KOMPAS.com - Manchester City berhasil mengalahkan Arsenal untuk mengeklaim gelar Piala Liga Inggris kelimanya di bawah kepemimpinan Pep Guardiola usai menang 2-0.
Arsenal menghadapi Manchester City pada final Piala Liga Inggris yang digelar di Wembley Stadium, London, Minggu (22/3/2026).
Duel Arsenal vs Manchester City berhasil dimenangi oleh kubu Manchester Biru dengan skor 2-0.
Nico O'Reilly menjadi bintang dengan torehan dua golnya ke gawang Arsenal di babak kedua.
Baca juga: Hasil Final Piala Liga Inggris: Arsenal Vs Man City 0-0 di Babak I
Ini menjadi pelipur laga bagi The Citizens yang baru saja tersingkir dari Liga Champions sekaligus menjadi gelar Piala Liga Inggris kesembilan dalam sejarah klub.
Kedua tim tampil dengan tempo tinggi sejak wasit meniup peluit tanda dimulainya permainan.
Manchester City yang memulai duel ini dengan luka setelah disingkirkan Real Madrid dari Liga Champions coba mengontrol jalannya laga.
Namun, Arsenal lebih cepat mengambil kendali permainan. The Gunners bahkan hampir saja mendapatkan gol cepat di menit ketujuh.
Kai Havertz berhasil lolos dari kawalan di kotak penalti untuk melepaskan tembakan dari jarak dekat.
Namun, kiper James Trafford berhasil memblok tembakan Havertz. Bola jatuh ke kaki Bukayo Saka dan sang kiper kembali menggagalkan dua kali percobaan yang dilakukan oleh kapten Arsenal itu di laga ini.
Baca juga: Diincar Manchester City, Vinicius Junior Prioritaskan Bertahan di Real Madrid
Tim Meriam London mendominasi pertandingan di 15 menit pertama. Tetapi, belum ada satu pun gol bisa diciptakan oleh pasukan Mikel Arteta.
Memasuki menit ke-20, Man City sempat memberikan ancaman kepada Arsenal. Erling Haaland masuk ke kotak penalti dan coba menyambut umpan silang yang datang kepadanya.
Namun, laju bola lebih kencang dan kesempatan The Citizens untuk unggul pun hilang.
Kedua tim menunjukkan duel kualitas yang tinggi di lini tengah. Arsenal mampu menahan tim asuhan Pep Guardiola agar tak mendekat dan menciptakan peluang di kotak penalti mereka.
Kondisi tersebut membuat The Citizens sulit menciptakan peluang. Terhitung, hanya dua yang bisa mereka dapatkan sepanjang 45 menit pertama.