Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Hasil Final Piala Liga Inggris: Arsenal Vs Man City 0-0 di Babak I

Kompas.com, 23 Maret 2026, 00:23 WIB
Pratama Yudha,
Sem Bagaskara

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Arsenal bersua Manchester City pada final Piala Liga Inggris 2025-2026. Kedua tim masih sama kuat di babak pertama yang berakhir 0-0.

Arsenal menghadapi Manchester City pada final Piala Liga Inggris yang digelar di Wembley Stadium, London, Minggu (22/3/2026).

Duel Arsenal vs Manchester City pada babak pertama berakhir dengan skor imbang tanpa gol meski kedua tim saling beradu serang sepanjang 45 menit pertama.

Jalannya Pertandingan

Kedua tim menerapkan permainan terbuka begitu wasit meniup peluit tanda dimulainya pertandingan. 

Baca juga: Link Live Streaming Arsenal Vs Man City di Final Piala Liga Inggris 2025-2026

Manchester City yang menatap laga ini sebagai salah satu peluang mereka mengakhiri musim dengan trofi, sekaligus mengobati kekalahan dari Real Madrid di Liga Champions, coba tampil menekan.

Namun, Arsenal dengan cepat mengambil kendali permainan. The Gunners bahkan hampir saja mendapatkan gol cepat di menit ketujuh.

Kai Havertz berhasil lolos dari kawalan di kotak penalti untuk melepaskan tembakan dari jarak dekat.

Penyelamatan Beruntun Trafford

Namun, kiper City, James Trafford, berhasil memblok tembakan Havertz. Bola jatuh ke kaki Bukayo Saka dan sang kiper kembali menggagalkan dua kali percobaan yang dilakukan oleh kapten Arsenal itu di laga ini.

Tim Meriam London menunjukkan dominasinya di 15 menit pertama. Tetapi, belum ada satu pun gol bisa diciptakan oleh pasukan Mikel Arteta tersebut.

Memasuki menit ke-20, Man City sempat memberikan ancaman kepada Arsenal. Erling Haaland masuk ke kotak penalti dan coba menyambut umpan silang yang datang kepadanya.

Namun, laju bola lebih kencang dan kesempatan The Citizens untuk unggul pun hilang.

Pertarungan kedua tim cukup sengit di lini tengah. Declan Rice dkk tak memberikan kesempatan bagi tim asuhan Pep Guardiola untuk mendekat dan menciptakan peluang di kotak penalti mereka.

Jurrien Timber berduel dengan Erling Haaland dalam pertandingan sepak bola Liga Inggris antara Arsenal vs Manchester City di Stadion Emirates di London pada 21 September 2025. (Foto oleh Glyn KIRK / AFP)AFP/GLYN KIRK Jurrien Timber berduel dengan Erling Haaland dalam pertandingan sepak bola Liga Inggris antara Arsenal vs Manchester City di Stadion Emirates di London pada 21 September 2025. (Foto oleh Glyn KIRK / AFP)

Meski The Citizens mendominasi penguasaan bola, tapi mereka hanya mampu mendapatkan dua peluang ke gawang di sepanjang babak pertama.

Salah satunya hadir pada menit ke-44 melalui kombinasi Antoine Semenyo yang mengirim umpan kepada Erling Haaland. Namun, tandukan bomber asal Norwegia itu masih melambung.

Sebuah statistik yang mengecewakan jika berkaca pada kombinasi lini serang Man City yang memiliki para pemain berkualitas.

Halaman:


Terkini Lainnya
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Badminton
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Timnas Indonesia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Badminton
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Timnas Indonesia
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Liga Inggris
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Liga Champions
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Internasional
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Internasional
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Timnas Indonesia
Jadwal Babak 16 Besar Piala Gubernur DKI Jakarta, ASIOP Tancap Gas
Jadwal Babak 16 Besar Piala Gubernur DKI Jakarta, ASIOP Tancap Gas
Liga Indonesia
Skor Irak Vs Bolivia 2-1, Persib Punya Wakil di Piala Dunia 2026
Skor Irak Vs Bolivia 2-1, Persib Punya Wakil di Piala Dunia 2026
Internasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau