menyaksikan timnas basket putri dan putra berarti besar buat kami pengurus federasi dan tentunya para atlet," kata Sekjen PP Perbasi, Nirmala Dewi.

"Komitmen Menpora sejak awal dengan menyediakan anggaran secara maksimal membuat para atlet bisa fokus bertanding dan yakin bahwa perjuangan kami selalu mendapat dukungan dari pemerintah,” tambah dia.

Hal senada diutarakan Direktur Timnas Hoki Es indonesia, Jonathan Sudarta. Dia menuturkan dukungan pemerintah menjadi faktor penting kesuksesan timnas hoki es mencetak sejarah emas. 

“Kesuksesan timnas hoki es mencetak sejarah baru dengan mengalahkan Thailand dan memenangkan medali emas, tentu berkat dukungan penuh pemerintah," kata Jonathan.

"Rekor emas pertama kami di SEA Games ini adalah jawaban kami terhadap pemerintah yang terus memberikan support,” tuturnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang


Terkini Lainnya
Geber Persiapan BAC 2026, Sabar/Reza Latihan Bareng Pelatnas PBSI
Geber Persiapan BAC 2026, Sabar/Reza Latihan Bareng Pelatnas PBSI
Badminton
Fermin Lopez Pilih Beli Barang Ini Saat Terima Gaji Pertama di Barcelona
Fermin Lopez Pilih Beli Barang Ini Saat Terima Gaji Pertama di Barcelona
Liga Spanyol
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Badminton
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Timnas Indonesia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Badminton
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Timnas Indonesia
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Liga Inggris
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Liga Champions
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Internasional
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Internasional
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Timnas Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau