Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Lika-liku Perjuangan Mario Suryo Aji Jelang Moto2 2026

Kompas.com, 1 November 2025, 15:36 WIB
Yudha Riefwan Najib

Penulis

KOMPAS.com - Perjalanan panjang Mario Suryo Aji dalam dunia balap akhirnya mengantarkannya kembali tampil di ajang Moto2 musim 2026.

Pebalap asal Magetan, Jawa Timur itu menjadi bukti nyata keberhasilan program pembinaan Astra Honda Racing School (AHRS) yang dijalankan secara konsisten oleh PT Astra Honda Motor (AHM).

Konsistensi AHM dalam membina bibit muda Tanah Air kembali berbuah hasil membanggakan.

Tahun depan, dua lulusan AHRS akan tampil di kejuaraan dunia MotoGP, yakni Veda Ega Pratama di kelas Moto3, dan Mario Suryo Aji yang melanjutkan kiprahnya di Moto2 bersama Honda Team Asia (HTA).

Mario Suryo Aji memulai langkahnya di dunia balap profesional sejak mengikuti program Astra Honda Racing School pada 2016, di usia yang masih sangat muda—12 tahun.

Baca juga: Veda Ega Resmi Tampil di Moto3 2026, Sejarah Mario Aji di Ajang Grand Prix

Dari situ, bakat dan mental kompetitifnya terus ditempa melalui berbagai ajang balap berjenjang yang digelar AHM.

Setahun berselang, Mario tampil di ajang Thailand Talent Cup pada 2017 dan langsung menunjukkan potensi luar biasa.

Penampilan impresif tersebut membuatnya dipercaya memperkuat tim Astra Honda Racing Team (AHRT) di Asia Talent Cup (ATC) dan Asia Road Racing Championship (ARRC) kelas Asia Production (AP)250 pada 2018.

Pada musim perdananya di dua ajang tersebut, Mario Suryo Aji sukses menembus posisi lima besar, sebuah pencapaian gemilang bagi pebalap muda Indonesia yang baru meniti karier di level Asia.

Dari FIM CEV Moto3 ke Moto2

Kiprahnya terus menanjak. Tahun 2019, Mario melangkah ke level Eropa dengan mengikuti FIM CEV Moto3 Junior World Championship.

Baca juga: Rueda dan Dettwiler Terlibat Crash Saat Race Moto3 Malaysia Belum Mulai

Kompetisi ini menjadi salah satu jalur utama menuju MotoGP, dan Mario mampu bersaing dengan pebalap-pebalap muda terbaik dunia.

Pebalap Indonesia, Mario Suryo Aji, saat tampil pada hari pertama Moto3 Jerman 2022, Jumat (17/6/2022). Terkini, Mario Aji berhasil meraih poin perdana pada kejuaraan dunia Moto3 2023. Pencapaian itu diraih setelah dirinya finis di peringkat ke-12 Moto3 Amerika 2023.Gold and Goose/HONDA TEAM ASIA Pebalap Indonesia, Mario Suryo Aji, saat tampil pada hari pertama Moto3 Jerman 2022, Jumat (17/6/2022). Terkini, Mario Aji berhasil meraih poin perdana pada kejuaraan dunia Moto3 2023. Pencapaian itu diraih setelah dirinya finis di peringkat ke-12 Moto3 Amerika 2023.

Pada musim 2021, performanya semakin matang. Ia berhasil finis di posisi keempat pada seri Estoril dan meraih pole position di seri Catalunya — pencapaian yang menandai kualitas dan mental bertandingnya di lintasan internasional.

Kesempatan emas datang saat Mario mendapat jatah wildcard untuk turun di Moto3 World Championship pada seri Misano dan Algarve.

Konsistensi performanya membuat Honda Team Asia mempercayakannya tampil penuh di MotoGP, menjadikannya satu-satunya pebalap Indonesia yang bertahan di kejuaraan dunia hingga lima musim berturut-turut, meliputi kelas Moto3 dan Moto2.

Dukungan Penuh dari Astra Honda Motor

Direktur Marketing AHM, Octavianus Dwi, menyebut capaian Mario Suryo Aji menjadi bukti nyata keberhasilan pembinaan balap berjenjang yang dilakukan perusahaan.

“Veda menjadi pebalap kelima dari binaan Astra Honda Racing School yang dapat menembus persaingan balap Grand Prix. Sebelumnya, program pembinaan balap berjenjang kami telah berhasil mengantarkan Dimas Ekky Pratama, Gerry Salim, Andi Gilang Izdihar, dan Mario Suryo Aji dalam upaya mencetak prestasi membanggakan bangsa,” ujar Octa.

Baca juga: Media Italia Ungkap Calon Rekan Setim Veda Ega Pratama di Moto3 2026

Ia menambahkan, keberhasilan para pebalap muda ini diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi berikutnya.

“Kami harap pencapaian para pebalap muda berprestasi ini dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda di Indonesia dalam menggapai mimpi tertinggi mereka,” katanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Geber Persiapan BAC 2026, Sabar/Reza Latihan Bareng Pelatnas PBSI
Geber Persiapan BAC 2026, Sabar/Reza Latihan Bareng Pelatnas PBSI
Badminton
Fermin Lopez Pilih Beli Barang Ini Saat Terima Gaji Pertama di Barcelona
Fermin Lopez Pilih Beli Barang Ini Saat Terima Gaji Pertama di Barcelona
Liga Spanyol
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Badminton
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Timnas Indonesia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Badminton
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Timnas Indonesia
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Liga Inggris
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Liga Champions
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Internasional
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Internasional
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Timnas Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau