Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Hal yang Bikin Hansi Flick Puas Usai Barca Hancurkan Newcastle 7-2

Kompas.com, 19 Maret 2026, 04:26 WIB
Firzie A. Idris

Penulis

KOMPAS.com - Pelatih Barcelona, Hansi Flick, mengutarakan hal yang paling membuatnya puas kala Blaugrana menghancurkan wakil Premier League Newcastle United dengan skor telak 7-2 pada laga leg kedua babak 16 besar Liga Champions.

Hasil Liga Champions leg kedua babak 16 besar Barcelona vs Newcastle United berakhir 7-2 di Camp Nou pada Kamis (19/3/2026) dini hari WIB. Berkat kemenangan mutlak tersebut, Barcelona melangkah ke perempat final dengan skor agregat 8-3.

Tuan rumah Barcelona sebenarnya hanya unggul tipis 3-2 atas wakil Liga Inggris tersebut pada tengah babak.

Namun, Blaugrana mengamuk dengan mencetak empat gol tambahan pada 45 menit kedua termasuk tiga gol dalam periode 10 menit.

Baca juga: Hasil Barcelona Vs Newcastle United 7-2, Amukan Blaugrana di Camp Nou

Flick sendiri mengakui anak asuhnya kurang bisa berkembang pada babak pertama.

"Saya pikir paruh pertama sangat sulit," ujarnya di SPORT.es.

Penyerang Barcelona, Robert Lewandowski, merayakan gol kelima timnya pada laga leg kedua babak 16 besar Liga Champions antara FC Barcelona dan Newcastle United di stadion Camp Nou di Barcelona, ??pada 18 Maret 2026.AFP/LLUIS GENE Penyerang Barcelona, Robert Lewandowski, merayakan gol kelima timnya pada laga leg kedua babak 16 besar Liga Champions antara FC Barcelona dan Newcastle United di stadion Camp Nou di Barcelona, ??pada 18 Maret 2026.

"Kami tahu mereka akan menekan dan Newcastle sangat bagus dalam sitausi satu lawan satu."

"Tidak mudah."

Baca juga: Robert Lewandowski Lewati Rekor Lionel Messi di Liga Champions

Flick pun mengutarakan bahwa ia senang setelah gol ketiga terjadi persis sebelum babak pertama berakhir setelah bek tim tamu Kieran Trippier menarik tangan Raphinha di kotak penaltinya sendiri.

Lamine Yamal maju dan menuntaskan tendangan 12 pas melewati Aaron Ramsdale.

"Saya senang dengan gol ketiga. Kami lalu mengutarakan pada tengah babak bahwa solusinya adalah bermain menyerang."

"Saya bilang ke para pemain untuk lebih mengontrol laga dan menekan mereka sejak dini dan itu berhasil."

Pelatih asal Jerman tersebut pun mengatakan hal yang paling membuatnya puas pada 45 menit kedua.

"Saya ingin para pemain mengikuti ide-ide saya," tuturnya.

"Perubahan-perubahan yang kami ingin buat, penempatan posisi yang tepat. Kami punya tim sangat muda dan fantasis melihat mereka berkembang."

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Liga Champions
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Internasional
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Internasional
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Timnas Indonesia
Jadwal Babak 16 Besar Piala Gubernur DKI Jakarta, ASIOP Tancap Gas
Jadwal Babak 16 Besar Piala Gubernur DKI Jakarta, ASIOP Tancap Gas
Liga Indonesia
Skor Irak Vs Bolivia 2-1, Persib Punya Wakil di Piala Dunia 2026
Skor Irak Vs Bolivia 2-1, Persib Punya Wakil di Piala Dunia 2026
Internasional
Respons Dony Tri Pamungkas Usai Calvin Verdonk Dukung Main di Eropa
Respons Dony Tri Pamungkas Usai Calvin Verdonk Dukung Main di Eropa
Timnas Indonesia
KNVB Usut Kasus Naturalisasi, Pemain Indonesia Berpotensi Dibekukan?
KNVB Usut Kasus Naturalisasi, Pemain Indonesia Berpotensi Dibekukan?
Liga Lain
Hasil Irak Vs Bolivia 2-1: Wakil Asia di Piala Dunia 2026 Bertambah
Hasil Irak Vs Bolivia 2-1: Wakil Asia di Piala Dunia 2026 Bertambah
Internasional
Jepang Tekuk Inggris 1-0 di Wembley, Skuad Tuchel Rindukan Kane
Jepang Tekuk Inggris 1-0 di Wembley, Skuad Tuchel Rindukan Kane
Internasional
Italia Gagal ke Piala Dunia, Waktu Gianluigi Buffon Sampai Juni
Italia Gagal ke Piala Dunia, Waktu Gianluigi Buffon Sampai Juni
Internasional
Rekam Jejak Tiga Kegagalan Lolos Beruntun Italia ke Piala Dunia
Rekam Jejak Tiga Kegagalan Lolos Beruntun Italia ke Piala Dunia
Internasional
Italia Gagal Lagi ke Piala Dunia, Gattuso Ungkap Luka dan Pilih Diam
Italia Gagal Lagi ke Piala Dunia, Gattuso Ungkap Luka dan Pilih Diam
Internasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau