Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kunci Keberhasilan Timnas Futsal Indonesia Runtuhkan Dominasi Thailand di SEA Games

Kompas.com, 20 Desember 2025, 19:13 WIB
Thomas Wardana

Penulis

KOMPAS.com - Timnas Futsal Indonesia berhasil merebut medali emas di SEA Games 2025 sekaligus yang pertama di ajang ini.

Bertemu tuan rumah Thailand di laga terakhir, Timnas Futsal Indonesia sukses meraih kemenangan telak 6-1 dan finis sebagai pemuncak klasemen dengan 9 poin.

Duel Timnas Futsal Indonesia vs Thailand berlangsung di Nonthaburi Sports Complex Gymnasium pada Jumat (19/12/2025) malam WIB.

Enam gol Timnas Futsal Indonesia dicetak oleh Firman Adriansyah (13' pen), Syauqi Saud (17'), Samuel Eko (23'), Rizki Xavier (29'), dan Ardiansyah Nur (35', 39').

Baca juga: Kata Pengamat soal Kunci Sukses Timnas Futsal Indonesia Raih Emas Bersejarah SEA Games

Sementara satu-satunya gol hiburan Thailand dicetak oleh Krit Aransanyalak (37') di babak kedua.

Medali emas ini menjadi yang pertama bagi Indonesia di cabor futsal putra SEA Games sejak futsal pertama dipertandingkan pada 2007. 

Keberhasilan Timnas Futsal Indonesia meraih medali emas di SEA Games 2025 sekaligus meruntuhkan dominasi Thailand dalam lima edisi terakhir.

Momen selebrasi pemain Timnas futsal Indonesia dalam pertandingan SEA Games 2025 melawan Thailand yang digelar di Nonthaburi Stadium, Nonthaburi, pada Kamis, 19 Desember 2025.Dok. FFI Momen selebrasi pemain Timnas futsal Indonesia dalam pertandingan SEA Games 2025 melawan Thailand yang digelar di Nonthaburi Stadium, Nonthaburi, pada Kamis, 19 Desember 2025.

Materi Pemain yang Bagus

Mantan kapten Timnas Futsal Indonesia di era 2010-an, Caisar Silitonga memberikan komentarnya soal keberhasilan Timnas Futsal Indonesia di ajang SEA Games 2025.

Menurutnya, ada beberapa faktor penentu kesuksesan Timnas Futsal Indonesia hingga mampu meruntuhkan dominasi Thailand di level ASEAN.

"Semua berkesinembungan karena kalau dari materi pemain lebih bagus, lebih komplit, banyak pilihan jadi pelatih bisa nentuin untuk main sistem seperti apa," ujar Caisar Silitonga kepada Kompas.com via telepon pada Sabtu (20/12/2025). 

Baca juga: Coach Justin Usai Timnas Futsal Raih Emas SEA Games 2025: Keren!

Caisar juga menyoroti peran Hector Souto selama menukangi Timnas Futsal Indonesia dan dianggap memberi perubahan.

Menurutnya, Souto mampu memahami karakter pemainnya ditambah para pemain mampu mengikuti apa yang diinginkan oleh pelatih asal Spanyol tersebut.

"Souto juga termasuk bisa manej pemainnya, apa yang dia butuhin, apa yang dia mau. Pemain juga bisa aplikasiin di lapangan," tambahnya.

Perkembangan Timnas Futsal Indonesia di level ASEAN memang cukup baik dalam beberapa tahun terakhir termasuk saat meraih gelar juara Piala AFF Futsal 2024.

Baca juga: Kata-kata Hector Souto Usai Timnas Futsal Indonesia Raih Emas SEA Games 2025

Pengaruh Liga yang Semakin Kompetitif

Caisar Silitonga juga menilai jika semakin kompetitifnya liga futsal di Indonesia juga berperan penting dalam menciptakan tim nasional yang kuat.

Mantan pemain Cosmo JNE itu mengapresiasi perkembangan liga futsal yang dinilai semakin rapi.

"Lalu terkait liganya kan lebih kompetitif ya, makin tahun kesini makin kompetitif, makin ada sedikit perubahan rapi. Cuma mungkin ada beberapa faktor yang masih harus diperbaikin," tambahnya.

Baca juga: Harapan Hector Souto Bawa Timnas Futsal Indonesia Kompetitif di Asia

Menurutnya, kombinasi tersebut yang menjadi kunci dari keberhasilan tim asuhan Hector Souto berjaya di Thailand pada SEA Games 2025. 

"Tapi itu semuanya sejalan sih. Prestasinya Alhamdulillah bisa juara kemarin," pungkasnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang


Terkini Lainnya
Geber Persiapan BAC 2026, Sabar/Reza Latihan Bareng Pelatnas PBSI
Geber Persiapan BAC 2026, Sabar/Reza Latihan Bareng Pelatnas PBSI
Badminton
Fermin Lopez Pilih Beli Barang Ini Saat Terima Gaji Pertama di Barcelona
Fermin Lopez Pilih Beli Barang Ini Saat Terima Gaji Pertama di Barcelona
Liga Spanyol
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Badminton
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Timnas Indonesia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Badminton
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Timnas Indonesia
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Liga Inggris
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Liga Champions
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Internasional
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Internasional
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Timnas Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau