Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kalah dari Man City Menyakitkan bagi Arteta, Tak Ada Sesal soal Kepa

Kompas.com, 23 Maret 2026, 07:22 WIB
Sem Bagaskara

Penulis

Sumber BBC

KOMPAS.com - Kekalahan dari Man City di final Piala Liga Inggris menyakitkan bagi pelatih Arsenal, Mikel Arteta. Tetapi, ia merasa tak punya penyesalan karena memainkan Kepa.

Mikel Arteta menurunkan kiper asal Spanyol, Kepa Arrizabalaga, sebagai starter dalam laga final Piala Liga Inggris 2025-2026 Arsenal vs Man City.

Dalam partai puncak Piala Liga Inggris atau Carabao Cup yang digelar di Stadion Wembley tersebut, Kepa Arrizabalaga harus melihat gawangnya jebol dua kali oleh Nico O'Reilly.

Sepasang gol Nico O'Reilly pada menit ke-60 dan 64 mengubur harapan Arsenal untuk meraih quadruple alias empat gelar sekaligus dalam semusim.

Baca juga: Man City Juara Piala Liga Inggris, Saat Guardiola Selamat dari Cekikan Arsenal...

Gelar juara Piala Liga Inggris melayang ke tangan Manchester City asuhan Pep Guardiola.

“Menyakitkan, terutama bagi pemain dan para suporter kami karena kami benar-benar ingin mengangkat trofi itu hari ini," ujar Mikel Arteta dilansir dari BBC.

Arsenal sejatinya memulai laga final Piala Liga Inggris dengan cara terbaik. Pada menit ketujuh, The Gunners sudah mendapatkan kans konkret melalui upaya beruntun Kai Havertz dan Bukayo Saka.

Erling Haaland (kanan) menarik baju William Saliba (kiri) dalam pertandingan sepak bola final Piala Liga Inggris antara Arsenal vs Manchester City di Stadion Wembley di London pada 22 Maret 2026. (Foto oleh Glyn KIRK / AFP) AFP/GLYN KIRK Erling Haaland (kanan) menarik baju William Saliba (kiri) dalam pertandingan sepak bola final Piala Liga Inggris antara Arsenal vs Manchester City di Stadion Wembley di London pada 22 Maret 2026. (Foto oleh Glyn KIRK / AFP)

Hari yang Sangat Menyedihkan

Namun, penyelamatan gemilang kiper pelapis Man City, James Trafford, mencegah Arsenal membuka keunggulan.

"Itu adalah dua babak yang sangat berbeda, terutama babak pertama ketika saya pikir kami lebih baik dari mereka dan memiliki dua peluang terbaik dalam pertandingan."

"Kami tidak memanfaatkannya. Kredit untuk mereka atas apa yang mereka lakukan. Hari yang sangat menyedihkan,” tutur Arteta.

Baca juga: Hasil Arsenal Vs Man City 0-2: The Citizens Juara Piala Liga Inggris

Kebuntuan laga lantas pecah ketika duel tepat berdurasi satu jam. Antisipasi tak sempurna Kepa terhadap tembakan Rayan Cherki menjadi jalan Nico O'Reilly untuk mencetak gol.

Selang empat menit, Kepa harus kembali memungut bola dari gawangnya usai O'Reilly menuntaskan servis Matheus Nunes.

Arteta Tak Menyesal Mainkan Kepa

Performa Kepa di laga final Piala Liga Inggris tak mendatangkan penyesalan bagi Arteta.

“Saya membuat keputusan sebelum pertandingan berdasarkan apa yang telah dia lakukan sepanjang musim, fakta bahwa dia bermain di kompetisi ini dan membantu kami berada di posisi sekarang. Akan sangat tidak adil jika memilih pemain lain,” katanya menjelaskan.

Kepada sumber lain, Sky Sports, Arteta, juga menegaskan hal yang sama. Ia masih akan memercayakan pos starter kepada Kepa, bukan David Raya di final Piala Liga Inggris kontra City.

"Saya akan melakukannya lagi, dia pantas bermain. Kesalahan adalah bagian dari sepak bola dan siapa pun bisa melakukannya," tutur pelatih asal Spanyol tersebut.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Fermin Lopez Pilih Beli Barang Ini Saat Terima Gaji Pertama di Barcelona
Fermin Lopez Pilih Beli Barang Ini Saat Terima Gaji Pertama di Barcelona
Liga Spanyol
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Badminton
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Timnas Indonesia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Badminton
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Timnas Indonesia
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Liga Inggris
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Liga Champions
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Internasional
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Internasional
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Timnas Indonesia
Jadwal Babak 16 Besar Piala Gubernur DKI Jakarta, ASIOP Tancap Gas
Jadwal Babak 16 Besar Piala Gubernur DKI Jakarta, ASIOP Tancap Gas
Liga Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau