Penulis
KOMPAS.com - Kekalahan dari Man City di final Piala Liga Inggris menyakitkan bagi pelatih Arsenal, Mikel Arteta. Tetapi, ia merasa tak punya penyesalan karena memainkan Kepa.
Mikel Arteta menurunkan kiper asal Spanyol, Kepa Arrizabalaga, sebagai starter dalam laga final Piala Liga Inggris 2025-2026 Arsenal vs Man City.
Dalam partai puncak Piala Liga Inggris atau Carabao Cup yang digelar di Stadion Wembley tersebut, Kepa Arrizabalaga harus melihat gawangnya jebol dua kali oleh Nico O'Reilly.
Sepasang gol Nico O'Reilly pada menit ke-60 dan 64 mengubur harapan Arsenal untuk meraih quadruple alias empat gelar sekaligus dalam semusim.
Baca juga: Man City Juara Piala Liga Inggris, Saat Guardiola Selamat dari Cekikan Arsenal...
Gelar juara Piala Liga Inggris melayang ke tangan Manchester City asuhan Pep Guardiola.
“Menyakitkan, terutama bagi pemain dan para suporter kami karena kami benar-benar ingin mengangkat trofi itu hari ini," ujar Mikel Arteta dilansir dari BBC.
Arsenal sejatinya memulai laga final Piala Liga Inggris dengan cara terbaik. Pada menit ketujuh, The Gunners sudah mendapatkan kans konkret melalui upaya beruntun Kai Havertz dan Bukayo Saka.
Erling Haaland (kanan) menarik baju William Saliba (kiri) dalam pertandingan sepak bola final Piala Liga Inggris antara Arsenal vs Manchester City di Stadion Wembley di London pada 22 Maret 2026. (Foto oleh Glyn KIRK / AFP) Namun, penyelamatan gemilang kiper pelapis Man City, James Trafford, mencegah Arsenal membuka keunggulan.
"Itu adalah dua babak yang sangat berbeda, terutama babak pertama ketika saya pikir kami lebih baik dari mereka dan memiliki dua peluang terbaik dalam pertandingan."
"Kami tidak memanfaatkannya. Kredit untuk mereka atas apa yang mereka lakukan. Hari yang sangat menyedihkan,” tutur Arteta.
Baca juga: Hasil Arsenal Vs Man City 0-2: The Citizens Juara Piala Liga Inggris
Kebuntuan laga lantas pecah ketika duel tepat berdurasi satu jam. Antisipasi tak sempurna Kepa terhadap tembakan Rayan Cherki menjadi jalan Nico O'Reilly untuk mencetak gol.
Selang empat menit, Kepa harus kembali memungut bola dari gawangnya usai O'Reilly menuntaskan servis Matheus Nunes.
Performa Kepa di laga final Piala Liga Inggris tak mendatangkan penyesalan bagi Arteta.
“Saya membuat keputusan sebelum pertandingan berdasarkan apa yang telah dia lakukan sepanjang musim, fakta bahwa dia bermain di kompetisi ini dan membantu kami berada di posisi sekarang. Akan sangat tidak adil jika memilih pemain lain,” katanya menjelaskan.
Kepada sumber lain, Sky Sports, Arteta, juga menegaskan hal yang sama. Ia masih akan memercayakan pos starter kepada Kepa, bukan David Raya di final Piala Liga Inggris kontra City.
"Saya akan melakukannya lagi, dia pantas bermain. Kesalahan adalah bagian dari sepak bola dan siapa pun bisa melakukannya," tutur pelatih asal Spanyol tersebut.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang