KOMPAS.com - Kematangan Anthony Sinisuka Ginting diuji dalam pertandingan babak pertama Orleans Masters 2026, Rabu (18/3/2026). Dia bisa melewatinya dengan baik.
Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, berhak melanjutkan perjalanan di Orleans Masters 2026 seiring kemenangan atas wakil Taiwan, Liao Jhuo-Fu.
Anthony Ginting lolos ke babak 16 besar usai menang dua gim langsung dengan skor 22-20, 21-5. Dia sempat hilang fokus di gim pertama, namun tetap tenang mengontrol permainan di poin kritis.
Gim kedua berjalan mulus untuk Ginting. Atlet senior berusia 29 tahun itu tidak memberikan lawannya ruang dan terus tancap gas meraih poin beruntun berbekal kecepatan pukulan dan penempatan bola akurat.
Baca juga: Orleans Masters 2026, Awal Mantap Dejan/Bernadine Bungkam Wakil India
Hasil ini melegakan bagi Indonesia yang masih menyisakan satu wakil di tunggal putra setelah Mohammad Zaki Ubaidillah dipaksa menelan pil pahit tersingkir di babak pertama.
Ubed, sapaan akrabnya, tidak mampu berbuat banyak melawan Yushi Tanaka yang notabene juara Swiss Open 2026 pekan lalu. Dia keok dua gim langsung dengan skor 15-21, 11-21.
Kelolosan ke babak 16 besar Orleans Masters 2026 disyukuri betul oleh Anthony Ginting. Dia mengakui sempat merasa tidak nyaman dan kurang nyetel di gim pertama.
Pengaruh terbesar ada pada adaptasi lapangan dan shuttlecock yang dirasa sangat berbeda dengan turnamen sebelumnya. Gim pertama menjadi waktu adaptasi buat Ginting.
Baca juga: Ganda Putra Sepi Unggulan, Ray/Jo Intip Peluang Juara Orleans Masters
"Gim pertama perolehan angka ketat sampai akhir, di situ saya masih belum menemukan permainan yang nyaman dan enak," kata Anthony Ginting dalam keterangan tertulis PBSI.
Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, melangkah ke babak 16 besar Orleans Masters 2026."Banyak kesalahan sendiri dan banyak masuk ke pola permainan lawan juga. Sementara lawan bermain nyaman, tapi Puji Tuhan tadi bisa menyesuaikan di situasi setting."
"Jadi ketika masuk gim kedua kurang lebih sudah cukup tahu apa yang harus dilakukan. Mencoba buat menaikkan tempo dan memaksa lawan masuk ke dalam pola permainan saya," jelasnya.
Satu hal lagi yang menentukan kemenangan Anthony Ginting adalah kematangan pola pikir dalam menghadapi situasi tak sedap di atas lapangan.
Baca juga: Jejak Prestasi Indonesia di Orleans Masters, Cuma Pernah 2 Kali Juara
Peraih medali perunggu Olimpiade Tokyo 2020 itu bisa mengambil keputusan cepat mengubah strategi dan cara bermain yang lantas berpengaruh besar terhadap hasil akhir.
"Lapangan berbeda dari minggu lalu di Swiss, kondisi lampu, shuttlecock yang beda brand. Cukup mempengaruhi," ujar Ginting.
"Jadi otomatis ada penyesuaian-penyesuaian lagi yang harus dilakukan. Dan pasti itu juga sedikit harus ada perubahan dari permainan dan pola pikir juga," tandasnya.
Selanjutnya, Ginting bertemu lawan berat di babak 16 besar Orleans Masters 2026. Dia harus menghadapi unggulan pertama, Chou Tien Chen (Taiwan), Kamis (19/3/2026).
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang