Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kapan Malam Lailatul Qadar?

Kompas.com, 3 April 2024, 22:30 WIB
Ini Tanjung Tani,
Widya Lestari Ningsih

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Lailatul Qadar adalah malam ketika Al Quran diturunkan langsung oleh Allah SWT secara keseluruhan, dari Lauhul Mahfudz ke langit dunia, sebelum akhirnya dibawa Malaikat Jibril secara berangsur-angsur kepada Nabi Muhammad.

Oleh umat Islam, Lailatul Qadar dipercaya sebagai malam mulia yang tiada bandingannya karena terpilih sebagai malam turunnya Al Quran.

Lailatul Qadar terjadi di bulan Ramadan. Kendati demikian, tidak ada yang mengetahui secara pasti kapan malam Lailatul Qadar terjadi.

Berikut ini pendapat para ulama mengenai kapan malam Lailatul Qadar di bulan Ramadan.

Baca juga: Perbedaan Nuzulul Quran dan Lailatul Qadar

Menerka malam Lailatul Qadar

Nabi Muhammad tidak pernah menjelaskan secara pasti kapan terjadinya Lailatul Qadar.

Oleh sebab itu, para ulama berbeda pendapat mengenai waktu Lailatul Qadar.

Melansir lampung.nu.or.id, ulama hadis terkemuka, Ibnu Hajar Al-Asqalani, mengatakan bahwa ada banyak sekali pendapat mengenai waktu Lailatul Qadar, yang masing-masing memiliki landasan argumen.

Ibnu Hajar dalam Fathul Bari menyebutkan ada 45 pendapat terkait kapan malam Lailatul Qadar.

Dari 45 argumen itu, yang paling unggul adalah pendapat yang mengatakan bahwa malam Lailatul Qadar jatuh pada tanggal ganjil dari 10 malam terakhir bulan Ramadan.

Setiap tahunnya, Lailatul Qadar jatuhnya di malam yang berbeda, tetapi yang diyakini paling potensial adalah tanggal 21 dan 23 Ramadan, sebagaimana pendapat Imam Syafi’i.

Sedangkan menurut mayoritas ulama, Lailatul Qadar jatuh pada malam tanggal 27 Ramadan.

Baca juga: Sejarah Nuzulul Quran

Sebagian ulama berpendapat bahwa Allah merahasiakan malam Lailatul Qadar agar manusia bersungguh-sungguh beribadah pada semua malam Ramadan.

Karena tidak ada satu pun yang mengetahui kapan pastinya waktu Lailatul Qadar, Nabi Muhammad menganjurkan untuk berlomba-lomba melakukan ibadah sebanyak-banyaknya pada tanggal ganjil dari 10 malam terakhir bulan Ramadan.

Hal itu sesuai hadis yang diriwayatkan Bukhari, bahwa Aisyah berkata, "Rasulullah bersabda, carilah Lailatul Qadar itu dalam malam ganjil dari 10 hari terakhir dari bulan Ramadan".

Dengan kata lain, berdasarkan hadis tersebut, malam Lailatul Qadar jatuh pada malam-malam ganjil dalam 10 hari terakhir bulan Ramadan, yaitu tanggal 21, 23, 25, 27 dan 29.

Halaman:


Terkini Lainnya
Sejarah April Mop: Mengungkap Asal-usul Hari Prank Sedunia dan Lelucon Paling Ikonik dalam Sejarah
Sejarah April Mop: Mengungkap Asal-usul Hari Prank Sedunia dan Lelucon Paling Ikonik dalam Sejarah
Stori
Sejarah Kenapa Harga Batu Bara Bisa Mahal? Ini Faktor Global, Kebijakan, hingga Krisis Energi
Sejarah Kenapa Harga Batu Bara Bisa Mahal? Ini Faktor Global, Kebijakan, hingga Krisis Energi
Stori
Penangkapan Pangeran Diponegoro 28 Maret 1830, Akhir Perang Jawa yang Bersejarah
Penangkapan Pangeran Diponegoro 28 Maret 1830, Akhir Perang Jawa yang Bersejarah
Stori
Apa Itu Lebaran Ketupat? Ini Sejarah, Tradisi, dan Filosofinya di Bulan Syawal
Apa Itu Lebaran Ketupat? Ini Sejarah, Tradisi, dan Filosofinya di Bulan Syawal
Stori
Kenapa Iran Sering Disebut Negara Arab? Ini Fakta Sejarahnya
Kenapa Iran Sering Disebut Negara Arab? Ini Fakta Sejarahnya
Stori
Sejarah Pearl Harbor: Serangan Jepang yang Mengubah Arah Perang Dunia II
Sejarah Pearl Harbor: Serangan Jepang yang Mengubah Arah Perang Dunia II
Stori
Sejarah Halalbihalal di Indonesia: Dari Tradisi Jawa hingga Strategi Politik Soekarno
Sejarah Halalbihalal di Indonesia: Dari Tradisi Jawa hingga Strategi Politik Soekarno
Stori
Sejarah Hari Nyepi: Makna, Nilai, dan Rangkaian Upacara Tahun Baru Saka
Sejarah Hari Nyepi: Makna, Nilai, dan Rangkaian Upacara Tahun Baru Saka
Stori
Mengenal Tawur Kesanga, Upacara Sebelum Nyepi yang Sarat Makna dan Filosofi
Mengenal Tawur Kesanga, Upacara Sebelum Nyepi yang Sarat Makna dan Filosofi
Stori
Rudal Sejjil Iran: Sejarah Senjata Balistik yang Mengubah Kekuatan Timur Tengah
Rudal Sejjil Iran: Sejarah Senjata Balistik yang Mengubah Kekuatan Timur Tengah
Stori
Sejarah Sistem Teritorial TNI: Dari Perang Gerilya hingga Lahirnya Jabatan Kaster
Sejarah Sistem Teritorial TNI: Dari Perang Gerilya hingga Lahirnya Jabatan Kaster
Stori
Sejarah Rudal: Dari Batu Ketapel Kuno hingga Senjata Mutakhir Iran dan Hizbullah
Sejarah Rudal: Dari Batu Ketapel Kuno hingga Senjata Mutakhir Iran dan Hizbullah
Stori
Sejarah Istilah Mudik di Indonesia: Dari Tradisi Lama hingga Fenomena Sosial Lebaran
Sejarah Istilah Mudik di Indonesia: Dari Tradisi Lama hingga Fenomena Sosial Lebaran
Stori
Mengapa Lailatul Qadar Disebut Malam Kemuliaan? Ini 5 Alasan Keistimewaannya dalam Islam
Mengapa Lailatul Qadar Disebut Malam Kemuliaan? Ini 5 Alasan Keistimewaannya dalam Islam
Stori
Sejarah Lailatul Qadar: Malam Kemuliaan yang Lebih Baik dari Seribu Bulan
Sejarah Lailatul Qadar: Malam Kemuliaan yang Lebih Baik dari Seribu Bulan
Stori
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau