Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Fabregas: Michael Bambang Hartono Harus Dikenang dengan Penuh Cinta...

Kompas.com, 22 Maret 2026, 23:27 WIB
Sem Bagaskara

Penulis

KOMPAS.com - Pelatih Como 1907, Cesc Fabregas, mendedikasikan kemenangan 5-0 atas Pisa untuk Michael Bambang Hartono yang wafat pada usia 86 tahun.

Como racikan Cesc Fabregas memberikan penghormatan kepada mendiang sang pemilik klub, Michael Bambang Hartono, dengan cara terbaik, yakni meraih kemenangan.

Bukan sekadar kemenangan, Como meraihnya dengan cara meyakinkan. Partai pekan ke-30 Liga Italia 2025-2026 Como vs Pisa berujung dengan skor 5-0.

Dalam laga yang digelar di Stadion Giuseppe Sinigaglia, Minggu (22/3/2026), Como menggelontor gawang Pisa dengan gol Assane Diao (7'), Anastasios Douvikas (29'), Martin Baturina (48'), Nico Paz (75'), dan Maxio Perrone (81')

"Hari ini kemenangan yang sangat penting," ujar Cesc Fabregas dalam sesi konferensi pers usai laga Como vs Pisa, dikutip dari Tuttomercatoweb.

Baca juga: Skor Como 1907 Vs Pisa 5-0, Fabregas: Kemenangan Ini Untuk Michael Bambang Hartono

Hari Minggu ini memang berbeda dari biasanya karena Como kehilangan salah satu petinggi klub, Michael Bambang Hartono.

Michael Bambang Hartono meninggal dunia di Singapura pada Kamis (19/3/2026) silam dalam usia 86 tahun.

Michael Bambang Hartono, pemilik PT DjarumKOMPAS.com/Tjahjo Sasongko Michael Bambang Hartono, pemilik PT Djarum

Mengheningkan Cipta

Laga Como vs Pisa pun diawali dengan prosesi mengheningkan cipta sebagai penghormatan untuk Michael Bambang Hartono yang bersama Robert Budi Hartono mengakuisisi Como pada 2019 via Grup Djarum

Baca juga: Fabregas Kenang Michael Bambang Hartono: Como Kehilangan Sosok Penting

Sebagai tanda berkabung, pemain-pemain Como juga terlihat mengenakan pita hitam dalam pertandingan melawan Pisa.

"Kami kehilangan sosok yang sangat penting di klub, tetapi kami ada di sini saat ini juga berkat orang-orang seperti itu yang percaya pada klub dan kota ini," ucap Fabregas.

Hartono Bersaudara Bantu Lesatkan Como

Kepemimpinan Michael Bambang Hartono dan Robert Budi Hartono melesatkan Como. Hartono mengiringi petualangan Como dari Serie D ke Serie A, kasta teratas sepak bola Italia.

Como terbukti bukan cuma jadi penggembira di Serie A Liga Italia. Setelah finis ke-10 pada Serie A 2024-2025, Como kini meramaikan persaingan berburu tiket ke Liga Champions.

Kemenangan telak atas Pisa memantapkan posisi Como racikan Fabregas di empat besar klasemen Liga Italia.

Kini, Como 1907 bertengger di peringkat empat klasemen dengan 57 poin dari 30 pertandingan.

Fabregas sadar, tanpa peran Hartono bersaudara, Como tak akan berada di posisi saat ini.

"Kita tidak boleh melupakannya. Ia harus dikenang dengan penuh cinta, kemenangan ini untuk Michael dan seluruh keluarga Hartono,” ucap Fabregas menambahkan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Liga Champions
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Internasional
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Internasional
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Timnas Indonesia
Jadwal Babak 16 Besar Piala Gubernur DKI Jakarta, ASIOP Tancap Gas
Jadwal Babak 16 Besar Piala Gubernur DKI Jakarta, ASIOP Tancap Gas
Liga Indonesia
Skor Irak Vs Bolivia 2-1, Persib Punya Wakil di Piala Dunia 2026
Skor Irak Vs Bolivia 2-1, Persib Punya Wakil di Piala Dunia 2026
Internasional
Respons Dony Tri Pamungkas Usai Calvin Verdonk Dukung Main di Eropa
Respons Dony Tri Pamungkas Usai Calvin Verdonk Dukung Main di Eropa
Timnas Indonesia
KNVB Usut Kasus Naturalisasi, Pemain Indonesia Berpotensi Dibekukan?
KNVB Usut Kasus Naturalisasi, Pemain Indonesia Berpotensi Dibekukan?
Liga Lain
Hasil Irak Vs Bolivia 2-1: Wakil Asia di Piala Dunia 2026 Bertambah
Hasil Irak Vs Bolivia 2-1: Wakil Asia di Piala Dunia 2026 Bertambah
Internasional
Jepang Tekuk Inggris 1-0 di Wembley, Skuad Tuchel Rindukan Kane
Jepang Tekuk Inggris 1-0 di Wembley, Skuad Tuchel Rindukan Kane
Internasional
Italia Gagal ke Piala Dunia, Waktu Gianluigi Buffon Sampai Juni
Italia Gagal ke Piala Dunia, Waktu Gianluigi Buffon Sampai Juni
Internasional
Rekam Jejak Tiga Kegagalan Lolos Beruntun Italia ke Piala Dunia
Rekam Jejak Tiga Kegagalan Lolos Beruntun Italia ke Piala Dunia
Internasional
Italia Gagal Lagi ke Piala Dunia, Gattuso Ungkap Luka dan Pilih Diam
Italia Gagal Lagi ke Piala Dunia, Gattuso Ungkap Luka dan Pilih Diam
Internasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau