KOMPAS.com - Arsenal bersua Manchester City pada final Piala Liga Inggris 2025-2026. Kedua tim masih sama kuat di babak pertama yang berakhir 0-0.
Arsenal menghadapi Manchester City pada final Piala Liga Inggris yang digelar di Wembley Stadium, London, Minggu (22/3/2026).
Duel Arsenal vs Manchester City pada babak pertama berakhir dengan skor imbang tanpa gol meski kedua tim saling beradu serang sepanjang 45 menit pertama.
Kedua tim menerapkan permainan terbuka begitu wasit meniup peluit tanda dimulainya pertandingan.
Baca juga: Link Live Streaming Arsenal Vs Man City di Final Piala Liga Inggris 2025-2026
Manchester City yang menatap laga ini sebagai salah satu peluang mereka mengakhiri musim dengan trofi, sekaligus mengobati kekalahan dari Real Madrid di Liga Champions, coba tampil menekan.
Namun, Arsenal dengan cepat mengambil kendali permainan. The Gunners bahkan hampir saja mendapatkan gol cepat di menit ketujuh.
Kai Havertz berhasil lolos dari kawalan di kotak penalti untuk melepaskan tembakan dari jarak dekat.
Namun, kiper City, James Trafford, berhasil memblok tembakan Havertz. Bola jatuh ke kaki Bukayo Saka dan sang kiper kembali menggagalkan dua kali percobaan yang dilakukan oleh kapten Arsenal itu di laga ini.
Tim Meriam London menunjukkan dominasinya di 15 menit pertama. Tetapi, belum ada satu pun gol bisa diciptakan oleh pasukan Mikel Arteta tersebut.
Memasuki menit ke-20, Man City sempat memberikan ancaman kepada Arsenal. Erling Haaland masuk ke kotak penalti dan coba menyambut umpan silang yang datang kepadanya.
Namun, laju bola lebih kencang dan kesempatan The Citizens untuk unggul pun hilang.
Pertarungan kedua tim cukup sengit di lini tengah. Declan Rice dkk tak memberikan kesempatan bagi tim asuhan Pep Guardiola untuk mendekat dan menciptakan peluang di kotak penalti mereka.
Jurrien Timber berduel dengan Erling Haaland dalam pertandingan sepak bola Liga Inggris antara Arsenal vs Manchester City di Stadion Emirates di London pada 21 September 2025. (Foto oleh Glyn KIRK / AFP)Meski The Citizens mendominasi penguasaan bola, tapi mereka hanya mampu mendapatkan dua peluang ke gawang di sepanjang babak pertama.
Salah satunya hadir pada menit ke-44 melalui kombinasi Antoine Semenyo yang mengirim umpan kepada Erling Haaland. Namun, tandukan bomber asal Norwegia itu masih melambung.
Sebuah statistik yang mengecewakan jika berkaca pada kombinasi lini serang Man City yang memiliki para pemain berkualitas.