SUBANG, KOMPAS.com - Nopik Rudihartono (30), warga Kampung Royom RT 11 RW 04, Desa Batusari, Kecamatan Dawuan, Kabupaten Subang, dilaporkan hilang sejak Kamis (25/3/2026) malam dan hingga Rabu (1/4/2026) pagi belum ditemukan.
Berdasarkan keterangan keluarga, korban terakhir kali terlihat keluar rumah sekitar pukul 23.00 WIB dengan membawa kantong plastik dan senter.
Korban diketahui memiliki hobi memancing. Petunjuk tersebut membuat tim gabungan memusatkan pencarian di aliran Sungai Ciasem yang berada tak jauh dari lokasi tinggalnya.
Baca juga: Pemohon SKCK di Polres Subang Membeludak Pasca-Lebaran, Polisi Pasang Tenda Tambahan
Pencarian dilakukan oleh BPBD Subang bersama tim SAR gabungan, termasuk Tagana dan Damkar.
Upaya penyisiran telah dimulai sejak Selasa (31/3/2026), namun belum membuahkan hasil.
“Pagi ini pencarian korban akan kembali dilanjutkan dengan menyisir aliran sungai tersebut, yang biasa dijadikan tempat memancing oleh korban,” kata Roman, petugas BPBD Subang.
“Korban ini punya hobi mancing, jadi untuk sementara kami menyusuri daerah aliran sungai terlebih dahulu,” ujarnya.
Hingga kini, korban telah dinyatakan hilang selama enam hari. Tim gabungan terus melakukan pencarian di sejumlah titik yang dianggap berpotensi menjadi lokasi keberadaan korban.
“Sekalipun kita belum mengetahui korban hilang atau pergi ke mana, namun kita tetap berupaya melakukan pencarian di titik yang biasa korban datangi,” kata Roman.
Baca juga: Diduga Peras dan Ancam ASN Bappenda Subang, Oknum Wartawan Diamankan Polisi
Laporan orang hilang telah disampaikan keluarga kepada pihak kepolisian dan BPBD pada Senin (30/3/2026).
Pihak keluarga berharap masyarakat yang memiliki informasi terkait keberadaan korban dapat segera melapor.
Informasi dapat disampaikan melalui nomor kontak 0838-4445-8423.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang