Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mohamed Salah dan Lamine Yamal Ukir Rekor Spesial di Liga Champions

Kompas.com, 19 Maret 2026, 06:20 WIB
Pratama Yudha,
Firzie A. Idris

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Leg kedua babak 16 besar Liga Champions 2025-2026 dihiasi sejumlah rekor yang diukir para bintang lapangan. Dua di antaranya adalah Mohamed Salah dan Lamine Yamal.

Salah dan Yamal menjadi aktor di balik sukses Liverpool dan Barcelona yang sama-sama mengunci satu tiket di babak perempat final Liga Champions, Kamis (19/3/2026) dini hari WIB.

Salah membantu The Reds membalikkan keadaan atas kekalahan 0-1 dari Galatasaray di leg pertama dengan berpesta gol 4-0 saat menjamu tim asal Turkiye itu di Anfield.

Sementara, Yamal juga tampil luar biasa ketika Barcelona menghajar Newcastle United pada leg kedua di Camp Nou dengan skor 7-2 yang menjadikan agregat 8-3.

Peran kedua pemain pada masing-masing pertandingan mengantarkan mereka mengukir rekor spesial dalam sejarah Liga Champions.

Baca juga: Pesan Idrissa Gueye Usai Polemik Pencabutan Gelar Juara Piala Afrika

Dimulai dari Lamine Yamal. Tambahan satu gol dari titik penalti membuatnya telah mengoleksi 10 gol di pentas tertinggi antarklub Eropa tersebut.

Menjadikannya pemain termuda yang menorehkan 10 gol atau lebih di Liga Champions mengalahkan Kylian Mbappe dan Erling Haaland.

Saat mencatatkan gol ke-10 nya di Liga Champions ke gawang Newcastle, pesepak bola asal Spanyol itu baru berusia 18 tahun 248 hari.

Dia mengalahkan Mbappe yang sebelumnya memegang rekor tersebut pada usia 18 tahun 350 hari.

Bahkan, Yamal juga mengungguli para pesepak bola populer lainnya seperti Karim Benzema, Lionel Messi, hingga Raul Gonzalez.

Baca juga: Hasil Lengkap Liga Champions: Klub Inggris Rontok, Wakil Spanyol Berjaya

"Ini soal kepercayaan diri dalam pertandingan dan Lamine mengatakan kepada saya dia ingin mengambilnya (penalti)," kata Raphinha memuji mentalitas Lamine Yamal dikutip situs resmi UEFA.

"Ketika Anda melihat kepercayaan dirinya, Anda memercayainya, dan itu berjalan dengan baik. Dia melakukannya dengan sangat baik," tambah dia.

Penyerang Liverpool Mohamed Salah (kiri) dan Curtis Jones merayakan gol pada laga Liga Inggris antara Wolverhampton Wanderers dan Liverpool di stadion Molineux di Wolverhampton, Inggris tengah pada 3 Maret 2026.AFP/DARREN STAPLES Penyerang Liverpool Mohamed Salah (kiri) dan Curtis Jones merayakan gol pada laga Liga Inggris antara Wolverhampton Wanderers dan Liverpool di stadion Molineux di Wolverhampton, Inggris tengah pada 3 Maret 2026.

Tonggak Sejarah Mohamed Salah

Selain Yamal, Salah juga menorehkan milestone alias tonggak sejarah dengan menjadi pemain asal Afrika pertama yang sukses mencatatkan 50 gol di Liga Champions.

Gol ke-50 nya diukir ke gawang Galatasaray yang sekaligus menutup pesta gol The Reds di laga tersebut.

Salah melakukannya bersama tiga klub, yakni FC Basel (2), AS Roma (1), dan Liverpool (47).

Baca juga: Hasil Tottenham Vs Atletico 3-2: Kalah Agregat, Spurs Tersingkir

Halaman:


Terkini Lainnya
Geber Persiapan BAC 2026, Sabar/Reza Latihan Bareng Pelatnas PBSI
Geber Persiapan BAC 2026, Sabar/Reza Latihan Bareng Pelatnas PBSI
Badminton
Fermin Lopez Pilih Beli Barang Ini Saat Terima Gaji Pertama di Barcelona
Fermin Lopez Pilih Beli Barang Ini Saat Terima Gaji Pertama di Barcelona
Liga Spanyol
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Badminton
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Timnas Indonesia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Badminton
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Timnas Indonesia
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Liga Inggris
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Liga Champions
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Internasional
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Internasional
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Timnas Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau